alexametrics
30.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Caitlin Halderman Belajar Logat Melayu

AKTRIS Caitlin Halderman mengaku dirinya merasa tertekan sekaligus tertantang saat memainkan karakter Ema yang berbahasa Melayu di seri web “Pretty Little Liars” musim kedua.

Sebelumnya, pada musim pertama, karakter tersebut diperankan oleh Eyka Farhana yang merupakan aktris berkebangsaan Malaysia.

“Lebih ke pressure sih, karena mereka tahu ternyata tiba-tiba Ema diganti. Dan di situ aku seperti merasa, ini tantangan baru buat aku,” kata perempuan keturunan Minangkabau-Belanda itu.

Meski pada awalnya kesulitan, pada sisi yang lain Caitlin merasa bersemangat untuk melihat respon para penonton mengenai karakter Ema baru yang ia perankan.

Pada akhirnya tantangan tersebut dapat dilalui Caitlin saat banyak pihak yang mendukung dan penasaran mengenai kemampuan aktingnya di serial tersebut.

Untuk mempelajari bahasa Melayu, Caitlin didampingi oleh pelatih untuk mempraktikkan cara pengucapan bahasa Melayu, di samping mempelajari gaya penuturan Eyka di musim pertama.

“Lalu untungnya aku kenal orang Malaysia, sering ngobrol sama dia, jadi terbiasa gitu,” ujar Caitlin.

Sebagai informasi, Eyka tidak bisa kembali terlibat dalam proyek serial “Pretty Little Liars” karena faktor pandemi. Sutradara Emil Heradi menilai Caitlin merupakan sosok yang tepat untuk menggantikan Eyka karena mampu membawakan karakter Ema dengan bagus.

Menurut Emil, Caitlin memiliki kemampuan yang baik saat berdialog dengan menggunakan bahasa Melayu. Bahkan, ia justru merasa bingung saat mendengar Caitlin berbahasa Indonesia dalam keseharian.

Di sisi lain, Caitlin juga mengamini dirinya jadi sudah terbiasa berbicara dalam logat Melayu selama syuting “Pretty Little Liars” musim kedua, bahkan hingga saat ini masih suka berbicara dalam bahasa Melayu.

“Kadang sampai sekarang masih kebawa logat Malaysia-nya. Pernah lagi syuting tiba-tiba ngomong ‘paham’ jadi ‘faham’,” tutur Caitlin. (antara)


AKTRIS Caitlin Halderman mengaku dirinya merasa tertekan sekaligus tertantang saat memainkan karakter Ema yang berbahasa Melayu di seri web “Pretty Little Liars” musim kedua.

Sebelumnya, pada musim pertama, karakter tersebut diperankan oleh Eyka Farhana yang merupakan aktris berkebangsaan Malaysia.

“Lebih ke pressure sih, karena mereka tahu ternyata tiba-tiba Ema diganti. Dan di situ aku seperti merasa, ini tantangan baru buat aku,” kata perempuan keturunan Minangkabau-Belanda itu.

Meski pada awalnya kesulitan, pada sisi yang lain Caitlin merasa bersemangat untuk melihat respon para penonton mengenai karakter Ema baru yang ia perankan.

Pada akhirnya tantangan tersebut dapat dilalui Caitlin saat banyak pihak yang mendukung dan penasaran mengenai kemampuan aktingnya di serial tersebut.

Untuk mempelajari bahasa Melayu, Caitlin didampingi oleh pelatih untuk mempraktikkan cara pengucapan bahasa Melayu, di samping mempelajari gaya penuturan Eyka di musim pertama.

“Lalu untungnya aku kenal orang Malaysia, sering ngobrol sama dia, jadi terbiasa gitu,” ujar Caitlin.

Sebagai informasi, Eyka tidak bisa kembali terlibat dalam proyek serial “Pretty Little Liars” karena faktor pandemi. Sutradara Emil Heradi menilai Caitlin merupakan sosok yang tepat untuk menggantikan Eyka karena mampu membawakan karakter Ema dengan bagus.

Menurut Emil, Caitlin memiliki kemampuan yang baik saat berdialog dengan menggunakan bahasa Melayu. Bahkan, ia justru merasa bingung saat mendengar Caitlin berbahasa Indonesia dalam keseharian.

Di sisi lain, Caitlin juga mengamini dirinya jadi sudah terbiasa berbicara dalam logat Melayu selama syuting “Pretty Little Liars” musim kedua, bahkan hingga saat ini masih suka berbicara dalam bahasa Melayu.

“Kadang sampai sekarang masih kebawa logat Malaysia-nya. Pernah lagi syuting tiba-tiba ngomong ‘paham’ jadi ‘faham’,” tutur Caitlin. (antara)


Most Read

Artikel Terbaru

/