alexametrics
29.8 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Si Seksi Shakilla Kaif, Bagian Sensitif Dipegang Tak Senonoh

Menjadi model Popular memang identik dengan citra seksi. Akan tetapi model cantik Shakilla Kaif memberikan batasan tidak mau difoto terlampau seksi dengan hanya mengenakan kostum yang nyaris telanjang.

Perempuan kelahiran 7 Januari 1999 itu sengaja memberikan batasan untuk difoto lantaran tidak mau menyesal di kemudian hari.

“Kalau aku yang penting jangan sampai kelewat seksi sih, karena jejak digital nggak bakal hilang,” kata Shakilla saat ditemui di bilangan SCBD Sudirman, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Dia mengaku tertarik menjadi model sudah sejak lama saat masih duduk di bangku SMP. Kesukaan tersebut bermula saat dia kerap difoto oleh teman-temannya. Setelah menyelesaikan pendidikan, Shakilla lantas memutuskan terjun menjadi model profesional untuk foto pemotretan dan berlenggak-lenggok di catwalk.

“Mau jadi model Popular karena selain jadi model, banyak latihan untuk bisa akting, nyanyi, DJ, banyaklah. Nggak cuma catwalk dan foto doang,” tuturnya.

Pemain webseries Wedding Proposal itu mengakui dirinya ingin mengubah mindset orang-orang. Bahwa model kerap diidentikkan dengan keseksian tubuh. Baginya, memperlihatkan bentuk tubuh tetap ada batasannya. “Kalau pun tampil seksi ya setidaknya seksi elegan,” akunya.

Dia juga mengungkapkan, sebenarnya ada banyak tawaran foto pemotretan dengan konsep seksi cenderung vulgar bahkan nude. Akan tetapi, ia memutuskan tidak memberi respons sama sekali ketika menerima tawaran seperti ini.

Menyandang predikat sebagai model tidak selamanya bagus dan indah. Ada kalanya ia merasakan hatinya dongkol karena secara spontan bagian sensitifnya dipegang oleh orang yang meminta foto bareng. Jika hal ini terjadi, dia pasti akan marah dan kesal.

“Ada yang pengin foto tapi pegang-pegang nggak senonoh bagian sensitif,” akunya.


Menjadi model Popular memang identik dengan citra seksi. Akan tetapi model cantik Shakilla Kaif memberikan batasan tidak mau difoto terlampau seksi dengan hanya mengenakan kostum yang nyaris telanjang.

Perempuan kelahiran 7 Januari 1999 itu sengaja memberikan batasan untuk difoto lantaran tidak mau menyesal di kemudian hari.

“Kalau aku yang penting jangan sampai kelewat seksi sih, karena jejak digital nggak bakal hilang,” kata Shakilla saat ditemui di bilangan SCBD Sudirman, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Dia mengaku tertarik menjadi model sudah sejak lama saat masih duduk di bangku SMP. Kesukaan tersebut bermula saat dia kerap difoto oleh teman-temannya. Setelah menyelesaikan pendidikan, Shakilla lantas memutuskan terjun menjadi model profesional untuk foto pemotretan dan berlenggak-lenggok di catwalk.

“Mau jadi model Popular karena selain jadi model, banyak latihan untuk bisa akting, nyanyi, DJ, banyaklah. Nggak cuma catwalk dan foto doang,” tuturnya.

Pemain webseries Wedding Proposal itu mengakui dirinya ingin mengubah mindset orang-orang. Bahwa model kerap diidentikkan dengan keseksian tubuh. Baginya, memperlihatkan bentuk tubuh tetap ada batasannya. “Kalau pun tampil seksi ya setidaknya seksi elegan,” akunya.

Dia juga mengungkapkan, sebenarnya ada banyak tawaran foto pemotretan dengan konsep seksi cenderung vulgar bahkan nude. Akan tetapi, ia memutuskan tidak memberi respons sama sekali ketika menerima tawaran seperti ini.

Menyandang predikat sebagai model tidak selamanya bagus dan indah. Ada kalanya ia merasakan hatinya dongkol karena secara spontan bagian sensitifnya dipegang oleh orang yang meminta foto bareng. Jika hal ini terjadi, dia pasti akan marah dan kesal.

“Ada yang pengin foto tapi pegang-pegang nggak senonoh bagian sensitif,” akunya.


Most Read

Artikel Terbaru

/