alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Imajinasi Senja dari Alien Child Jadi Sountrack Film Yuni

DENPASAR, BALI EXPRESS- Film Yuni yang disutradarai Kamila Andini terpilih mewakili Indonesia di ajang Oscar 2022 dan berhasil memenangkan penghargaan di Toronto International Film Festival (TIFF) 2021.

Di balik kesuksesan film yang mengambil latar belakang kehidupan masyarakat di Serang Banten ini, ternyata ada keterlibatan Alien Child yakni, Duo Penyanyi Asal Bali. Dalam film ini, Lagu Imajinasi Senja terpilih menjadi sountrack dari film Yuni ini. Siapakah Alien Child ini?

Pada pemutaran perdana film Yuni, Koran Bali Express berkesempatn bertemu dengan Duo Penyanyi ini. Mereka adalah Kakak Beradik yang terdiri dari,  Aya Maranda dan Lala Maranda.

Lala Maranda ketika diwawancarai menyatakan sangat bersemangat ketika dilibatkan dalam film Yuni ini. “Ketika kami mendapat kabar jika lagu Imajinasi Senja yang kami populerkan terpilih sebagai soundtrack film Yuni kami sangat excited,” jelasnya.

Diceritakan Lala, lagu Imajinasi Senja ini bernuansa Folk Song dengan dentingan piano dan petikan gitar yang dirilis pada tahun 2019 lalu.

Imajinasi Senja, lagu yang diproduksi dan dipopulerkan oleh duo asal Bali, Alien Child ini, lirik lagunya diadaptasi oleh Lala Maranda dari original puisi karya putra Bali, Putu Fajar Arcana.

Dari puisi Putu Fajar Arcana ini, Lala mengadaptasi atau menyesuaikan beberapa kata (kalimat) untuk dijadikan lirik lagu agar pas dengan lagu yang diciptakan oleh Alien Child.

Disebutkan Lala, puisi karya Fajar Arcana  diciptakan untuk menggiring pendengarnya ke alam imajinasi dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu.

Terkait Film Yuni, ini Lala mengatakan salah satu film yang menginspirasi kaum perempuan di seluruh dunia. “Ini karena kisah dari film Yuni ini merupakan kisah yang riil terjadi di era modern seperti sekarang ini, dan kami sngat mengapresiasi keberanian yang ada di dalam film Yuni ini,” ungkapnya.

Film Yuni mengisahkan tentang seorang perempuan pintar bernama Yuni yang memiliki impian untuk kuliah. Dalam perjalanan hidupnya, Yuni dilamar oleh orang yang tak ia kenal dan Yuni pun menolak lamaran tersebut dan menjadi bahan pembicaraan orang-orang disekitarnya.

Lamaran kedua pun datang, Yuni masih menolak dan lebih mementingkan untuk menggapai cita-citanya. Namun, sebuah mitos menghantuínya yang dimana jika seorang perempuan menolak dua kali lamaran, dia tidak akan pernah menikah selama-lamanya.

Menghadapi semua tekanan yang terjadi dalam hidupnya, membuat Yuni harus berhadapan dergan Yoga, teman semasa kecilnya yang pemalu serta Pak Damar (Dimas Aditya), guru sastra favoritnya di sekolah.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

DENPASAR, BALI EXPRESS- Film Yuni yang disutradarai Kamila Andini terpilih mewakili Indonesia di ajang Oscar 2022 dan berhasil memenangkan penghargaan di Toronto International Film Festival (TIFF) 2021.

Di balik kesuksesan film yang mengambil latar belakang kehidupan masyarakat di Serang Banten ini, ternyata ada keterlibatan Alien Child yakni, Duo Penyanyi Asal Bali. Dalam film ini, Lagu Imajinasi Senja terpilih menjadi sountrack dari film Yuni ini. Siapakah Alien Child ini?

Pada pemutaran perdana film Yuni, Koran Bali Express berkesempatn bertemu dengan Duo Penyanyi ini. Mereka adalah Kakak Beradik yang terdiri dari,  Aya Maranda dan Lala Maranda.

Lala Maranda ketika diwawancarai menyatakan sangat bersemangat ketika dilibatkan dalam film Yuni ini. “Ketika kami mendapat kabar jika lagu Imajinasi Senja yang kami populerkan terpilih sebagai soundtrack film Yuni kami sangat excited,” jelasnya.

Diceritakan Lala, lagu Imajinasi Senja ini bernuansa Folk Song dengan dentingan piano dan petikan gitar yang dirilis pada tahun 2019 lalu.

Imajinasi Senja, lagu yang diproduksi dan dipopulerkan oleh duo asal Bali, Alien Child ini, lirik lagunya diadaptasi oleh Lala Maranda dari original puisi karya putra Bali, Putu Fajar Arcana.

Dari puisi Putu Fajar Arcana ini, Lala mengadaptasi atau menyesuaikan beberapa kata (kalimat) untuk dijadikan lirik lagu agar pas dengan lagu yang diciptakan oleh Alien Child.

Disebutkan Lala, puisi karya Fajar Arcana  diciptakan untuk menggiring pendengarnya ke alam imajinasi dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu.

Terkait Film Yuni, ini Lala mengatakan salah satu film yang menginspirasi kaum perempuan di seluruh dunia. “Ini karena kisah dari film Yuni ini merupakan kisah yang riil terjadi di era modern seperti sekarang ini, dan kami sngat mengapresiasi keberanian yang ada di dalam film Yuni ini,” ungkapnya.

Film Yuni mengisahkan tentang seorang perempuan pintar bernama Yuni yang memiliki impian untuk kuliah. Dalam perjalanan hidupnya, Yuni dilamar oleh orang yang tak ia kenal dan Yuni pun menolak lamaran tersebut dan menjadi bahan pembicaraan orang-orang disekitarnya.

Lamaran kedua pun datang, Yuni masih menolak dan lebih mementingkan untuk menggapai cita-citanya. Namun, sebuah mitos menghantuínya yang dimana jika seorang perempuan menolak dua kali lamaran, dia tidak akan pernah menikah selama-lamanya.

Menghadapi semua tekanan yang terjadi dalam hidupnya, membuat Yuni harus berhadapan dergan Yoga, teman semasa kecilnya yang pemalu serta Pak Damar (Dimas Aditya), guru sastra favoritnya di sekolah.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

Most Read

Artikel Terbaru

/