28.7 C
Denpasar
Friday, December 9, 2022

Gek Alika Dinobatkan Jadi Top Model Indonesia Cilik Bali 2022

BADUNG, BALI EXPRESS- Sejumlah model yang berasal dari seluruh Kabupaten/Kota Se-Bali, beraksi di malam final Top Model Indonesia (TMI) Provinsi Bali 2022 yang digelar di LIPPO Mall Kuta Bali, 20 November 2023. Peragawan dan peragawati ini bersaing memperebutkan kategori Peragawan, Peragawati, dan Foto Model Terbaik.

Penjaringan model telah dimulai sejak Januari 2022, diikuti lebih dari 200 model dari umur 4 tahun hingga 25 tahun. Sejumlah kendala sempat dihadapi para peserta, namun hal itu tidak menjadi penghalang. Ajang ini dapat dijadikan wadah untuk terus mengasah bakat modeling yang mereka miliki.

Setelah berproses hampir setahun dan diikuti total 70 kontestan, akhirnya Dewa Ayu Alika Puspawati Semara dinobatkan sebagai Top Model Indonesia Bali 2022 kategori Cilik dan sekaligus berhak atas pemegang piala bergilir Gubernur Bali.

Anak sulung dari tiga saudara asal Sidan-Gianyar ini, mengatakan, penampilannya di malam final adalah puncak dari proses pelatihan model dan kepribadian yang diikuti hampir setahun lamanya.

“Saya tidak menyangka akan menjadi Top Model Indonesia Cilik Provinsi Bali, karena selama ini baik pada saat pelatihan dan pada malam final, para peserta cilik lainnya juga tampil sangat luar biasa. Saya sangat berterimakasih atas dukungan dari orang tua, adik-adik, keluarga dan juga para pengajar, ” ujar Dewa Ayu Alika

Baca Juga :  Lulusan Diploma dan Sarjana, DJ Berlin Bintang Pilih Entertainment

Gadis cilik yang menekuni modeling sejak lima tahun silam ini mengatakan, kedepan akan terus mengasah bakat, baik di dunia modeling, seni suara dan juga seni tari Bali, tanpa meninggalkan prestasi akademik.

Pada malam final TMI Bali 2022, gadis cilik yang akrab dipanggil Gek Alika ini, tampil memukau Dewan Juri. Dua busana membalut penampilan putri pasangan Dewa Putu Semara Yana dan Desy Indah Lestari ini.

Pertama, busana casual Top Model bernuansa hitam dan yang kedua menampilkan pose pesta nan elegan dalam balutan kebaya glamour.

Dengan kebaya bernuansa hijau, dipadupadankan kain batik Nusantara karya desiner kenamaan Bali Lenny Hartono dan hiasan kepala dari Rakaory, gadis cilik 11 tahun yang kini masih duduki di kelas 5 di SD Saraswati 3 Denpasar ini, berlenggok di atas panggung.

Ketua Umum Penyelenggara ajang malam final Top Model Indonesia Bali 2022 Robby Maramis mengatakan, para peserta dibagi dalam beberapa kategori. Peserta anak-anak dari usia 4 – 11 tahun, kemudian remaja 12 – 14 tahun, dan dewasa 15 – 25 tahun.

Baca Juga :  Jadi Korban Kasus Sorong, Keluarga Jemput Jenazah DJ Indah Cleo

Dari total keseluruhan peserta yang mengikuti sesi latihan selama 11 bulan, ada beberapa peserta yang tidak dapat berpartisipasi.

Dikatakannya, Top Model ini merupakan ajang kompetisi model tertua sejak tahun 1980 yang telah menelorkan model profesional dan banyak pengusaha.

Sesi latihan yang diberikan, yakni latihan ekspresi wajah, berbicara, duduk, berbusana, mengenakan sepatu heels, bertutur sapa, kepercayaan diri, serta pembentukan karakter dan mental yang kuat.

“Ajang ini adalah wadah penyaluran minat dan bakat bagi genarasi muda Bali untuk menambah pengalaman serta melatih kepercayaan diri yang dimiliki,” paparnya.

Pria yang sapaan akrabnya Om Robby ini, berharap agar talenta-talenta muda yang dilahirkan oleh YPPMI dalam ajang Top Model Indonesia Provinsi Bali 2022 dapat berkontribusi secara aktif di sektor pariwisata serta sektor ekonomi yang ada di Bali.

“Tentu para para juara ini telah disiapkan sebagai model yang siap pakai, untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi di Bali,” tutupnya.

Para pemenang final Top Model Indonesia (TMI) Bali 2022 ini nantinya akan kembali bersaing menjadi yang terbaik pada grand final Top Model Indonesia (TMI) 2022 yang akan diselenggarakan bulan Desember 2022 di Pulau Dewata.

 


BADUNG, BALI EXPRESS- Sejumlah model yang berasal dari seluruh Kabupaten/Kota Se-Bali, beraksi di malam final Top Model Indonesia (TMI) Provinsi Bali 2022 yang digelar di LIPPO Mall Kuta Bali, 20 November 2023. Peragawan dan peragawati ini bersaing memperebutkan kategori Peragawan, Peragawati, dan Foto Model Terbaik.

Penjaringan model telah dimulai sejak Januari 2022, diikuti lebih dari 200 model dari umur 4 tahun hingga 25 tahun. Sejumlah kendala sempat dihadapi para peserta, namun hal itu tidak menjadi penghalang. Ajang ini dapat dijadikan wadah untuk terus mengasah bakat modeling yang mereka miliki.

Setelah berproses hampir setahun dan diikuti total 70 kontestan, akhirnya Dewa Ayu Alika Puspawati Semara dinobatkan sebagai Top Model Indonesia Bali 2022 kategori Cilik dan sekaligus berhak atas pemegang piala bergilir Gubernur Bali.

Anak sulung dari tiga saudara asal Sidan-Gianyar ini, mengatakan, penampilannya di malam final adalah puncak dari proses pelatihan model dan kepribadian yang diikuti hampir setahun lamanya.

“Saya tidak menyangka akan menjadi Top Model Indonesia Cilik Provinsi Bali, karena selama ini baik pada saat pelatihan dan pada malam final, para peserta cilik lainnya juga tampil sangat luar biasa. Saya sangat berterimakasih atas dukungan dari orang tua, adik-adik, keluarga dan juga para pengajar, ” ujar Dewa Ayu Alika

Baca Juga :  Lulusan Diploma dan Sarjana, DJ Berlin Bintang Pilih Entertainment

Gadis cilik yang menekuni modeling sejak lima tahun silam ini mengatakan, kedepan akan terus mengasah bakat, baik di dunia modeling, seni suara dan juga seni tari Bali, tanpa meninggalkan prestasi akademik.

Pada malam final TMI Bali 2022, gadis cilik yang akrab dipanggil Gek Alika ini, tampil memukau Dewan Juri. Dua busana membalut penampilan putri pasangan Dewa Putu Semara Yana dan Desy Indah Lestari ini.

Pertama, busana casual Top Model bernuansa hitam dan yang kedua menampilkan pose pesta nan elegan dalam balutan kebaya glamour.

Dengan kebaya bernuansa hijau, dipadupadankan kain batik Nusantara karya desiner kenamaan Bali Lenny Hartono dan hiasan kepala dari Rakaory, gadis cilik 11 tahun yang kini masih duduki di kelas 5 di SD Saraswati 3 Denpasar ini, berlenggok di atas panggung.

Ketua Umum Penyelenggara ajang malam final Top Model Indonesia Bali 2022 Robby Maramis mengatakan, para peserta dibagi dalam beberapa kategori. Peserta anak-anak dari usia 4 – 11 tahun, kemudian remaja 12 – 14 tahun, dan dewasa 15 – 25 tahun.

Baca Juga :  Penantian Panjang Ziva Magnolya Akhirnya Terwujud

Dari total keseluruhan peserta yang mengikuti sesi latihan selama 11 bulan, ada beberapa peserta yang tidak dapat berpartisipasi.

Dikatakannya, Top Model ini merupakan ajang kompetisi model tertua sejak tahun 1980 yang telah menelorkan model profesional dan banyak pengusaha.

Sesi latihan yang diberikan, yakni latihan ekspresi wajah, berbicara, duduk, berbusana, mengenakan sepatu heels, bertutur sapa, kepercayaan diri, serta pembentukan karakter dan mental yang kuat.

“Ajang ini adalah wadah penyaluran minat dan bakat bagi genarasi muda Bali untuk menambah pengalaman serta melatih kepercayaan diri yang dimiliki,” paparnya.

Pria yang sapaan akrabnya Om Robby ini, berharap agar talenta-talenta muda yang dilahirkan oleh YPPMI dalam ajang Top Model Indonesia Provinsi Bali 2022 dapat berkontribusi secara aktif di sektor pariwisata serta sektor ekonomi yang ada di Bali.

“Tentu para para juara ini telah disiapkan sebagai model yang siap pakai, untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi di Bali,” tutupnya.

Para pemenang final Top Model Indonesia (TMI) Bali 2022 ini nantinya akan kembali bersaing menjadi yang terbaik pada grand final Top Model Indonesia (TMI) 2022 yang akan diselenggarakan bulan Desember 2022 di Pulau Dewata.

 


Most Read

Artikel Terbaru

/