alexametrics
28.8 C
Denpasar
Thursday, June 30, 2022

Dikemas Genre Heavy Metal, Lawang Pitu Luncurkan Singel ‘Dagelan’

BADUNG, BALI EXPRESS – Band pendatang baru dengan genre musik Heavy Metal ‘Lawang Pitu’ merilis singel berjudul ‘Dagelan’ di Hard Rock Café Bali, Kuta, Badung, Rabu, 25 Mei 2022. Rilis ini menyusul sukses singel sebelumnya ‘Atas Nama’ yang mendapat respon positif pada 1 April lalu di Hard Rock Jakarta.

Lawang Pitu yang lahir pada Februari 2022 ini siap mewarnai variasi, keragaman dan genre musik di dalam industri musik tanah air. Meskipun baru terbentuk, namun personel didalamnya bukan orang baru di industri musik Indonesia. Para pecinta musik rock tentunya tidak asing lagi dengan personel Lawang Pitu yang dimotori oleh musisi kawakan yang hits pada era rock 90’an.

Seperti yang disampaikan Asisi Basuki selaku founder dari band Lawang Pitu, yang juga sebagai pembetot bass pada grup band ini. Dikatakan Asisi Basuki, untuk vokalis Doddy Katamsi, pernah bergabung pada band Elpamas, Seven Years Later, Kantata. Selanjutnya gitaris Tommy Karmawan sebelumnya menjadi gitaris di Garux band. Kemudian di posisi Rhythm Sadtriyo Atmojo pernah di Junior Koes Plus, dan Drummer Arif Rahman sempat di Napoleon, Batosai, Lycan.

Namun sayang pada rilis single di Bali ini, vokalis Doddy sedang sakit, sehingga sementara diganti oleh ‘Roy Boomerang’. Asisi Basuki, menuturkan dipilihnya Bali sebagai tempat launching single ‘Dagelan’, karena Bali dipandang memiliki budaya yang kental dan pihaknya ingin mengangkat seluruh budaya di Indonesia. Selain itu, kehadiran Lawang Pitu di Bali diharapkan turut serta membangkitkan pariwisata di Bali.

“Pandemi Covid -19, selama dua tahun ini pekerja seni berhenti total. Kita tidak bisa manggung, makanya kita alirkan energi di basecamp ACC Studio. Sebenarnya sudah ada 24 lagu, cuman baru kita keluarkan 12, inilah hasil pandemi. Mudah-mudahan nanti teman-teman dari Jakarta, semua akan tumplek ke Bali lagi seperti dahulu. Kita pengen Indonesia bangkit seperti dahulu,” ungkap Asisi.

Lebih lanjut Asisi menilai, dari beberapa puluh tahun terakhir, musik rock di Indonesia sangat populer di masyarakat. Namun saat ini, keberadaan musik rock Indonesia, kondisinya mulai tergerus. Dengan hadirnya Lawang Pitu ber-genre Heavy Metal ini, pihaknya berharap bisa menghidupkan kembali suasana metal dengan lirik-lirik kekinian.

“Kami berharap, musik rock bisa bangkit lagi seperti tahun 90-an. Dimana tahun 90-an banyak sekali grup band metal salah satunya Boomerang, Garux dan lain-lain,” bebernya.

Dengan hadirnya karya-karya dari Lawang Pitu, salah satunya Single ‘Dagelan’, diharapkan bisa diterima oleh masyarakat Indonesia khususnya di Bali. Bahkan, pihaknya sangat optimis, musik rock Indonesia, akan bisa bangkit kembali. “Saya optimis di Bali pasti banyak sekali yang suka dengan heavy metal,” yakinnya.

Sementara itu, terkait dipilihnya ‘Roy Boomerang’ sebagai pengganti sementara vokalis Doddy saat rilis single ‘Dagelan’, karena Roy dinilai sebagai ikon vokalis rock di Indonesia di tahun 90-an.

“Kita cari yang membantu vokal itu adalah yang angkatan-angkatan seperti itu, mas Roy kita harapkan juga bisa membantu Lawang Pitu di Bali ini, supaya juga masyarakat melihat bahwa orang sekelas Roy aja suka dengan lagu kita,” jelasnya.

Dikatakannya, dari keseluruhan lagu Lawang Pitu, seluruhnya ditulis oleh gitaris Tommy Karmawan, di bawah naungan label musik ADK Records. Dari sebanyak 12 lagu yang diciptakan, saat ini baru 7 lagu yang telah melalui proses rekaman.

 

 

 






Reporter: IGN Agung Bayu SN

BADUNG, BALI EXPRESS – Band pendatang baru dengan genre musik Heavy Metal ‘Lawang Pitu’ merilis singel berjudul ‘Dagelan’ di Hard Rock Café Bali, Kuta, Badung, Rabu, 25 Mei 2022. Rilis ini menyusul sukses singel sebelumnya ‘Atas Nama’ yang mendapat respon positif pada 1 April lalu di Hard Rock Jakarta.

Lawang Pitu yang lahir pada Februari 2022 ini siap mewarnai variasi, keragaman dan genre musik di dalam industri musik tanah air. Meskipun baru terbentuk, namun personel didalamnya bukan orang baru di industri musik Indonesia. Para pecinta musik rock tentunya tidak asing lagi dengan personel Lawang Pitu yang dimotori oleh musisi kawakan yang hits pada era rock 90’an.

Seperti yang disampaikan Asisi Basuki selaku founder dari band Lawang Pitu, yang juga sebagai pembetot bass pada grup band ini. Dikatakan Asisi Basuki, untuk vokalis Doddy Katamsi, pernah bergabung pada band Elpamas, Seven Years Later, Kantata. Selanjutnya gitaris Tommy Karmawan sebelumnya menjadi gitaris di Garux band. Kemudian di posisi Rhythm Sadtriyo Atmojo pernah di Junior Koes Plus, dan Drummer Arif Rahman sempat di Napoleon, Batosai, Lycan.

Namun sayang pada rilis single di Bali ini, vokalis Doddy sedang sakit, sehingga sementara diganti oleh ‘Roy Boomerang’. Asisi Basuki, menuturkan dipilihnya Bali sebagai tempat launching single ‘Dagelan’, karena Bali dipandang memiliki budaya yang kental dan pihaknya ingin mengangkat seluruh budaya di Indonesia. Selain itu, kehadiran Lawang Pitu di Bali diharapkan turut serta membangkitkan pariwisata di Bali.

“Pandemi Covid -19, selama dua tahun ini pekerja seni berhenti total. Kita tidak bisa manggung, makanya kita alirkan energi di basecamp ACC Studio. Sebenarnya sudah ada 24 lagu, cuman baru kita keluarkan 12, inilah hasil pandemi. Mudah-mudahan nanti teman-teman dari Jakarta, semua akan tumplek ke Bali lagi seperti dahulu. Kita pengen Indonesia bangkit seperti dahulu,” ungkap Asisi.

Lebih lanjut Asisi menilai, dari beberapa puluh tahun terakhir, musik rock di Indonesia sangat populer di masyarakat. Namun saat ini, keberadaan musik rock Indonesia, kondisinya mulai tergerus. Dengan hadirnya Lawang Pitu ber-genre Heavy Metal ini, pihaknya berharap bisa menghidupkan kembali suasana metal dengan lirik-lirik kekinian.

“Kami berharap, musik rock bisa bangkit lagi seperti tahun 90-an. Dimana tahun 90-an banyak sekali grup band metal salah satunya Boomerang, Garux dan lain-lain,” bebernya.

Dengan hadirnya karya-karya dari Lawang Pitu, salah satunya Single ‘Dagelan’, diharapkan bisa diterima oleh masyarakat Indonesia khususnya di Bali. Bahkan, pihaknya sangat optimis, musik rock Indonesia, akan bisa bangkit kembali. “Saya optimis di Bali pasti banyak sekali yang suka dengan heavy metal,” yakinnya.

Sementara itu, terkait dipilihnya ‘Roy Boomerang’ sebagai pengganti sementara vokalis Doddy saat rilis single ‘Dagelan’, karena Roy dinilai sebagai ikon vokalis rock di Indonesia di tahun 90-an.

“Kita cari yang membantu vokal itu adalah yang angkatan-angkatan seperti itu, mas Roy kita harapkan juga bisa membantu Lawang Pitu di Bali ini, supaya juga masyarakat melihat bahwa orang sekelas Roy aja suka dengan lagu kita,” jelasnya.

Dikatakannya, dari keseluruhan lagu Lawang Pitu, seluruhnya ditulis oleh gitaris Tommy Karmawan, di bawah naungan label musik ADK Records. Dari sebanyak 12 lagu yang diciptakan, saat ini baru 7 lagu yang telah melalui proses rekaman.

 

 

 






Reporter: IGN Agung Bayu SN

Most Read

Artikel Terbaru

/