alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Seorang Kakek dari Bali Wakili Kuntilanak Tanggapi Pernyataan Edy Mulyadi

DENPASAR, BALI EXPRESS -Video lucu dari aplikasi Hello mulai beredar di sejumlah grup WhatsApp, Jumat (28/1) dari seorang kakek jenggotan, kumis beruban tanggapi pernyataan caleg gagal PKS Edy Mulyadi yang mengatakan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur tempat Jin membuang anak, juga tempat tinggal Genderwo dan Kuntilanak.

Kakek dari Bali yang kental dengan logat Bali ini menggunakan jas hitam berkacamata, mengaku gembira dan berterimakasih karena akhirnya Jin, Genderwo, dan Kuntilanak dilibatkan. ” Kepada Bapak yang protes dengan pemindahan Ibu Kota Negara, pernyataan Bapak luar biasa, luar biasa konsletnya,” ujarnya.

“Kak (kakek) sebagai perwakilan Jin, Kuntilanak, dan Genderwo, yang namanya Bapak sebut sebut, sangat mengagumi statement Bapak yang menyebut Jin, Genderwo, dan Kuntilanak, karena hanya Bapak yang memasukkan Jin, Genderwo, dan Kuntilanak dalam kancah politik,” ujarnya.

Selama ini, lanjut Kak, Jin, Kuntilanak dan Genderwo hanya dieksploitasi dimasukkan YouTube, tapi hasil adsenenya tidak pernah dibagikan. Menurut Kak, Jin, talenta Genderwo, Kuntilanak tidak pernah dihargai. “‘Cuma karena Bapak, Jin, Genderwo, Kuntilanak kini bisa FYP (for your page) Pak,” celotehnya.

” Yang kami setuju dari bapak, kita harus menjaga persatuan. Nah sebelum Bapak menjaga persatuan, sebaiknya Bapak harus menjaga perkataan,” papar Kak.

 


DENPASAR, BALI EXPRESS -Video lucu dari aplikasi Hello mulai beredar di sejumlah grup WhatsApp, Jumat (28/1) dari seorang kakek jenggotan, kumis beruban tanggapi pernyataan caleg gagal PKS Edy Mulyadi yang mengatakan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur tempat Jin membuang anak, juga tempat tinggal Genderwo dan Kuntilanak.

Kakek dari Bali yang kental dengan logat Bali ini menggunakan jas hitam berkacamata, mengaku gembira dan berterimakasih karena akhirnya Jin, Genderwo, dan Kuntilanak dilibatkan. ” Kepada Bapak yang protes dengan pemindahan Ibu Kota Negara, pernyataan Bapak luar biasa, luar biasa konsletnya,” ujarnya.

“Kak (kakek) sebagai perwakilan Jin, Kuntilanak, dan Genderwo, yang namanya Bapak sebut sebut, sangat mengagumi statement Bapak yang menyebut Jin, Genderwo, dan Kuntilanak, karena hanya Bapak yang memasukkan Jin, Genderwo, dan Kuntilanak dalam kancah politik,” ujarnya.

Selama ini, lanjut Kak, Jin, Kuntilanak dan Genderwo hanya dieksploitasi dimasukkan YouTube, tapi hasil adsenenya tidak pernah dibagikan. Menurut Kak, Jin, talenta Genderwo, Kuntilanak tidak pernah dihargai. “‘Cuma karena Bapak, Jin, Genderwo, Kuntilanak kini bisa FYP (for your page) Pak,” celotehnya.

” Yang kami setuju dari bapak, kita harus menjaga persatuan. Nah sebelum Bapak menjaga persatuan, sebaiknya Bapak harus menjaga perkataan,” papar Kak.

 


Most Read

Artikel Terbaru

/