alexametrics
29.8 C
Denpasar
Monday, May 16, 2022

PKB XLIV Tahun 2022, Gong Kebyar Badung Angkat Cerita Pemuliaan Air

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Jelang perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIV Tahun 2022, Kabupaten Badung dipastikan akan mengikuti 13 materi. Jumlah ini pun telah bertambah dari tahun sebelumnya yang hanya mengikuti enam materi. Dalam Pentas Seni yang akan digelar 11 Juni – 9 Juli mendatang, akan ada sebuah cerita yang diangkat dari Gong Kebyar Dewasa, Wanita dan Anak-anak, yakni tentang pemuliaan air.

Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gde Eka Sudarwitha mengatakan, untuk tahun ini cukup banyak materi yang akan diikuti, dari enam materi saat ini bertambah menjadi 13. Untuk komunitas yang akan tampil dalam 13 mater tersebut akan disesuaikan dengan asas pemerataan wilayah. Sehingga dari setiap kecamatan akan ada perwakilan yang tampil.

“Kami kaji bersama tim kurator dan Listibiya Kabupaten Badung. Kami lihat bagaimana kreativitasnya, personalnya, dan lain-lain. Setelah itu baru ditetapkan menjadi wakil Badung di PKB Tahun 2022,” ujar Sudarwitha saat ditemui Senin (28/3).

Menurutnya, dalam pementasan gong kebyar tahun ini akan berbeda dengan sebelumnya. Lantaran dalam pementasan ini tidak lagi mebarung dengan kabupaten lainnya, melainkan dari gong kebyar dewasa, wanita dan anak-anak akan ditampilkan berbarengan. Sehingga Kabupaten Badung akan mengangkat sebuah cerita ‘Danu Kerthi Huluning Amreta’ atau memuliakan air sebagai sumber kehidupan.

“Kami diminta untuk membuat sebuah cerita dalam pementasan gong kebyar, sehingga kami mengambil cerita ‘Danu Kerthi Huluning Amreta’. Sedangkan untuk tema besarnya kami bersama Tim Kurator akan menggarap Duta Badung berjudul ‘Pasir Ukir’, yang merupakan perwujudan dari segara (laut) dan gunung,” jelasnya, seraya menyebutkan ada peningkatan anggaran yang telah dirancang sebesar Rp 2 miliar lebih.

Lebih lanjut mantan Camat Petang ini menambahkan, dalam menyambut PKB tahun 2022 sejumlah persiapan telah dilakukan. Lantaran masih dalam pandemi Covid-19 ia memastikan setiap latihan yang dilaksanakan telah mengikuti protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. “Kami tetap melakukan pendampingan selama latihan. Tentunya prokes tetap diperhatikan, setiap latihan tetap memakai masker, menjaga jarak, dan tetap disiapkan tempat cuci tangan,” imbuhnya.

Untuk diketahui, dalam perhelatan PKB XLIV ini Pemkab Badung akan mengikuti 13 materi. Seperti, Parade Gong Kebyar Dewasa, Gong Kebyar Wanita, Gong Kebyar Anak-anak, dan Baleganjur. Kemudian akan ada Lomba Bapang Barong, Gender Wayang, Parade Gong Semara Pegulingan, Pementasan Topeng Bondres, Selonding Kreatif, Janger Tradisi, Arja Klasik, Gong Suling Inovatif, dan Drama Gong Tradisi.






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Jelang perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIV Tahun 2022, Kabupaten Badung dipastikan akan mengikuti 13 materi. Jumlah ini pun telah bertambah dari tahun sebelumnya yang hanya mengikuti enam materi. Dalam Pentas Seni yang akan digelar 11 Juni – 9 Juli mendatang, akan ada sebuah cerita yang diangkat dari Gong Kebyar Dewasa, Wanita dan Anak-anak, yakni tentang pemuliaan air.

Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gde Eka Sudarwitha mengatakan, untuk tahun ini cukup banyak materi yang akan diikuti, dari enam materi saat ini bertambah menjadi 13. Untuk komunitas yang akan tampil dalam 13 mater tersebut akan disesuaikan dengan asas pemerataan wilayah. Sehingga dari setiap kecamatan akan ada perwakilan yang tampil.

“Kami kaji bersama tim kurator dan Listibiya Kabupaten Badung. Kami lihat bagaimana kreativitasnya, personalnya, dan lain-lain. Setelah itu baru ditetapkan menjadi wakil Badung di PKB Tahun 2022,” ujar Sudarwitha saat ditemui Senin (28/3).

Menurutnya, dalam pementasan gong kebyar tahun ini akan berbeda dengan sebelumnya. Lantaran dalam pementasan ini tidak lagi mebarung dengan kabupaten lainnya, melainkan dari gong kebyar dewasa, wanita dan anak-anak akan ditampilkan berbarengan. Sehingga Kabupaten Badung akan mengangkat sebuah cerita ‘Danu Kerthi Huluning Amreta’ atau memuliakan air sebagai sumber kehidupan.

“Kami diminta untuk membuat sebuah cerita dalam pementasan gong kebyar, sehingga kami mengambil cerita ‘Danu Kerthi Huluning Amreta’. Sedangkan untuk tema besarnya kami bersama Tim Kurator akan menggarap Duta Badung berjudul ‘Pasir Ukir’, yang merupakan perwujudan dari segara (laut) dan gunung,” jelasnya, seraya menyebutkan ada peningkatan anggaran yang telah dirancang sebesar Rp 2 miliar lebih.

Lebih lanjut mantan Camat Petang ini menambahkan, dalam menyambut PKB tahun 2022 sejumlah persiapan telah dilakukan. Lantaran masih dalam pandemi Covid-19 ia memastikan setiap latihan yang dilaksanakan telah mengikuti protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. “Kami tetap melakukan pendampingan selama latihan. Tentunya prokes tetap diperhatikan, setiap latihan tetap memakai masker, menjaga jarak, dan tetap disiapkan tempat cuci tangan,” imbuhnya.

Untuk diketahui, dalam perhelatan PKB XLIV ini Pemkab Badung akan mengikuti 13 materi. Seperti, Parade Gong Kebyar Dewasa, Gong Kebyar Wanita, Gong Kebyar Anak-anak, dan Baleganjur. Kemudian akan ada Lomba Bapang Barong, Gender Wayang, Parade Gong Semara Pegulingan, Pementasan Topeng Bondres, Selonding Kreatif, Janger Tradisi, Arja Klasik, Gong Suling Inovatif, dan Drama Gong Tradisi.






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

Most Read

Artikel Terbaru

/