30.8 C
Denpasar
Monday, January 30, 2023

Lulusan Diploma dan Sarjana, DJ Berlin Bintang Pilih Entertainment

BALI EXPRESS, DENPASAR – Berlin Chintia Bintang begitu konsisten untuk terjun dan bergelut di dunia entertainment. Selain sibuk dengan profesinya sebagai seorang female disc jockey (DJ) sejak tahun 2008, wanita yang memiliki hobi traveling dan pecinta shopping ini ternyata moncer juga sebagai singer atau penyanyi. Bahkan, sebelum terjun di dunia musik Elektronic Dance Music (EDM), namanya sudah melejeit sebagai penyanyi sejak SMA untuk band Top 40 dan akustikan.

Berkat bakat dan kecintaannya dengan dunia seni musik, Berlin pun kerap tampil menghibur para penikmat musik di beberapa hotel dan cafe yang ada di Bali.

“Jadi waktu singer, saya lebih ke perform ngamen. Nyanyi keliling gitu di beberapa tempat di Bali, pernah home band di Dunkin Donuts Teuku Umar hampir 2 tahun. Sisanya event seperti wedding, private party, dan lainnya. Karena dulu sambil kerja kantoran dan kuliah juga. Jadi nyanyi biasanya weekend aja. Jadi jenis musik yang saya bawakan itu top 40-an sama akustikan. Hal itu saya jalani dari jaman SMA, kuliah, sampai kerja kantoran. Kurang lebih udah 4 tahun,” cerita berlin kepada koran Bali Express (Jawa Pos Group) saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Sembilan tahun bergelut di dunia entertainment, female DJ Berlin Bintang pun mengaku kalau dirinya sudah sangat merasa nyaman dengan pilihannya. 

Bahkan, Berlin lebih fokus pada pengembangan bakat di panggung hiburan ketimbang berkarir sesuai basik keilmuan yang ditempuhnya dulu. Ya, Berlin merupakan mahasiswi Diploma lulusan Komputerisasi Akuntansi di STD Bali New Media dan juga Sarjana Ilmu Komunikasi, Universitas Warmadewa.

Baca Juga :  Lima Seniman Kolaborasi Romantisme dan Kesatiran Hidup

“Sebenarnya, saya suka jenis musik. Baik, itu musik modern, klasik, atau tradisional sekalipun. Saya tidak pernah mengkotak-kotakan musik. Musik adalah seni atau hasil karya yang sangat menakjubkan bagi saya. Seni adalah hal yang indah, dan karena itu alasan saya untuk lebih memilih berkarir di panggung hiburan. Mungkin disini passion saya,” tuturnya.

Sekarang pun wanita penyuka musik R&B dan Mash Up ini ternyata sudah mulai sibuk menggarap album single perdananya. Bahkan dalam project musiknya tersebut, dikabarkan akan berkolaborasi dengan musisi lokal Bali dan prodcer Hip-Hop luar negeri. “Selain DJ, kesibukan saya saat ini sih sedang menggarap project singer. Mengingat awal karir saya adalah bernyanyi, kenapa tidak saat ini saya kembangkan lagi, agar bisa saya combine dengan pekerjaan saya sebagai DJ. Karena DJ dan bernyanyi masih ada hubungannya. Tapi semua masih on progress, belum bisa cerita banyak karena masih rahasia. Tapi yang terdekat adalah saya akan berkolaborasi dengan beberapa musisi dan produser Hip-Hop luar negeri untuk merilis karya. Doakan saja semoga semuanya lancar,” ujarnya.
Bermula dari soerang penyanyi, barulah si Bintang cantik dan seksi ini menggauli dunia DJ. Kedua profesi yang berbeda ini pun memiliki kesamaan baginya, dimana bisa tampil untuk menghibur para penikmatnya. Ia pun mengaku, kalau namanya kian melejit ketika dirinya menjadi seorang female DJ. Apalagi banyak tawaran manggung kesetiap kota.

“Kalau nyanyi hanya keliling di Bali, belum sampai keluar kota. Tapi begitu melangkah ke DJ malah job keluar kota banyak banget. akhirnya nyanyi jadi kurang. Ya karena memang suka dan hobi musik, saya mencoba belajar DJ. Awalnya belajar DJ secara private dengan seoran DJ senior. Kemudian mengembangkan kemampuan bersama teman yang kebetulan banyak membantu,” tutur Berlin.
Perempuan kelahiran Denpasar ini pun mengenyam banyak pengalaman panjang selama melakoni perannya sebagai seorang DJ. Bahkan ia juga tidak mengelak, pernah dirayu kaum pria. Namun sikap profesional pun tetap ia jaga di setiap pekerjaannya.

Baca Juga :  Hwasa MAMAMOO Rilis Video Musik "I am The Light"

“Ya  pastinya pernah dan sering dirayu atau kurang sopan dengan kita. Tetapi saya menyikapinya dengan professional. Bersikap ramah tapi bukan berarti gampangan,” ujarnya.

Hal itulah, lanjutnya yang dibutuhkan oleh seorang female DJ atau bahkan seorang penyanyi yang kadang kalanya selalu tampil di tengah ingar-bingar malam. Bagi seorang enterpreneur muda ini, seseorang haruslah memiliki skill serta mental kuat yang paling utama. Tentu selain bisa menjaga penampilan, menjaga attitude, dan terhindar dari beragam tawaran yang bisa saja menyesatkan pun harus bisa kita atasi. Seperti narkoba, seks bebas, dan lain sebagainya.

“Paras cantik dan seksi adalah bonus dari yang diatas. Ya kembali lagi ke jawaban sebelumnya, yang punya mental, kualitas dan attitude baik yang akan bertahan. Maka dari itu alangkah baiknya kita tetap menjaga diri dari hal-hal yang buruk dan lebih mengembangkan diri dengan skill serta membuat konsep yang baik dalam penampilan kita, sehingga kita tidak dinilai sebagai Female DJ atau penyanyi yang asal-asal bisa. tapi memang punya kualitas dan profesional,” tutupnya. 


BALI EXPRESS, DENPASAR – Berlin Chintia Bintang begitu konsisten untuk terjun dan bergelut di dunia entertainment. Selain sibuk dengan profesinya sebagai seorang female disc jockey (DJ) sejak tahun 2008, wanita yang memiliki hobi traveling dan pecinta shopping ini ternyata moncer juga sebagai singer atau penyanyi. Bahkan, sebelum terjun di dunia musik Elektronic Dance Music (EDM), namanya sudah melejeit sebagai penyanyi sejak SMA untuk band Top 40 dan akustikan.

Berkat bakat dan kecintaannya dengan dunia seni musik, Berlin pun kerap tampil menghibur para penikmat musik di beberapa hotel dan cafe yang ada di Bali.

“Jadi waktu singer, saya lebih ke perform ngamen. Nyanyi keliling gitu di beberapa tempat di Bali, pernah home band di Dunkin Donuts Teuku Umar hampir 2 tahun. Sisanya event seperti wedding, private party, dan lainnya. Karena dulu sambil kerja kantoran dan kuliah juga. Jadi nyanyi biasanya weekend aja. Jadi jenis musik yang saya bawakan itu top 40-an sama akustikan. Hal itu saya jalani dari jaman SMA, kuliah, sampai kerja kantoran. Kurang lebih udah 4 tahun,” cerita berlin kepada koran Bali Express (Jawa Pos Group) saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Sembilan tahun bergelut di dunia entertainment, female DJ Berlin Bintang pun mengaku kalau dirinya sudah sangat merasa nyaman dengan pilihannya. 

Bahkan, Berlin lebih fokus pada pengembangan bakat di panggung hiburan ketimbang berkarir sesuai basik keilmuan yang ditempuhnya dulu. Ya, Berlin merupakan mahasiswi Diploma lulusan Komputerisasi Akuntansi di STD Bali New Media dan juga Sarjana Ilmu Komunikasi, Universitas Warmadewa.

Baca Juga :  Zein Maurient, Antara Tari dan Bisnis

“Sebenarnya, saya suka jenis musik. Baik, itu musik modern, klasik, atau tradisional sekalipun. Saya tidak pernah mengkotak-kotakan musik. Musik adalah seni atau hasil karya yang sangat menakjubkan bagi saya. Seni adalah hal yang indah, dan karena itu alasan saya untuk lebih memilih berkarir di panggung hiburan. Mungkin disini passion saya,” tuturnya.

Sekarang pun wanita penyuka musik R&B dan Mash Up ini ternyata sudah mulai sibuk menggarap album single perdananya. Bahkan dalam project musiknya tersebut, dikabarkan akan berkolaborasi dengan musisi lokal Bali dan prodcer Hip-Hop luar negeri. “Selain DJ, kesibukan saya saat ini sih sedang menggarap project singer. Mengingat awal karir saya adalah bernyanyi, kenapa tidak saat ini saya kembangkan lagi, agar bisa saya combine dengan pekerjaan saya sebagai DJ. Karena DJ dan bernyanyi masih ada hubungannya. Tapi semua masih on progress, belum bisa cerita banyak karena masih rahasia. Tapi yang terdekat adalah saya akan berkolaborasi dengan beberapa musisi dan produser Hip-Hop luar negeri untuk merilis karya. Doakan saja semoga semuanya lancar,” ujarnya.
Bermula dari soerang penyanyi, barulah si Bintang cantik dan seksi ini menggauli dunia DJ. Kedua profesi yang berbeda ini pun memiliki kesamaan baginya, dimana bisa tampil untuk menghibur para penikmatnya. Ia pun mengaku, kalau namanya kian melejit ketika dirinya menjadi seorang female DJ. Apalagi banyak tawaran manggung kesetiap kota.

“Kalau nyanyi hanya keliling di Bali, belum sampai keluar kota. Tapi begitu melangkah ke DJ malah job keluar kota banyak banget. akhirnya nyanyi jadi kurang. Ya karena memang suka dan hobi musik, saya mencoba belajar DJ. Awalnya belajar DJ secara private dengan seoran DJ senior. Kemudian mengembangkan kemampuan bersama teman yang kebetulan banyak membantu,” tutur Berlin.
Perempuan kelahiran Denpasar ini pun mengenyam banyak pengalaman panjang selama melakoni perannya sebagai seorang DJ. Bahkan ia juga tidak mengelak, pernah dirayu kaum pria. Namun sikap profesional pun tetap ia jaga di setiap pekerjaannya.

Baca Juga :  Sepi Job Nge-MC, Wira 'Capiyot' Luncurkan Single Suud Minum Yan

“Ya  pastinya pernah dan sering dirayu atau kurang sopan dengan kita. Tetapi saya menyikapinya dengan professional. Bersikap ramah tapi bukan berarti gampangan,” ujarnya.

Hal itulah, lanjutnya yang dibutuhkan oleh seorang female DJ atau bahkan seorang penyanyi yang kadang kalanya selalu tampil di tengah ingar-bingar malam. Bagi seorang enterpreneur muda ini, seseorang haruslah memiliki skill serta mental kuat yang paling utama. Tentu selain bisa menjaga penampilan, menjaga attitude, dan terhindar dari beragam tawaran yang bisa saja menyesatkan pun harus bisa kita atasi. Seperti narkoba, seks bebas, dan lain sebagainya.

“Paras cantik dan seksi adalah bonus dari yang diatas. Ya kembali lagi ke jawaban sebelumnya, yang punya mental, kualitas dan attitude baik yang akan bertahan. Maka dari itu alangkah baiknya kita tetap menjaga diri dari hal-hal yang buruk dan lebih mengembangkan diri dengan skill serta membuat konsep yang baik dalam penampilan kita, sehingga kita tidak dinilai sebagai Female DJ atau penyanyi yang asal-asal bisa. tapi memang punya kualitas dan profesional,” tutupnya. 


Most Read

Artikel Terbaru