alexametrics
29.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Weda Dawsky Jalani Hobi yang Dibayar

DENPASAR, BALI EXPRESS- Setiap orang tentunya memiliki sebuah hobi, bahkan mengeluarkan uang pun mereka akan tetap jalankan. Namun berbeda dengan Weda Dawsky, ia menjalankan hoby namun dibayar. Yaitu dengan bermain musik atau nge-DJ, saat ini meski pandemi ia pun tetap aktif menjalankan hobi meski secara terbatas.

Perempuan kelahiran Denpasar 25 Juni 1992  mengaku memang gemar dengan yang berbau seni. “Emang seneng seni sih, semua seni. Karena saya orangnya suka belajar, dan traveling.  Jadi aktif jadi DJ sejak 2019, dan pertama manggung di Home Venue Club, salah satu club ternama di Sydney City,” jelasnya, Senin (30/8).

Sementara  di Bali sebelum 2019 ia juga sempat manggung juga di club jamming,  karena waktu itu ia baru – baru menekuni DJ. Meski hobi nge-DJ, ia juga sudah aktif di instagram  sejak tahun 2011. “Cuma waktu itu pengguna IG belum sebanyak sekarang si jadi followers naik itu sepertinya 2013 ( real followers), semenjak aktif DJ cuma sekarang followers temen-teman DJ aja,” imbuh Weda.

Ia menambahkan kalau bermain musik ibaratkan menjalankan hobi namun dibayar. “Sukanya bisa dibilang hobi yang dibayar gitu, jadi bisa party gratis dan dapet fee juga, banyak relasi dan fun aja kerjanya.  Kalau  dukanya ya capek kadang kerja sampe pagi, dan mungkin jelek juga di mata masyarakat yang masih awam karena cewek gitu jadi DJ,” tandasnya.

Sementara  dukungan orang terdekat aktif di dunia musik, Weda menjelaskan dukungan full datang dari keluarga, hingga sahabatnya. “Saat ini kebetulan didukung banget sama orang spesial Gungde Cavalera, kebetulan sefrekuensi sama- sama entertainment. Jadi merasa bersyukur banget,” ujarnya.


DENPASAR, BALI EXPRESS- Setiap orang tentunya memiliki sebuah hobi, bahkan mengeluarkan uang pun mereka akan tetap jalankan. Namun berbeda dengan Weda Dawsky, ia menjalankan hoby namun dibayar. Yaitu dengan bermain musik atau nge-DJ, saat ini meski pandemi ia pun tetap aktif menjalankan hobi meski secara terbatas.

Perempuan kelahiran Denpasar 25 Juni 1992  mengaku memang gemar dengan yang berbau seni. “Emang seneng seni sih, semua seni. Karena saya orangnya suka belajar, dan traveling.  Jadi aktif jadi DJ sejak 2019, dan pertama manggung di Home Venue Club, salah satu club ternama di Sydney City,” jelasnya, Senin (30/8).

Sementara  di Bali sebelum 2019 ia juga sempat manggung juga di club jamming,  karena waktu itu ia baru – baru menekuni DJ. Meski hobi nge-DJ, ia juga sudah aktif di instagram  sejak tahun 2011. “Cuma waktu itu pengguna IG belum sebanyak sekarang si jadi followers naik itu sepertinya 2013 ( real followers), semenjak aktif DJ cuma sekarang followers temen-teman DJ aja,” imbuh Weda.

Ia menambahkan kalau bermain musik ibaratkan menjalankan hobi namun dibayar. “Sukanya bisa dibilang hobi yang dibayar gitu, jadi bisa party gratis dan dapet fee juga, banyak relasi dan fun aja kerjanya.  Kalau  dukanya ya capek kadang kerja sampe pagi, dan mungkin jelek juga di mata masyarakat yang masih awam karena cewek gitu jadi DJ,” tandasnya.

Sementara  dukungan orang terdekat aktif di dunia musik, Weda menjelaskan dukungan full datang dari keluarga, hingga sahabatnya. “Saat ini kebetulan didukung banget sama orang spesial Gungde Cavalera, kebetulan sefrekuensi sama- sama entertainment. Jadi merasa bersyukur banget,” ujarnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/