BALI EXPRESS, KUTA - Penampilan Female Disc Jockey (DJ) Bunga Clara di Poseidon Club Bali beberapa waktu lalu, memang sangat istimewa dimata pengunjung yang datang. Bagaimana tidak, perempuan yang sudah cukup lama meniti karir di dunia panggung hiburan malam sejak 7 tahun silam ini memperlihatkan totalitasnya sebagai seorang DJ profesional. Ia terlihat tampil percaya diri diatas panggung megah Poseidon Club Bali dengan bikini.
Dara cantik yang tampil manis dengan urain rambut panjang tanpa diikat ini, tampil dengan style yang berbeda, dengan atasan bra dan terlihat sangat seksi. Lekuk tubuhnya yang aduhai, tatapan mata yang tajam, serta senyum dan tawa yang menawan, terlihat sempurna di mata para pengagumnya. Terlebih khusus bagi mereka kaum adam. Ia juga tak sungkan-sungkan ikut bergoyang dengan gaya sensualnya.
Tentu, cara dan gaya berpenampilan seperti itu tidaklah mudah dilakukan oleh kebanyakan orang, terlebih bagi mereka kaum hawa yang memiliki peran penting sebagai seorang female DJ. Ketika ditanya perihal dirinya yang tampil lebihn’berani’ dalam pagelaran event bertajuk ‘Bikini Beach Party’, Clara yang akrab disapa ini dengan tegas menyatakan bahwa dirinya melakoni profesi dengan cara yang profesional mengikuti tema event atau acara.
“Ya kalau aku sih mengikuti tempat dan tema event-nya aja sih. Tapi tetap pada intinya bersikap profesional dan menjaga attitude yang baik. Kalau tampil bikini seperti ini sih, baru kali pertama di Poseidon Club Bali,” terang Clara.
Ia mengatakan, berpenampilan seperti itu tidaklah mudah dilakukan apalagi berbenturan dengan budaya kita orang Indonesia. Namun, tidak dipungkiri pula, suasana dan gaya hidup hiburan malam, terlebih khusus di Bali sudah semakin berkembang. Bahkan sudah menjadi hal yang sangat lumrah. “Yang terpenting masih sebatas normal lah. Tidak juga buka-bukaan gitu,” tandasnya.
Sementara itu, ketika ditanya bagaimana cara perempuan asal Jakarta ini agar bisa tetap tampil percaya diri ketika perform dihadapan ratusan party people dengan style kostum seksi, Clara menerangkan bahwa dirinya punya rahasia khusus. “Pertama-tama kalau aku, buat nyaman diri sendiri dulu dengan kostum yang cocok. Selain itu, kita juga harus tanya terlebih dahulu sama pihak penyelenggara acara. Kalau mereka menjamin keamanannya, ya aku oke-oke aja. Sehingga saat tampil pun kita bisa lebih confident tampil di depan umum,” jelas Clara.
Lebih dari itu, perempuan yang mengaku ‘jatuh hati’ dengan proresi DJ berawal dari Hobi ini tidak mengelak bahwa pengalaman yang panjang memberi banyak pelajaran.
Selama kurang lebih 7 tahun bergelut di industri dunia hiburan, Clara banyak mengerti dan paham tentang dunia musik. “Karena yang sebenarnya dibutuhkan oleh seorang female DJ itu adalah skil dia dalam bermusik. Dan hal inilah yang seharusnya lebih diperhatikan para penikmat musik elektro. Bukan dari segi lainnya. Karena seperti gaya berpenampilan dan lain-lain itu sebenarnya hanya sebuah ‘bumbu’ pelengkap atau penyempurna penampilan kita,” ujar Clara. Jadi, jika ditanya seperti apa tanggapannya tentang female DJ yang hanya bermodalkan paras cantik dan keseksian tubuhnya, menurut Clara, akan tetap terlihat jelas ketika tampil meramu musik dalam sebuah event.
“Memang kalau aku mengamati, perkembangan female DJ saat ini sangat baik ya. Lebih berwarna dan semakin banyak yang tertarik menggeluti profesi ini. Tapi jika seorang female DJ yang hanya bermodalkan paras cantik dan keseksiaan tubuh sih menurut aku akan terlihat jelas, apakah dia punya skill dan gaya brrmusiknya seperti apa. Meskipun cantik, tapi skill ngga bisa dipungkiri,” imbuhnya. Maka dari itu, karena peran female DJ memiliki posisi yang sangat penting dalam sebuah event party, Clara menghimbau agar para female DJ sekurang-kurangnya harus memiliki skill dan punya rasa percaya diri.
Editor : I Putu Suyatra