alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Kepanasan, Swedia dan Kanada Minta Final Sepakbola Putri Digeser

JAKARTA, BALI EXPRESS – Swedia dan Kanada meminta penyelenggara Olimpiade menggeser waktu pertandingan perebutan medali emas sepakbola putri yang diperkirakan akan panas pada Jumat (6/8) di Olympic Stadium Tokyo, untuk menghindari panas terik pada musim panas di Jepang.

Suhu di lintasan stadion atletik mencapai 40 derajat pada awal pekan ini, dan karena pertandingan perebutan medali putri akan digelar pada pukul 11.00 waktu setempat (0200 GMT), kedua tim menyampaikan kekhawatiran akan kenyamanan pemain.

“Saya pribadi telah melakukan kontak dengan (badan sepakbola dunia) FIFA dan menulis surat kepada mereka,” kata Marika Domanski Lyfors, kepala tim putri Swedia, kepada wartawan seperti dikutip Reuters, Rabu (4/8).

“Ini utamanya demi kesehatan para pemain yang kami pikirkan dan berusaha untuk mengubah waktu pertandingan. Ada perbedaan cukup besar antara bermain pada siang dan petang hari, dan kami sangat terpapar panas dan terik,” katanya.

Asosiasi Sepakbola Swedia (SvFF) mengatakan mereka juga menulis surat kepada Komite Olimpiade Internasional (IOC) bersama dengan Kanada untuk melihat apakah pertandingan bisa digeser.

“Jika kami harus bermain pada pukul 11 pagi, maka kami sudah siap, namun jelas akan jauh lebih baik untuk performa dan pertandingannya jika ada kemungkinan dimainkan belakangan. Kanada punya pendapat yang sama persis,” kata Domanski Lyfors. (ant)


JAKARTA, BALI EXPRESS – Swedia dan Kanada meminta penyelenggara Olimpiade menggeser waktu pertandingan perebutan medali emas sepakbola putri yang diperkirakan akan panas pada Jumat (6/8) di Olympic Stadium Tokyo, untuk menghindari panas terik pada musim panas di Jepang.

Suhu di lintasan stadion atletik mencapai 40 derajat pada awal pekan ini, dan karena pertandingan perebutan medali putri akan digelar pada pukul 11.00 waktu setempat (0200 GMT), kedua tim menyampaikan kekhawatiran akan kenyamanan pemain.

“Saya pribadi telah melakukan kontak dengan (badan sepakbola dunia) FIFA dan menulis surat kepada mereka,” kata Marika Domanski Lyfors, kepala tim putri Swedia, kepada wartawan seperti dikutip Reuters, Rabu (4/8).

“Ini utamanya demi kesehatan para pemain yang kami pikirkan dan berusaha untuk mengubah waktu pertandingan. Ada perbedaan cukup besar antara bermain pada siang dan petang hari, dan kami sangat terpapar panas dan terik,” katanya.

Asosiasi Sepakbola Swedia (SvFF) mengatakan mereka juga menulis surat kepada Komite Olimpiade Internasional (IOC) bersama dengan Kanada untuk melihat apakah pertandingan bisa digeser.

“Jika kami harus bermain pada pukul 11 pagi, maka kami sudah siap, namun jelas akan jauh lebih baik untuk performa dan pertandingannya jika ada kemungkinan dimainkan belakangan. Kanada punya pendapat yang sama persis,” kata Domanski Lyfors. (ant)


Most Read

Artikel Terbaru

/