alexametrics
27.6 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

Tiga Orang Tewas, Termasuk Wartawan Ditembak di Afghanistan

KABUL, BALI EXPRESS – Aksi penembakan di Provinsi Nangarhar, Afghanistan, menewaskan tiga orang, termasuk seorang wartawan.

“Wartawan dan penulis Sayyed Marof Saadat bersama kerabatnya sedang dalam perjalanan menggunakan sebuah sedan di sepanjang jalan Police District 5 di Kota Jalalabad pada Sabtu malam, ketika kelompok bersenjata di becak motor melepaskan tembakan ke arah mereka,” kata sumber keamanan kepada Xinhua.

Seperti yang dikonfirmasi otoritas yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu (3/10), mengungkapkan bahwa putra Saadat dan sopir mengalami luka.

Grup media independen Afghanistan, Afghan Journalists Safety Committee (AJSC), mengutuk pembunuhan tersebut.

Hingga kini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas aksi penembakan itu. Otoritas Taliban sedang menyelidiki kasus tersebut.

Semenjak Taliban mengambil alih kekuasaan pada pertengahan Agustus, sedikitnya 10 orang tewas dan banyak orang lainnya terluka saat Jalalabad menghadapi serentetan serangan bom.

Kelompok milisi yang bersekutu dengan kelompok ISIS, yang menentang pemerintahan Taliban, dikabarkan mengakui serangan tersebut. Kota Jalalabad berjarak sekitar 120 km dari timur ibu kota Afghanistan, Kabul. (ant)


KABUL, BALI EXPRESS – Aksi penembakan di Provinsi Nangarhar, Afghanistan, menewaskan tiga orang, termasuk seorang wartawan.

“Wartawan dan penulis Sayyed Marof Saadat bersama kerabatnya sedang dalam perjalanan menggunakan sebuah sedan di sepanjang jalan Police District 5 di Kota Jalalabad pada Sabtu malam, ketika kelompok bersenjata di becak motor melepaskan tembakan ke arah mereka,” kata sumber keamanan kepada Xinhua.

Seperti yang dikonfirmasi otoritas yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu (3/10), mengungkapkan bahwa putra Saadat dan sopir mengalami luka.

Grup media independen Afghanistan, Afghan Journalists Safety Committee (AJSC), mengutuk pembunuhan tersebut.

Hingga kini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas aksi penembakan itu. Otoritas Taliban sedang menyelidiki kasus tersebut.

Semenjak Taliban mengambil alih kekuasaan pada pertengahan Agustus, sedikitnya 10 orang tewas dan banyak orang lainnya terluka saat Jalalabad menghadapi serentetan serangan bom.

Kelompok milisi yang bersekutu dengan kelompok ISIS, yang menentang pemerintahan Taliban, dikabarkan mengakui serangan tersebut. Kota Jalalabad berjarak sekitar 120 km dari timur ibu kota Afghanistan, Kabul. (ant)


Most Read

Artikel Terbaru

/