28.7 C
Denpasar
Sunday, April 2, 2023

Tinjau Venue KTT G-20 di Bali, Jokowi Pastikan Joe Biden Hadir

BADUNG, BALI EXPRESS – Seminggu sebelum gelaran puncak KTT G-20, Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Bali. Tujuannya, untuk melaksanakan peninjauan akhir terhadap venue-venue yang digunakan dalam event besar tersebut pada Selasa (8/11).
Orang nomor satu di Indonesia itu didampingi Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menko Marves RI Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, dan beberapa mentri Kabinet Indonesia Maju lainnya. Selain itu turut mendampingi Gubernur Bali I Wayan Koster, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto dan Kapolda Bali.
Peninjauan mulanya dilakukan di Hotel The Apurva Kempinski, Nusa Dua, sekaligus melaksanakan geladi penerimaan tamu Kepala Negara maupun Delegasi. Kemudian mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengikuti simulasi proses alur kegiatan KTT G20 serta meninjau beberapa venue lainnya yang nantinya akan dikunjungi, yaitu Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Manggrove Ngurah Rai, Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua dan Garuda Wisnu Kencana (GWK).
Dipilihnya Tahura Manggrove Ngurah Rai sebagai salah satu venue, dinilai menjadi sebuah tempat yang dapat memperlihatkan kepedulian Indonesia terhadap lingkungan kepada dunia. Saat berada di Tahura, Presiden RI sempat memberikan pernyataannya kepada awak media bahwa Indonesia telah siap untuk menerima para tamu dan menyelenggarakan KTT G20 pada 15-16 November 2022.
Pihaknya memastikan sudah ada 17 kepala negara yang siap hadir, salah satunya adalah presiden Amerika Serikat Joe Biden. Namun, pemimpin Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang diundang belum dapat dipastikan. Mengingat kedua negara itu tengah berkonflik.
“Beberapa hari yang lalu saya bicara lewat telepon dengan Zelensky dan Putin. Keduanya mengatakan akan hadir bila kondisinya memungkinkan. Kalau tidak memungkinkan keduanya akan ikut secara virtual, kalau presiden Jo Biden pasti datang” ujar mantan Walikota Solo ini. Dikatakannya, dalam kondisi normal biasanya memang 17 sampai 18 kepala negara yang hadir.
Namun dalam situasi saat ini yang sedang bergejolak, kehadiran bisa mencapai 17 kepala negara dinilai sudah sangat bagus oleh Jokowi. Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto selaku Dansatgas Pamwil juga meyakinkan bahwa seluruh kesiapan pengamanan wilayah telah matang. Para prajurit Kodam IX/Udayana juga telah siap melaksanakan tugas pengamanan dengan penuh rasa tanggung jawab. (ges)





Reporter: I Gede Paramasutha
Baca Juga :  Ini Ragam Ritual Mohon Keselamatan dalam Lontar Dharma Pamaculan

BADUNG, BALI EXPRESS – Seminggu sebelum gelaran puncak KTT G-20, Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Bali. Tujuannya, untuk melaksanakan peninjauan akhir terhadap venue-venue yang digunakan dalam event besar tersebut pada Selasa (8/11).
Orang nomor satu di Indonesia itu didampingi Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menko Marves RI Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, dan beberapa mentri Kabinet Indonesia Maju lainnya. Selain itu turut mendampingi Gubernur Bali I Wayan Koster, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto dan Kapolda Bali.
Peninjauan mulanya dilakukan di Hotel The Apurva Kempinski, Nusa Dua, sekaligus melaksanakan geladi penerimaan tamu Kepala Negara maupun Delegasi. Kemudian mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengikuti simulasi proses alur kegiatan KTT G20 serta meninjau beberapa venue lainnya yang nantinya akan dikunjungi, yaitu Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Manggrove Ngurah Rai, Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua dan Garuda Wisnu Kencana (GWK).
Dipilihnya Tahura Manggrove Ngurah Rai sebagai salah satu venue, dinilai menjadi sebuah tempat yang dapat memperlihatkan kepedulian Indonesia terhadap lingkungan kepada dunia. Saat berada di Tahura, Presiden RI sempat memberikan pernyataannya kepada awak media bahwa Indonesia telah siap untuk menerima para tamu dan menyelenggarakan KTT G20 pada 15-16 November 2022.
Pihaknya memastikan sudah ada 17 kepala negara yang siap hadir, salah satunya adalah presiden Amerika Serikat Joe Biden. Namun, pemimpin Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang diundang belum dapat dipastikan. Mengingat kedua negara itu tengah berkonflik.
“Beberapa hari yang lalu saya bicara lewat telepon dengan Zelensky dan Putin. Keduanya mengatakan akan hadir bila kondisinya memungkinkan. Kalau tidak memungkinkan keduanya akan ikut secara virtual, kalau presiden Jo Biden pasti datang” ujar mantan Walikota Solo ini. Dikatakannya, dalam kondisi normal biasanya memang 17 sampai 18 kepala negara yang hadir.
Namun dalam situasi saat ini yang sedang bergejolak, kehadiran bisa mencapai 17 kepala negara dinilai sudah sangat bagus oleh Jokowi. Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto selaku Dansatgas Pamwil juga meyakinkan bahwa seluruh kesiapan pengamanan wilayah telah matang. Para prajurit Kodam IX/Udayana juga telah siap melaksanakan tugas pengamanan dengan penuh rasa tanggung jawab. (ges)





Reporter: I Gede Paramasutha
Baca Juga :  Kebiasaan Makan Ratu Elizabeth II yang Tak Banyak Diketahui

Most Read

Artikel Terbaru