alexametrics
29.8 C
Denpasar
Monday, May 16, 2022

Lengsernya Presiden Afghanistan (7) : Inggris Tak Lawan Pemberontak

LONDON, BALI EXPRESS – Taliban kini menguasai Afghanistan. Pasukan Inggris dan NATO tak akan kembali ke negara itu untuk melawan pemberontak 

“Saya mengakui bahwa Taliban mengendalikan negara itu. Maksud saya, Anda tak perlu menjadi ilmuwan politik untuk mengetahui posisi kita, ” kata Menteri Pertahanan Ben Wallace kepada Sky News, dikutip Antara, Senin (16/8).

Ketika ditanya apakah Inggris dan NATO akan kembali ke Afghanistan? Wallace mengatakan hal itu tak akan terjadi. Wallace mengatakan area militer bandara Kabul aman dan bahwa Inggris akan melakukan apapun untuk mengevakuasi warga Inggris dan warga Afghanistan yang bekerja untuk Inggris.

“Target kami adalah sekitar 1200 hingga 1500 evakuasi per hari sesuai kapasitas pesawat-pesawat kami, dan kami akan mempertahankan itu,” kata dia. Inggris telah merelokasi staf kedutaan besarnya dari kota ke bandara Kabul.

Ketika ditanya bagaimana perasaannya melihat bendera Taliban dikibarkan di Kedutaan Besar Inggris di Kabul, Wallace mengatakan secara simbolis, itu bukan hal yang diinginkan.

Wallace mengatakan saat ini bukan waktu yang tepat untuk memutuskan, apakah akan mengakui Taliban sebagai pemerintah Afghanistan.

“Saya pikir banyak hal akan dipertimbangkan sebelum keputusan itu diambil. Hal yang paling penting akan terlihat dari tindakan mereka daripada retorika mereka,” pungkasnya.


LONDON, BALI EXPRESS – Taliban kini menguasai Afghanistan. Pasukan Inggris dan NATO tak akan kembali ke negara itu untuk melawan pemberontak 

“Saya mengakui bahwa Taliban mengendalikan negara itu. Maksud saya, Anda tak perlu menjadi ilmuwan politik untuk mengetahui posisi kita, ” kata Menteri Pertahanan Ben Wallace kepada Sky News, dikutip Antara, Senin (16/8).

Ketika ditanya apakah Inggris dan NATO akan kembali ke Afghanistan? Wallace mengatakan hal itu tak akan terjadi. Wallace mengatakan area militer bandara Kabul aman dan bahwa Inggris akan melakukan apapun untuk mengevakuasi warga Inggris dan warga Afghanistan yang bekerja untuk Inggris.

“Target kami adalah sekitar 1200 hingga 1500 evakuasi per hari sesuai kapasitas pesawat-pesawat kami, dan kami akan mempertahankan itu,” kata dia. Inggris telah merelokasi staf kedutaan besarnya dari kota ke bandara Kabul.

Ketika ditanya bagaimana perasaannya melihat bendera Taliban dikibarkan di Kedutaan Besar Inggris di Kabul, Wallace mengatakan secara simbolis, itu bukan hal yang diinginkan.

Wallace mengatakan saat ini bukan waktu yang tepat untuk memutuskan, apakah akan mengakui Taliban sebagai pemerintah Afghanistan.

“Saya pikir banyak hal akan dipertimbangkan sebelum keputusan itu diambil. Hal yang paling penting akan terlihat dari tindakan mereka daripada retorika mereka,” pungkasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/