alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Belanda Gagal Evakuasi Warga, Situasi Bandara Kabul Kisruh

AMSTERDAM, BALI EXPRESS – Upaya evakuasi Belanda di Afghanistan pada Selasa malam (17/8) gagal karena kekisurhan yang terjadi di luar bandara Kabul tidak memungkinkan orang-orang masuk ke dalam pesawat.

Menteri Luar Negeri Sigrid Kaag mebgatakan, Belanda berencana menjemput hingga 1.000 pegawai kedutaan lokal, penerjemah dan keluarga mereka dari Afghanistan.

Namun, sebuah pesawat militer yang dioperasikan oleh Belanda bersama dengan negara Eropa utara lainnya akhirnya meninggalkan Kabul tanpa penumpang menuju Belanda pada Selasa malam.

“Mengerikan. Banyak yang berada di pintu masuk bandara beserta keluarga mereka,” kata Kaag kepada Kantor Berita Belanda ANP.

Pasukan bersenjata AS yang mengamankan bandara tidak mengizinkan warga Afghanistan mengakses pintu masuk. Lagipula, lanjut Kaag, pesawat hanya mendarat di Kabul sekitar setengah jam.

“Semoga situasinya akan membaik. Kami sedang mencoba memahami situasi ini dan memastikan bahwa kami dapat mengevakuasi orang-orang yang ingin kami bawa pulang,” paparnya. (ant)


AMSTERDAM, BALI EXPRESS – Upaya evakuasi Belanda di Afghanistan pada Selasa malam (17/8) gagal karena kekisurhan yang terjadi di luar bandara Kabul tidak memungkinkan orang-orang masuk ke dalam pesawat.

Menteri Luar Negeri Sigrid Kaag mebgatakan, Belanda berencana menjemput hingga 1.000 pegawai kedutaan lokal, penerjemah dan keluarga mereka dari Afghanistan.

Namun, sebuah pesawat militer yang dioperasikan oleh Belanda bersama dengan negara Eropa utara lainnya akhirnya meninggalkan Kabul tanpa penumpang menuju Belanda pada Selasa malam.

“Mengerikan. Banyak yang berada di pintu masuk bandara beserta keluarga mereka,” kata Kaag kepada Kantor Berita Belanda ANP.

Pasukan bersenjata AS yang mengamankan bandara tidak mengizinkan warga Afghanistan mengakses pintu masuk. Lagipula, lanjut Kaag, pesawat hanya mendarat di Kabul sekitar setengah jam.

“Semoga situasinya akan membaik. Kami sedang mencoba memahami situasi ini dan memastikan bahwa kami dapat mengevakuasi orang-orang yang ingin kami bawa pulang,” paparnya. (ant)


Most Read

Artikel Terbaru

/