28.7 C
Denpasar
Friday, December 9, 2022

Bali Leader’s Declaration Sama dengan Komunike

DENPASAR, BALI EXPRESS – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang dipimpin Indonesia secara resmi ditutup oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan menelurkan deklarasi para pemimpin (leader’sdeclaration), yang pertama kali sejak Februari 2022.

Ketua ForeignPolicyCommunityof Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal mengatakan, terbitnya deklarasi para pemimpin ini sama dengan komunike. Adanya leader’sdeclaration mengubur kekhawatiran sebagian pihak yang menyatakan bahwa KTT G20 tidak menghasilkan satu pun komunike.

 

“Sama saja, deklarasi sama komunike itu wording saja, tapi sama. Jadi ini perkembangan yang sangat bagus dan prestasi baik bagi Indonesia karena ini adalah komunike,” kata Dino, Rabu (16/11).

 

Dino beranggapan, hadirnya komunike pada pertemuan para pemimpin 20 negara paling besar di dunia ini menjadi sebuah keberhasilan. Pasalnya, seluruh grup kerja (working group) di tingkat menteri, baik jalur Sherpa (Sherpa Track) dan jalur keuangan (Finance Track) tidak menghasilkan satu pun komunike.

Baca Juga :  KTT G20: Komitmen Indonesia Wujudkan Transisi Energi Baru Terbarukan

 

“Pada menit terakhir orang masih mempertanyakan apakah ada komunike. Ternyata ada, namanya leader’sdeclaration, tapi intinya sama. Kesepakatan suatu pernyataan resmi G20,” kata Dino.

 

Lebih lanjut Dino menuturkan, salah satu poin penting dalam leader’sdeclaration terdapat pada butir ketiga, yaitu soal perang antara Rusia-Ukraina.

 

“Butir ketiga butir yang paling sensitif dan paling susah dirumuskan untuk working group sebelumnya. Butir 3 itu mengenai perang Ukraina yang berisi kesaksian bahwa perang di Ukraina berdampak lebih buruk pada dunia ekonomi. Para pemimpin negara sangat menyesalkan agresi oleh Federasi Rusia melawan Ukraina ” ungkap Dino.

 

Menurut Dino, tidak hadirnya Presiden Rusia Vladimir Putin dalam KTT G20 justru memudahkan dalam membuat kesepakatan di butir ketiga komunike.

Baca Juga :  Menteri Australia Kunjungi Unud, Perkuat Program Aussie Corner

 

“Menurut saya justru ketidakhadiran Putin membuat komunike ini bisa lebih mulus, lebih berhasil,” kata dia.

 

Sementara itu, wartawan senior Harian Kompas, Josie Susilo menjabarkan, tidak ada perbedaan signifikan antara leader’sdeclaration dan komunike. Keduanya sama-sama semacam pernyataan dari hasil pertemuan di tingkat kepala negara atau menteri. Deklarasi adalah pernyataan yang dihasilkan para pemimpin negara, sedangkan komunike menjadi sebutan untuk kesepakatan yang dicapai di tingkat menteri.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang dipimpin Indonesia secara resmi ditutup oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan menelurkan deklarasi para pemimpin (leader’sdeclaration), yang pertama kali sejak Februari 2022.

Ketua ForeignPolicyCommunityof Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal mengatakan, terbitnya deklarasi para pemimpin ini sama dengan komunike. Adanya leader’sdeclaration mengubur kekhawatiran sebagian pihak yang menyatakan bahwa KTT G20 tidak menghasilkan satu pun komunike.

 

“Sama saja, deklarasi sama komunike itu wording saja, tapi sama. Jadi ini perkembangan yang sangat bagus dan prestasi baik bagi Indonesia karena ini adalah komunike,” kata Dino, Rabu (16/11).

 

Dino beranggapan, hadirnya komunike pada pertemuan para pemimpin 20 negara paling besar di dunia ini menjadi sebuah keberhasilan. Pasalnya, seluruh grup kerja (working group) di tingkat menteri, baik jalur Sherpa (Sherpa Track) dan jalur keuangan (Finance Track) tidak menghasilkan satu pun komunike.

Baca Juga :  Terungkap, 3 Bule Bandar Kokain Jaringan Dunia Ada di Canggu & Seminyak

 

“Pada menit terakhir orang masih mempertanyakan apakah ada komunike. Ternyata ada, namanya leader’sdeclaration, tapi intinya sama. Kesepakatan suatu pernyataan resmi G20,” kata Dino.

 

Lebih lanjut Dino menuturkan, salah satu poin penting dalam leader’sdeclaration terdapat pada butir ketiga, yaitu soal perang antara Rusia-Ukraina.

 

“Butir ketiga butir yang paling sensitif dan paling susah dirumuskan untuk working group sebelumnya. Butir 3 itu mengenai perang Ukraina yang berisi kesaksian bahwa perang di Ukraina berdampak lebih buruk pada dunia ekonomi. Para pemimpin negara sangat menyesalkan agresi oleh Federasi Rusia melawan Ukraina ” ungkap Dino.

 

Menurut Dino, tidak hadirnya Presiden Rusia Vladimir Putin dalam KTT G20 justru memudahkan dalam membuat kesepakatan di butir ketiga komunike.

Baca Juga :  Luar Biasa, Ibu di Afsel Lahirkan 10 Bayi Kembar

 

“Menurut saya justru ketidakhadiran Putin membuat komunike ini bisa lebih mulus, lebih berhasil,” kata dia.

 

Sementara itu, wartawan senior Harian Kompas, Josie Susilo menjabarkan, tidak ada perbedaan signifikan antara leader’sdeclaration dan komunike. Keduanya sama-sama semacam pernyataan dari hasil pertemuan di tingkat kepala negara atau menteri. Deklarasi adalah pernyataan yang dihasilkan para pemimpin negara, sedangkan komunike menjadi sebutan untuk kesepakatan yang dicapai di tingkat menteri.


Most Read

Artikel Terbaru

/