alexametrics
26.5 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Inggris Tak Lagi Wajibkan Masker, Yakini Omicron Sudah Berakhir

LONDON, BALI EXPRESS – Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Rabu (19/1) mengatakan, masyarakat di Inggris akan dibebaskan dari keharusan memakai masker di mana saja atau bekerja dari rumah (work from home/WFH) mulai pekan depan.

Menurutnya, para ilmuwan telah meyakini bahwa gelombang varian Omicron sudah mencapai puncaknya. Johnson juga mengatakan, meskipun saat ini warga masih diharuskan untuk melakukan isolasi mandiri, dirinya tidak berharap untuk memperbarui aturan isolasi mandiri yang masa berlakunya bakal berakhir pada Maret.

Dia mengatakan akan segera mempertimbangkan penghapusan aturan itu. “Berkat program booster yang luar biasa, dan dengan cara masyarakat menanggapi langkah-langkah Rencana B, kami bisa kembali ke Rencana A di Inggris dan memungkinkan regulasi Rencana B berakhir sebagai hasilnya, mulai Kamis depan,” kata Johnson di depan parlemen.

Dia mengatakan sertifikat Covid-19 wajib akan berakhir, meski para pelaku usaha boleh melanjutkan penggunaan kartu pas Covid-19. ant


LONDON, BALI EXPRESS – Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Rabu (19/1) mengatakan, masyarakat di Inggris akan dibebaskan dari keharusan memakai masker di mana saja atau bekerja dari rumah (work from home/WFH) mulai pekan depan.

Menurutnya, para ilmuwan telah meyakini bahwa gelombang varian Omicron sudah mencapai puncaknya. Johnson juga mengatakan, meskipun saat ini warga masih diharuskan untuk melakukan isolasi mandiri, dirinya tidak berharap untuk memperbarui aturan isolasi mandiri yang masa berlakunya bakal berakhir pada Maret.

Dia mengatakan akan segera mempertimbangkan penghapusan aturan itu. “Berkat program booster yang luar biasa, dan dengan cara masyarakat menanggapi langkah-langkah Rencana B, kami bisa kembali ke Rencana A di Inggris dan memungkinkan regulasi Rencana B berakhir sebagai hasilnya, mulai Kamis depan,” kata Johnson di depan parlemen.

Dia mengatakan sertifikat Covid-19 wajib akan berakhir, meski para pelaku usaha boleh melanjutkan penggunaan kartu pas Covid-19. ant


Most Read

Artikel Terbaru

/