
BALIEXPRESS.ID - Mantan Presiden Donald Trump tertembak dalam kampanye di Butler, Pennsylvania pada hari Sabtu malam (13/7/2024) atau Minggu WITA. Didga peluru mengenai telinganya hingga terluka.
Trump selamat dalam insiden ini. Dia diamankan Secret Service pascakejadian.
Penembakan terjadi hanya enam menit setelah pidato Trump dimulai.
Presiden Joe Biden mengatakan bahwa dia berbicara dengan Trump setelah penembakan tersebut, serta dengan Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro dan Walikota Butler Bob Dandoy.
Presiden pertama kali berbicara kepada wartawan tentang penembakan tersebut dari Rehoboth Beach, Delaware, sekitar 90 menit setelah insiden terjadi.
“Ini menyakitkan. Ini menyakitkan. Ini salah satu alasan mengapa kita harus menyatukan negara ini,” katanya dilansir dari NBC.
Joe Biden menegaskan tidak mentolerir kekerasan seperti ini di AS.
"Kita tidak bisa mentolerir ini,” tandasnya.
Biden mengatakan bahwa tampaknya Trump dalam kondisi baik. Saat ditanya oleh seorang wartawan apakah dia percaya bahwa kejadian tersebut adalah upaya pembunuhan, Biden menjawab, “Saya punya pendapat, tetapi saya tidak memiliki semua fakta.”
Biden menambahkan bahwa dia ingin mendapatkan lebih banyak informasi sebelum memberikan komentar lebih lanjut.
Dalam penembakan itu, satu orang tewas, dan dua terluka. Dan kabarnya, si penembak tewas. ***


