26.5 C
Denpasar
Tuesday, February 7, 2023

Muncul Omicron Orthrus, Varian Baru Lebih Menular, Ini Gejalanya

JAKARTA, BALI EXPRESS – Omicron belum berhenti bermutasi. Setelah XBB.1.5, kini varian Covid-19 berkembang menjadi CH.1.1 yang disebut varian Orthrus.

Varian Orthrus ini ditemukan pertama kali di Inggris dan lebih menular. Menurut Badan Keamanan Kesehatan Inggris seperti dilansir dari Mirror, Senin (23/1), versi terbaru virus Corona ini sudah dapat menyebabkan 100 persen kasus di beberapa daerah.

Mutasi terbaru disebut Orthrus atau CH.1.1 adalah sub-varian dari Omicron dan pertama kali diidentifikasi pada November tahun lalu. Sejak Januari, Orthrus diyakini menyumbang sekitar 23 persen dari semua kasus Covid di Inggris.

Pada minggu pertama tahun 2023, Inggris, Skotlandia, dan Wales mencatat lebih dari 30 ribu kasus Covid-19 baru. Para ahli telah memperingatkan Orthrus siap untuk menggantikan varian dominan saat ini, BQ.1.

“Dua varian, CH.1.1 dan XBB.1.5, tampaknya memiliki keunggulan pertumbuhan di Inggris. Keduanya merupakan varian dalam keluarga Omicron,” kata.Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA).

Apa saja gejala Orthrus? Baik varian Orthrus baru dan Kraken memiliki gejala yang sama dengan Omicron. Studi Kesehatan ZOE mencantumkan gejala yang paling umum seperti, pilek, kelelahan (ringan atau berat), sakit kepala, sakit tenggorokan, dan bersin. (jpg/wid)

 


JAKARTA, BALI EXPRESS – Omicron belum berhenti bermutasi. Setelah XBB.1.5, kini varian Covid-19 berkembang menjadi CH.1.1 yang disebut varian Orthrus.

Varian Orthrus ini ditemukan pertama kali di Inggris dan lebih menular. Menurut Badan Keamanan Kesehatan Inggris seperti dilansir dari Mirror, Senin (23/1), versi terbaru virus Corona ini sudah dapat menyebabkan 100 persen kasus di beberapa daerah.

Mutasi terbaru disebut Orthrus atau CH.1.1 adalah sub-varian dari Omicron dan pertama kali diidentifikasi pada November tahun lalu. Sejak Januari, Orthrus diyakini menyumbang sekitar 23 persen dari semua kasus Covid di Inggris.

Pada minggu pertama tahun 2023, Inggris, Skotlandia, dan Wales mencatat lebih dari 30 ribu kasus Covid-19 baru. Para ahli telah memperingatkan Orthrus siap untuk menggantikan varian dominan saat ini, BQ.1.

“Dua varian, CH.1.1 dan XBB.1.5, tampaknya memiliki keunggulan pertumbuhan di Inggris. Keduanya merupakan varian dalam keluarga Omicron,” kata.Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA).

Apa saja gejala Orthrus? Baik varian Orthrus baru dan Kraken memiliki gejala yang sama dengan Omicron. Studi Kesehatan ZOE mencantumkan gejala yang paling umum seperti, pilek, kelelahan (ringan atau berat), sakit kepala, sakit tenggorokan, dan bersin. (jpg/wid)

 


Most Read

Artikel Terbaru