Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sarana Ritual Ngurit Sarat Makna

I
Penulis: I Putu Mardika❯

Proses menanam padi di sawah
Proses menanam padi di sawah
BALIEXPRESS.ID-Ada sejumlah sarana yang digunakan saat Ngurit dilaksanakan. Sarana-sarana inipin menjadi penting dan sarat akan makna.


Advertisement

Akademisis UHN I Gusti Baguis Wayan Gaduh menjelaskan Sarana Ritual Ngurit adalah Segehan kojong adalah nasi yang dibentuk kerucut dengan daun pisang; telur didadar; udang goreng; Sambel kecahi adalah sambal yang berbahan kecambah kacang hijau.

Ada juga sarana seperot Sawur kelapa gading adalah jenis kepala gading (kekuningan) yang diparut kemudian disangrai, sesodaha,  beras kuning benang tetebus; dan bunga kuning. Sarana tersebut dilengkapi dengan sarana ritual Hindu pada umumnya seperti dupa dan tirta (air suci).

“Sesajen dan doa ritual Ngurit yang termuat dalam teks Sri Purana Tattwa hampir sama dengan teks lain yang juga menjadi acuan dalam menjalankan aktifitas pertanian di Bali yaitu teks Lontar Dharma Pemaculan,” ungkapnya.

Advertisement

Dalam praktiknya terdapat perbedaan pada masing-masing Subak terkait sesajen maupun doa yang digunakan dalam ritual Ngurit.

Perbedaan tersebut tidak untuk dipertentangkan karena setiap daerah memiliki tradisinya masing-masing dengan makna yang terkandung di dalamnya.

Advertisement

“Yang perlu diperhatikan adalah tujuan dari ritual Ngurit untuk memohon kesuburan bagi benih padi,” sebutnya.

Sarana upacara yang dipakai dalam ritual Ngurit merupakan simbol-simbol yang merujuk pada kemakmuran dan kesuburan. Sege kojong menyimbolkan makanan dan gunung sebagai sumber kesuburan.

Gunung tempat hidup berbagai macam tumbuhan dan hewan, tempat penyerapan air dan hulu sungai, serta gunung aktif menyemburkan abu vulkanik yang dapat menyuburkan tanah.

Telor berwarna putih kuning, simbol dewa Iswara penguasa arah Timur dan Mahadewa arah Barat.

Udang goreng berwarna merah simbol Dewa Brahma arah selatan, sambel kecahi berwarna hijau simbol dewa Wisnu arah utara.

Para dewa penguasa arah mata angin diharapkan dapat menjaga tumbuh dan berkembangnya benih padi.

Telor dan kecahi sebagai simbol benih kehidupan yang tumbuh dan berkembang dengan subur. Saur kelapa gading, beras kuning, dan bunga kuning menyimbolkan kesejahteraan. Warna kuning menyimbolkan materi, harta, atau kekayaan.

Dengan demikian, sarana ritual Ngurit penuh dengan pengharapan akan kemakmuran dan kesejahteraaan bagi para petani dan alam

Ritual Ngurit yang dilakukan oleh petani di Bali merupakan salah satu manifestasi nyata dari kearifan lokal yang menjunjung tinggi harmoni antara manusia dengan alam.

Di tengah tantangan dunia pertanian modern seperti degradasi lingkungan dan praktik pertanian intensif yang kerap mengabaikan keseimbangan ekosistem.

Ngurit menjadi cerminan praktik pertanian tradisional yang tidak hanya produktif tetapi juga berkelanjutan.

“Melalui ritual ini, para petani Bali mengekspresikan rasa syukur dan memohon restu kepada alam, khususnya kepada Dewi Sri dan Dewi Pṛthiwi untuk memastikan keberhasilan panen dan keseimbangan ekosistem” tutupnya. (dik)

Keterangan foto

Ritual Ngurit untuk memohon kesuburan benih padi yang ditanam (ist)

Advertisement

Artikel Terkait

Pendaftaran AUTP Dimulai, Disperpa Badung Cover 6.900 Hektare Lahan

Pendaftaran AUTP Dimulai, Disperpa Badung Cover 6.900 Hektare Lahan

Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung kini telah membuka pendaftaran Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Sejak awal Oktober 2026 belum memenuhi target luasan lahan 6.900 hektare lahan yang akan menerima.

Laklak Baas Barak Cenana Jatiluwih  Ada Sejak 1890-an, Empat Jenis Laklak untuk upacara Nyatur

Laklak Baas Barak Cenana Jatiluwih Ada Sejak 1890-an, Empat Jenis Laklak untuk upacara Nyatur

Di balik indahnya hamparan sawah Jatiluwih, Kabupaten Tabanan tersimpan sebuah warisan kuliner tradisional yang memiliki cerita panjang tentang kehidupan masyarakat, pertanian, kepercayaan, dan penghormatan terhadap alam

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer