alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Bersiap Hadapi La Nina (3) : Info Peringatan Dini Jangan Terputus

JAKARTA, BALI EXPRESS – Wilayah DKI Jakarta yang padat penduduk kerap mengalami banjir jika hujan turun dalam waktu yang relatif lama dan intensitas lebat, terutama di ruas-ruas jalan ibu kota.

Apalagi, dengan adanya ancaman La Nina, antisipasi harus segera dilakukan. Gubernur Anies Baswedan dalam Rakornas Antisipasi La Nina mengatakan, semua sumber daya Pemprov DKI Jakarta disiapsiagakan diberbagai wilayah operasi.

Pemprov juga membagi klasifikasi penanganan bencana dalam tiga front yang harus dihadapi, yaitu front pertama di pesisir pantai guna menghadapi peningkatan permukaan air laut, front kedua di sungai-sungai dan ketiga front dalam kota dengan pendekatan yang berbeda.

Seperti dirilis Antara pekan kemarin, mitigasi yang disiapkan untuk pesisir berupa tanggul, di sungai-sungai disiapkan waduk dan di dalam kota disiapkan sistem drainase yang bersih.

Target Pemprov DKI dengan sistem drainase berkapasitas 100 MM per hari, maka jalan-jalan tidak boleh banjir. Namun di tengah ancaman La Nina yang berdampak peningkatan curah hujan, ditargetkan banjir dapat surut dalam waktu enam jam.

Begitu pula dengan Provinsi Jawa Tengah, telah menyiapkan semua sumber dayanya agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di sektor-sektor penting.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga memasifkan sosialiasi dan penyebaran informasi peringatan dini ke jajarannya. Peta rawan bencana dinilai sangat penting untuk diketahui dan disebar ke pihak terkait.

Tidak lupa, edukasi ke masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan, terlebih lagi wilayah Jawa Tengah termasuk kawasan rawan bencana, seperti tanah longsor dan banjir rob.

Fenomena La Nina yang berulang dan permasalahan iklim saat ini patut menjadi alarm bagi Indonesia untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan agar bencana yang datang tidak memakan korban.

Peringatan dini, mitigasi dan edukasi kepada semua pihak, termasuk masyarakat, harus terus disosialisasikan dan menjadi bagian dari tanggap bencana. 


JAKARTA, BALI EXPRESS – Wilayah DKI Jakarta yang padat penduduk kerap mengalami banjir jika hujan turun dalam waktu yang relatif lama dan intensitas lebat, terutama di ruas-ruas jalan ibu kota.

Apalagi, dengan adanya ancaman La Nina, antisipasi harus segera dilakukan. Gubernur Anies Baswedan dalam Rakornas Antisipasi La Nina mengatakan, semua sumber daya Pemprov DKI Jakarta disiapsiagakan diberbagai wilayah operasi.

Pemprov juga membagi klasifikasi penanganan bencana dalam tiga front yang harus dihadapi, yaitu front pertama di pesisir pantai guna menghadapi peningkatan permukaan air laut, front kedua di sungai-sungai dan ketiga front dalam kota dengan pendekatan yang berbeda.

Seperti dirilis Antara pekan kemarin, mitigasi yang disiapkan untuk pesisir berupa tanggul, di sungai-sungai disiapkan waduk dan di dalam kota disiapkan sistem drainase yang bersih.

Target Pemprov DKI dengan sistem drainase berkapasitas 100 MM per hari, maka jalan-jalan tidak boleh banjir. Namun di tengah ancaman La Nina yang berdampak peningkatan curah hujan, ditargetkan banjir dapat surut dalam waktu enam jam.

Begitu pula dengan Provinsi Jawa Tengah, telah menyiapkan semua sumber dayanya agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di sektor-sektor penting.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga memasifkan sosialiasi dan penyebaran informasi peringatan dini ke jajarannya. Peta rawan bencana dinilai sangat penting untuk diketahui dan disebar ke pihak terkait.

Tidak lupa, edukasi ke masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan, terlebih lagi wilayah Jawa Tengah termasuk kawasan rawan bencana, seperti tanah longsor dan banjir rob.

Fenomena La Nina yang berulang dan permasalahan iklim saat ini patut menjadi alarm bagi Indonesia untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan agar bencana yang datang tidak memakan korban.

Peringatan dini, mitigasi dan edukasi kepada semua pihak, termasuk masyarakat, harus terus disosialisasikan dan menjadi bagian dari tanggap bencana. 


Most Read

Artikel Terbaru

/