alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Tak Sekadar Nutup Toko, Kapolres Badung Juga Berikan Sembako

BADUNG, BALI EXPRESS – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat demi menekan penyebaran Covid-19, tak dipungkiri membuat masyarakat makin merasa kesusahan. 

Demi mengurangi beban tersebut, Polres Badung melaksanakan giat peduli kasih berupa pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu di masa pandemi, baik secara kesehatan maupun ekonomi. 

Kapolres Badung AKBP Roby Setiadi turun langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat, didampingi Kapolsek Mengwi AKP Nyoman Darsana, di Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdi Bhuana, Mengwi, Badung  Rabu (14/7). Aksi sosial jalan, namun aksi melaksanakan tugas dalam PPKM Darurat dengan menutup sementara tempat usaha non esensial tetap berlanjut.

“Kegiatan ini sudah kami jalankan sejak tiga hari lalu, mengingat akibat pandemi ditambah PPKM Darurat ini, banyak masyarakat terdampak, baik segi kesehatan juga ekonomi. Kontribusi kami dari Polres Badung memberikan bantuan berupa sembako kepada mereka yang membutuhkan sesuai dengan perintah dari bapak Kapolri,” ujar AKBP Roby Setiadi.

Usai menyerahkan bantuan kepada salah satu keluarga kurang mampu, pihaknya juga mendapati tempat usaha non essensial yang masih buka. Sehingga, langsung memberikan imbauan agar sang pemilik bersedia menutup tokonya. 

Penutupan itu ditandai dengan pemasangan stiker larangan buka hingga sampai batas akhir PPKM Darurat 20 Juli ini. “Saya mohon maaf ya. Minta tolong untuk sementara ditutup dulu. Transaksinya secara online saja dulu. Saat ini kita sedang PPKM Darurat,” ucap Roby kepada  pemilik usaha aluminum, Nyoman Sudarma.

Roby tak hanya meminta menutup toko tersebut, tetapi juga mengulurkan bantuan sembako kepada sang pemilik sebagai penunjang agar sedikit diringankan dalam menjalani aktivitas di rumah. Sehingga penutupan tempat usaha bukan malah memperburuk kondisi masyarakat. 

Pihaknya sadar dengan segala keterbatasan, bantuan tersebut belum bisa memenuhi semua kebutuhan masyarakat, tetapi diharapkan bantuan ini menjadi sedikit harapan bagi masyarakat, khususnya di Badung. (ges)


BADUNG, BALI EXPRESS – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat demi menekan penyebaran Covid-19, tak dipungkiri membuat masyarakat makin merasa kesusahan. 

Demi mengurangi beban tersebut, Polres Badung melaksanakan giat peduli kasih berupa pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu di masa pandemi, baik secara kesehatan maupun ekonomi. 

Kapolres Badung AKBP Roby Setiadi turun langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat, didampingi Kapolsek Mengwi AKP Nyoman Darsana, di Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdi Bhuana, Mengwi, Badung  Rabu (14/7). Aksi sosial jalan, namun aksi melaksanakan tugas dalam PPKM Darurat dengan menutup sementara tempat usaha non esensial tetap berlanjut.

“Kegiatan ini sudah kami jalankan sejak tiga hari lalu, mengingat akibat pandemi ditambah PPKM Darurat ini, banyak masyarakat terdampak, baik segi kesehatan juga ekonomi. Kontribusi kami dari Polres Badung memberikan bantuan berupa sembako kepada mereka yang membutuhkan sesuai dengan perintah dari bapak Kapolri,” ujar AKBP Roby Setiadi.

Usai menyerahkan bantuan kepada salah satu keluarga kurang mampu, pihaknya juga mendapati tempat usaha non essensial yang masih buka. Sehingga, langsung memberikan imbauan agar sang pemilik bersedia menutup tokonya. 

Penutupan itu ditandai dengan pemasangan stiker larangan buka hingga sampai batas akhir PPKM Darurat 20 Juli ini. “Saya mohon maaf ya. Minta tolong untuk sementara ditutup dulu. Transaksinya secara online saja dulu. Saat ini kita sedang PPKM Darurat,” ucap Roby kepada  pemilik usaha aluminum, Nyoman Sudarma.

Roby tak hanya meminta menutup toko tersebut, tetapi juga mengulurkan bantuan sembako kepada sang pemilik sebagai penunjang agar sedikit diringankan dalam menjalani aktivitas di rumah. Sehingga penutupan tempat usaha bukan malah memperburuk kondisi masyarakat. 

Pihaknya sadar dengan segala keterbatasan, bantuan tersebut belum bisa memenuhi semua kebutuhan masyarakat, tetapi diharapkan bantuan ini menjadi sedikit harapan bagi masyarakat, khususnya di Badung. (ges)


Most Read

Artikel Terbaru

/