alexametrics
27.8 C
Denpasar
Wednesday, June 29, 2022

Ditjen Bimas Hindu Bantu 125 Rumah Ibadah di 22 Provinsi

DENPASAR, BALI EXPRESS- Kementerian Agama RI telah memberikan bantuan sebanyak 125 rumah ibadah umat Hindu di 22 provinsi di Indonesia. Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, Komang Sri Marheni, Senin (20/6).

“Tahun 2022 ini kita telah mendistribusikan 125 paket bantuan rumah ibadah yang disalurkan dalam empat tahap,” ungkap perempuan yang juga sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali ini.

Paket bantuan tersebut dapat dimanfaatkan umat Hindu untuk keperluan pembangunan dan renovasi rumah ibadah. “Bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk pembangunan rumah ibadah yang baru, atau keperluan renovasi bagi rumah ibadah yang sudah tidak memadai,” sambungnya.

Soal keberagaman bentuk rumah ibadah, Plt Ditjen Sri Marheni mengingatkan agar umat Hindu membangun rumah ibadah dengan mempertahankan kearifan lokal.

“Umat Hindu Bali membangun Pura, Hindu Kaharingan membangun Balai Basarah, Hindu Jawa membangun Pura atau Sanggar Pamujan, dan begitu pula dengan Hindu etnis lainnya agar tetap menjaga warisan dan budaya leluhur,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Plt Ditjen Sri Marheni juga berharap agar bantuan dapat dimanfaatkan secara baik dan efisien, serta menjadikan rumah ibadah sebagai pusat pengembangan kualitas sumber daya manusia Hindu.

“Agar bantuan ini dimanfaatkan secara bijak, dan kami berharap umat menjadikan rumah ibadah umat Hindu sebagai pusat pengembangkan pengetahuan dan spritualitas generasi Hindu,” tandasnya.

 






Reporter: Putu Agus Adegrantika

DENPASAR, BALI EXPRESS- Kementerian Agama RI telah memberikan bantuan sebanyak 125 rumah ibadah umat Hindu di 22 provinsi di Indonesia. Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, Komang Sri Marheni, Senin (20/6).

“Tahun 2022 ini kita telah mendistribusikan 125 paket bantuan rumah ibadah yang disalurkan dalam empat tahap,” ungkap perempuan yang juga sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali ini.

Paket bantuan tersebut dapat dimanfaatkan umat Hindu untuk keperluan pembangunan dan renovasi rumah ibadah. “Bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk pembangunan rumah ibadah yang baru, atau keperluan renovasi bagi rumah ibadah yang sudah tidak memadai,” sambungnya.

Soal keberagaman bentuk rumah ibadah, Plt Ditjen Sri Marheni mengingatkan agar umat Hindu membangun rumah ibadah dengan mempertahankan kearifan lokal.

“Umat Hindu Bali membangun Pura, Hindu Kaharingan membangun Balai Basarah, Hindu Jawa membangun Pura atau Sanggar Pamujan, dan begitu pula dengan Hindu etnis lainnya agar tetap menjaga warisan dan budaya leluhur,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Plt Ditjen Sri Marheni juga berharap agar bantuan dapat dimanfaatkan secara baik dan efisien, serta menjadikan rumah ibadah sebagai pusat pengembangan kualitas sumber daya manusia Hindu.

“Agar bantuan ini dimanfaatkan secara bijak, dan kami berharap umat menjadikan rumah ibadah umat Hindu sebagai pusat pengembangkan pengetahuan dan spritualitas generasi Hindu,” tandasnya.

 






Reporter: Putu Agus Adegrantika

Most Read

Artikel Terbaru

/