Rabu, 01 Dec 2021
Bali Express
Home / Kolom
icon featured
Kolom

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Kesiapan Bali Terima Wisman

24 Oktober 2021, 22: 59: 42 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Kesiapan Bali Terima Wisman

SIAP: Kapolri dan Panglima TNI didampingi Gubernur Bali bersiap menyambut kedatangan wisman. (ISTIMEWA)

Share this      

BADUNG, BALI EXPRESS - Dalam menyambut kedatangan wisatawan mancanegara (Wisman) di Pulau Dewata, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun langsung memantau. Dengan memimpin Apel Gelar Pasukan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Sabtu (23/10).

Kedua pucuk pimpinan TNI-POLRI itu turut didampingi orang nomor satu di Bali alias Gubernur I Wayan Koster. Sebagaimana diketahui, Pembukaan pintu Internasional telah diatur dalam Keputusan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 15 Tahun 2021. Diantaranya mengatur proses karantina untuk Wisman dilakukan selama 5X24 jam atau 5 hari sejak kedatangan. 

"Apel sebagai bentuk kesiapan pengamanan dan penegakan prokes dalam rangka penerimaan wisman di Bali, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana," ujar Listyo Sigit dalam kesempatannya. Mantan Kapolda Banten itu berucap, dengan penurunan kasus harian Covid-19 akan dibarengi dengan diturunkannya level PPKM.

Baca juga: Masyarakat Mendukung Penangkapan Anggota KST Papua

Sehingga, aktivitas masyarakat perlahan akan dibuka atau kembali normal, dengan tetap menerapkan prokes yang kuat. Hingga akhirnya pintu wisman bisa dibuka atas kerja keras dari Pemerintah bersama masyarakat. Ini juga upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Apalagi Pulau Seribu Pura ini sangat terdampak karena sektor pariwisatanya. 

Mengingat sebelum apel pihaknya sempat mengecek langsung lokasi hotel yang akan dijadikan tempat karantina Wisman dan melihat alur atau proses penerimaan turis asing ketika hendak berlibur. Eks Kabareskrim Polri ini pun menekankan seluruh personel TNI-Polri bersinergi dengan baik untuk memastikan segala persyaratan dan protokol kesehatan (prokes) terhadap kedatangan Wisman ini. Baik pengecekan soal vaksinasi, kemudian surat test RT-PCR.

Sebab menurutnya dalam menerima turis asing, jika petugas kecolongan atau menangani tidak sesuai SOP dapat berpotensi menimbulkan lonjakan laju pertumbuhan Covid-19 dan adanya ancaman transmisi varian dari luar negeri."Tak hanya warga Bali yang terdampak, melainkan seluruh masyarakat Indonesia akan dirugikan. Rekan-rekan (pasukan apel) adalah gerbang terakhir penanganan Covid-19 kalau kecolongan angka akan naik," tegasnya.  

Secara umum persiapan dinilai cukup baik olehnya. Namun tetap ada perbaikan, koreksi serta evaluasi untuk memastikan semua berjalan dengan baik. Khususnya beberapa tempat yang menjadi perhatian bersama di area yang digunakan untuk menunggu. Selain itu, Kapolri juga memberikan solusi kepada petugas untuk menyiapkan berbagai kegiatan di hotel.

Agar Wisman tidak mengalami rasa bosan selama menjalani isolasi. Diharapkan usaha tersebut berjalan baik, dan menjadi cerminan di mata dunia selain PON ke-XX Papua. Bahwa Indonesia khususnya Bali, mampu menjalankan agenda nasional atau internasional ke depannya dengan tetap memperhatikan faktor kesehatan.

(bx/aim/aim/JPR)


Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia