alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Gegara Dimaki, Ratusan Ojol Geruduk Rumah Warga

CIREBON, BALI EXPRESS – Ratusan ojol geruduk rumah warga di Desa Jadimulya, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Senin (31/1). Kejadian tersebut dipicu komentar tidak mengenakan dari pelanggan saat order.

Massa driver ojek online (ojol) kemudian mendatangi rumah warga tersebut, hingga akhirnya dimediasi di Balai Desa Jadimulya, dihadiri polsek setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun radarcirebon.com, para ojol datang menggeruduk rumah warga dilatarbelakangi ketersinggungan. Kejadian bermula saat salah satu driver ojol mendapatkan order dari konsumen. Namun rupanya salah titik lokasi. Tetapi konsumen lantas merespons dengan cara kasar.

“Driver gob**! Udah dikasih alamat. Emang dasar gob*, nggak mau baca. Udah dikasih alamat. Ya tetep gob** aja,” demikian tangkapan layar makian dari konsumen yang beredar di media sosial. Meski telah meminta maaf, konsumen tersebut tetap memaki dengan kata-kata kasar dan huruf caps lock.

Ketua Keluarga Besar Online Cirebon Raya (KBOCR), Iswanto mengungkapkan, kedatangan pengemudi ojol ke rumah SS warga di Desa Jadimulya untuk meminta klarifikasi. Namun tanpa diundang lantaran solidaritas, ratusan ojol turut serta. “Kami diarahkan Babinsa dan aparat desa. Situasi kondusif dan konsumen juga sudah minta maaf,” tuturnya.

Kapolsek Gunung Jati AKP Abdul Majid menjelaskan, kesalahpahaman tersebut sudah diselesaikan dengan mediasi di balai desa. “SS tadi langsung minta maaf kepada ojol yang bersangkutan. Kami dari polsek hanya melakukan pengamanan,” ungkapnya.

Kapolsek menambahkan, usai mediasi kejadian tersebut dapat diselesaikan. Kedua belah pihak sudah berdamai. Situasi juga kondusif.






Reporter: Wiwin Meliana

CIREBON, BALI EXPRESS – Ratusan ojol geruduk rumah warga di Desa Jadimulya, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Senin (31/1). Kejadian tersebut dipicu komentar tidak mengenakan dari pelanggan saat order.

Massa driver ojek online (ojol) kemudian mendatangi rumah warga tersebut, hingga akhirnya dimediasi di Balai Desa Jadimulya, dihadiri polsek setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun radarcirebon.com, para ojol datang menggeruduk rumah warga dilatarbelakangi ketersinggungan. Kejadian bermula saat salah satu driver ojol mendapatkan order dari konsumen. Namun rupanya salah titik lokasi. Tetapi konsumen lantas merespons dengan cara kasar.

“Driver gob**! Udah dikasih alamat. Emang dasar gob*, nggak mau baca. Udah dikasih alamat. Ya tetep gob** aja,” demikian tangkapan layar makian dari konsumen yang beredar di media sosial. Meski telah meminta maaf, konsumen tersebut tetap memaki dengan kata-kata kasar dan huruf caps lock.

Ketua Keluarga Besar Online Cirebon Raya (KBOCR), Iswanto mengungkapkan, kedatangan pengemudi ojol ke rumah SS warga di Desa Jadimulya untuk meminta klarifikasi. Namun tanpa diundang lantaran solidaritas, ratusan ojol turut serta. “Kami diarahkan Babinsa dan aparat desa. Situasi kondusif dan konsumen juga sudah minta maaf,” tuturnya.

Kapolsek Gunung Jati AKP Abdul Majid menjelaskan, kesalahpahaman tersebut sudah diselesaikan dengan mediasi di balai desa. “SS tadi langsung minta maaf kepada ojol yang bersangkutan. Kami dari polsek hanya melakukan pengamanan,” ungkapnya.

Kapolsek menambahkan, usai mediasi kejadian tersebut dapat diselesaikan. Kedua belah pihak sudah berdamai. Situasi juga kondusif.






Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru

/