alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Jadi Tersangka, Bareskrim Polri Tangkap Adam Deni Terkait Ilegal Akses

JAKARTA, BALI EXPRESS – Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebutkan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah melakukan penangkapan terhadap Adam Deni, penggiat media sosial, terkait ilegal akses.

“Selasa malam pukul 19.00 WIB diamankan oleh penyidik Direktorat Siber Bareskrim Polri,,” kata Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri, yang dipantau melalui YouTube, Rabu (2/2).

Yang bersangkutan  kini jadi tersangka  Ia menyebutkan, penangkapan tersebut berdasarkan laporan polisi dengan nomor LP/B/0040/I/2022/SPKT/Direktorat Tindak Pidana Siber tanggal 27 Januari 2022 dengan pelapor berinisial SYD.

Adam Deni ditangkap terkait dengan tindak pidana melakukan upload atau mentransmisikan dokumen elektronik yang dilakukan oleh orang yang tidak berhak sebagaimana diatur dalam Pasal 48 ayat (1), (2), dan (3) jo Pasal 32 ayat (1), (2) dan (3) Undang-Undang ITE.

Dalam perkara ini, lanjut Ramadhan, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi terdiri atas, empat saksi dan delapan ahli. “Ahli terdiri atas ahli hukum pidana dan ahli ITE,” katanya.

Penyidik juga menyita sejumlah barang bukti, diantaranya tiga buah ponsel dengan merk berbeda-beda. Meski telah dilakukan penangkapan, penyidik belum menahan yang bersangkutan, menunggu batas waktu 1×24 jam untuk dilakukan pemeriksaan.

Terkait perkara ini, Polri mengimbau masyarakat agar tidak mengambil data pribadi orang lain dan mengunggahnya ke media sosial tanpa seizin pemilik data karena dapat menimbulkan konsekuensi hukum.

“Pada kesempatan ini juga kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengambil data pribadi orang lain dan mengupload ke media sosial tanpa izin pemilik data yang tentunya menimbulkan konsekuensi hukum ke depannya,” ujar Ramadhan.

Nama Adam Deni kian dikenal sejak  melaporkan musisi pemain drum grup band Superman Is Dead (SID) I Gede Aryastina yang populer dengan nama Jerinx, yang mengancam lewat media elektronik.

Kasusnya kini masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Namun, seiring dengan kasusnya berjalan, Jerinx juga meminta polisi juga mengusut foto yang diduga Adam Deni yang mengacungkan jari tengah ke foto Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu disampaikan Jerinx saat sidang lanjutan kasus pengancaman dirinya kepada Adam Deni di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, 25 Januari 2022. Jerinx meminta keadilan, karena dia hanya hendak berantem di medsos harus diproses lewat persidangan dengan cepat, sementara Adam Deni yang menghina orang nomor satu di Indonesia tidak diproses. Jerinx meminta dugaan penghinaan yang dilakukan Adam Deni itu juga mesti diproses.

Jerinx mengaku mendapatkan foto lawas diduga Adam Deni itu melalui akun Instagram @niluhdjelantik. “Saya diberi kabar jika di Bali sedang ramai di Instagram @niluhdjelantik jadi salah satu tokoh Bali, ibu Niluh Djelantik. Beliau di postingannya itu mengepos foto seorang pemuda. Tolong dijelaskan gambarnya ini bukan foto editan, ini foto asli,” kata Jerinx.

Keaslian sosok dalam foto itu bahkan sudah dikonfirmasi oleh dokter Tirta. Ia membenarkan orang yang diduga menghina Presiden RI Jokowi itu adalah Adam Deni. “Seorang pemuda yang oleh dokter Tirta diakui berinisial AD. Jadi foto ini sedang viral di Bali. Bisa dicek di Instagram Niluh Djelantik,” ungkapnya.

Jerinx merasa bingung sosok diduga Adam Deni yang menghina Presiden Jokowi tak dipersoalkan dengan bukti tersebut. Padahal foto tersebut sudah ada sejak dua tahun lalu. ant


JAKARTA, BALI EXPRESS – Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebutkan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah melakukan penangkapan terhadap Adam Deni, penggiat media sosial, terkait ilegal akses.

“Selasa malam pukul 19.00 WIB diamankan oleh penyidik Direktorat Siber Bareskrim Polri,,” kata Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri, yang dipantau melalui YouTube, Rabu (2/2).

Yang bersangkutan  kini jadi tersangka  Ia menyebutkan, penangkapan tersebut berdasarkan laporan polisi dengan nomor LP/B/0040/I/2022/SPKT/Direktorat Tindak Pidana Siber tanggal 27 Januari 2022 dengan pelapor berinisial SYD.

Adam Deni ditangkap terkait dengan tindak pidana melakukan upload atau mentransmisikan dokumen elektronik yang dilakukan oleh orang yang tidak berhak sebagaimana diatur dalam Pasal 48 ayat (1), (2), dan (3) jo Pasal 32 ayat (1), (2) dan (3) Undang-Undang ITE.

Dalam perkara ini, lanjut Ramadhan, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi terdiri atas, empat saksi dan delapan ahli. “Ahli terdiri atas ahli hukum pidana dan ahli ITE,” katanya.

Penyidik juga menyita sejumlah barang bukti, diantaranya tiga buah ponsel dengan merk berbeda-beda. Meski telah dilakukan penangkapan, penyidik belum menahan yang bersangkutan, menunggu batas waktu 1×24 jam untuk dilakukan pemeriksaan.

Terkait perkara ini, Polri mengimbau masyarakat agar tidak mengambil data pribadi orang lain dan mengunggahnya ke media sosial tanpa seizin pemilik data karena dapat menimbulkan konsekuensi hukum.

“Pada kesempatan ini juga kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengambil data pribadi orang lain dan mengupload ke media sosial tanpa izin pemilik data yang tentunya menimbulkan konsekuensi hukum ke depannya,” ujar Ramadhan.

Nama Adam Deni kian dikenal sejak  melaporkan musisi pemain drum grup band Superman Is Dead (SID) I Gede Aryastina yang populer dengan nama Jerinx, yang mengancam lewat media elektronik.

Kasusnya kini masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Namun, seiring dengan kasusnya berjalan, Jerinx juga meminta polisi juga mengusut foto yang diduga Adam Deni yang mengacungkan jari tengah ke foto Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu disampaikan Jerinx saat sidang lanjutan kasus pengancaman dirinya kepada Adam Deni di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, 25 Januari 2022. Jerinx meminta keadilan, karena dia hanya hendak berantem di medsos harus diproses lewat persidangan dengan cepat, sementara Adam Deni yang menghina orang nomor satu di Indonesia tidak diproses. Jerinx meminta dugaan penghinaan yang dilakukan Adam Deni itu juga mesti diproses.

Jerinx mengaku mendapatkan foto lawas diduga Adam Deni itu melalui akun Instagram @niluhdjelantik. “Saya diberi kabar jika di Bali sedang ramai di Instagram @niluhdjelantik jadi salah satu tokoh Bali, ibu Niluh Djelantik. Beliau di postingannya itu mengepos foto seorang pemuda. Tolong dijelaskan gambarnya ini bukan foto editan, ini foto asli,” kata Jerinx.

Keaslian sosok dalam foto itu bahkan sudah dikonfirmasi oleh dokter Tirta. Ia membenarkan orang yang diduga menghina Presiden RI Jokowi itu adalah Adam Deni. “Seorang pemuda yang oleh dokter Tirta diakui berinisial AD. Jadi foto ini sedang viral di Bali. Bisa dicek di Instagram Niluh Djelantik,” ungkapnya.

Jerinx merasa bingung sosok diduga Adam Deni yang menghina Presiden Jokowi tak dipersoalkan dengan bukti tersebut. Padahal foto tersebut sudah ada sejak dua tahun lalu. ant


Most Read

Artikel Terbaru

/