alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Maag Adam Deni Kumat

Penyidik Belum Terima Surat Penangguhan Penahanan Adam Deni

JAKARTA, BALI EXPRESS – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengaku belum menerima surat permohonan penangguhan penahanan terhadap Adam Deni, tersangka kasus dugaan ilegal akses.

“Sudah dicek penyidik belum menerima surat penangguhan,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (4/2).

Menurut Dedi, setiap orang yang berperkara memiliki hak untuk mengajukan penangguhan penahanan karena diatur dalam konstitusi. Namun, diterima atau tidaknya pengajuan penangguhan penahanan tergantung dari hasil pemeriksaan penyidik.

“Pengajuan penangguhan penahanan hak konstitusional tersangka, nanti penyidik akan melakukan asesmen dulu apakah dapat dikabulkan atau tidak, itu merupakan pertimbangan dari penyidik,” ujar Dedi.

Sementara itu, Adam Deni, tersangka kasus ilegal akses mengunduh dokumen milik orang lain di media sosial telah mengajukan penangguhan penahanan melalui kuasa hukumnya.

Susandi, kuasa hukum Adam Deni, menyebutkan pihaknya Kamis (3/2) mendatangi Bareskrim Polri untuk mengajukan penangguhan penahanan dengan pertimbangan dari keluarga yang khawatir dengan kondisi pandemi Covid-19.

“Ibunda Adam Deni jadi penjamin. Pertimbangan dari keluarga karena situasi pandemi saat ini sedang meningkat kami mohon kepada penyidik supaya dikabulkan permohonan kami,” kata Susandi.

Adam Deni ditangkap dan ditahan terkait dengan tindak pidana melakukan mengunggah atau mentransmisikan dokumen elektronik yang dilakukan oleh orang yang tidak berhak sebagaimana diatur dalam Pasal 48 ayat (1), (2), dan (3) jo Pasal 32 ayat (1), (2) dan (3) Undang-Undang ITE.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebutkan dalam perkara ini penyidik telah memeriksa 12 orang saksi terdiri atas empat saksi dan delapan ahli.

Ramadhan menyebut Adam Deni diduga melakukan unggahan atau mentransmisikan dokumen elektronik yang dilakukan oleh orang yang tidak berhak. “Yang jelas dokumen milik orang lain yang diunggah oleh orang yang tidak berhak,” terangnya.

Pengacara Adam Deni, Susandi, kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (3/2/), mengatakan pegiat media sosial Adam Deni sakit maag di Rutan Bareskrim Polri. Namun tidak bisa dijenguk karena ada salah satu tahanan terpapar Covid-19. Dikatakannya, Adam Deni sudah ditangani oleh penyidik kepolisian, dan disebut masih aman.

Adam Deni yang jadi seteru musisi Superman Is Dead (SID) Jerinx ini, ditetapkan jadi tersangka terkait ilegal akses. Adam Deni mengadukan pengancaman Jerinx yang dilakukan lewat medsos, yang berujung dengan penahanan musisi dari Bali ini. Kasusnya kini sedang bergulir di Pengadilan Negei Jakarta. ant


JAKARTA, BALI EXPRESS – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengaku belum menerima surat permohonan penangguhan penahanan terhadap Adam Deni, tersangka kasus dugaan ilegal akses.

“Sudah dicek penyidik belum menerima surat penangguhan,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (4/2).

Menurut Dedi, setiap orang yang berperkara memiliki hak untuk mengajukan penangguhan penahanan karena diatur dalam konstitusi. Namun, diterima atau tidaknya pengajuan penangguhan penahanan tergantung dari hasil pemeriksaan penyidik.

“Pengajuan penangguhan penahanan hak konstitusional tersangka, nanti penyidik akan melakukan asesmen dulu apakah dapat dikabulkan atau tidak, itu merupakan pertimbangan dari penyidik,” ujar Dedi.

Sementara itu, Adam Deni, tersangka kasus ilegal akses mengunduh dokumen milik orang lain di media sosial telah mengajukan penangguhan penahanan melalui kuasa hukumnya.

Susandi, kuasa hukum Adam Deni, menyebutkan pihaknya Kamis (3/2) mendatangi Bareskrim Polri untuk mengajukan penangguhan penahanan dengan pertimbangan dari keluarga yang khawatir dengan kondisi pandemi Covid-19.

“Ibunda Adam Deni jadi penjamin. Pertimbangan dari keluarga karena situasi pandemi saat ini sedang meningkat kami mohon kepada penyidik supaya dikabulkan permohonan kami,” kata Susandi.

Adam Deni ditangkap dan ditahan terkait dengan tindak pidana melakukan mengunggah atau mentransmisikan dokumen elektronik yang dilakukan oleh orang yang tidak berhak sebagaimana diatur dalam Pasal 48 ayat (1), (2), dan (3) jo Pasal 32 ayat (1), (2) dan (3) Undang-Undang ITE.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebutkan dalam perkara ini penyidik telah memeriksa 12 orang saksi terdiri atas empat saksi dan delapan ahli.

Ramadhan menyebut Adam Deni diduga melakukan unggahan atau mentransmisikan dokumen elektronik yang dilakukan oleh orang yang tidak berhak. “Yang jelas dokumen milik orang lain yang diunggah oleh orang yang tidak berhak,” terangnya.

Pengacara Adam Deni, Susandi, kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (3/2/), mengatakan pegiat media sosial Adam Deni sakit maag di Rutan Bareskrim Polri. Namun tidak bisa dijenguk karena ada salah satu tahanan terpapar Covid-19. Dikatakannya, Adam Deni sudah ditangani oleh penyidik kepolisian, dan disebut masih aman.

Adam Deni yang jadi seteru musisi Superman Is Dead (SID) Jerinx ini, ditetapkan jadi tersangka terkait ilegal akses. Adam Deni mengadukan pengancaman Jerinx yang dilakukan lewat medsos, yang berujung dengan penahanan musisi dari Bali ini. Kasusnya kini sedang bergulir di Pengadilan Negei Jakarta. ant


Most Read

Artikel Terbaru

/