alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Tim Penyidik bakal Periksa Ferdy Sambo

JAKARTA, BALI EXPRESS – Penyidik Bareskrim Polri bakal memeriksa siapa saja yang terkait dalam peristiwa tembak-menembak di rumah Irjen Pol. Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan yang menewaskan Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Tak terkecuali, Irjen Pol. Fredy Sambo dan istrinya, Putri Sambo.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan, selain Tim Khusus dan Tim Penyidik Khusus Bareskrim Polri yang bekerja secara maraton melakukan pemeriksaan dan pendalaman di tempat kejadian perkara (TKP), juga terdapat institusi Inspektorat Khusus (Irsus) yang bakal memeriksa siapa saja yang terkait peristiwa tersebut.

“Irsus ini melakukan pemeriksaan terhadap siapa saja yang terkait, menyangkut masalah peristiwa yang ada di TKP Duren Tiga,” kata Dedi di Mabes Polri, Rabu (3/8) malam dikutip dari Jawa Pos Group.

Baca Juga :  Ini Sosok Irjen Syahar Diantono, Kadiv Propam Polri yang Baru

Dedi menyebutkan, kasus ini masih berproses. Demikian pula dengan Irsus yang terus melakukan pemeriksaan dan pendalaman yang hasilnya akan disampaikan kepada masyarakat luas melalui media.

“Dua tim ini akan bekerja secara marathon, dan Insya Allah sesuai komitmen Pak Kapolri, kasus ini akan diungkap dengan proses pembuktian secara ilmiah. Oleh karenanya saya memohon kepada teman-teman media untuk bersabar,” ujar Dedi seperti dikutip Antara, Kamis (4/8).

Sementara itu, Ketua Tim Penyidik Tim Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi menyebutkan, rangkaian penyelidikan dan penyidikan, sampai hari ini penyidik sudah melakukan pemeriksaan kepada 42 orang saksi, termasuk di dalamnya 11 keluarga Brigadir Yosua, tujuh ajudan Ferdy Sambo dan ahli-ahli dari unsur biologi kimia forensik, metalogi balistik forensik, teknologi informasi forensik, dan kedokteran forenksi.

Baca Juga :  Aparat Terus Kejar KKB di Papua, Mahfud: Ini Kejahatan Teroris

Penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah barang bukti baik berupa alat komunikasi, rekaman CCTV dan barang bukti lainnya yang ada di TKP, baik yang sudah diperiksa atau diteliti oleh Laboratorium Forensik (Labfor) Polri maupun yang sedang dilakukan pemeriksaan di Labfor.

Kemudian penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Irjen Ferdy Sambo atas kasus pembunuhan yang dilaporkan oleh keluarga Brigadir Yosua pada Kamis (4/8) pukul 10.00 WIB. “(Pemeriksaan) dijadwalkan besok (Kamis) jam 10,” kata Andi.

Sementara itu, dalam kasus ini penyidik belum meminta keterangan atau memeriksa istri Ferdy Sambo berinisial PC dengan alasan belum bisa dilakukan pemeriksaan. “Sampai saat ini untuk Ibu PC masih belum bisa dilakukan pemeriksaan,” kata Andi.






Reporter: Wiwin Meliana

JAKARTA, BALI EXPRESS – Penyidik Bareskrim Polri bakal memeriksa siapa saja yang terkait dalam peristiwa tembak-menembak di rumah Irjen Pol. Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan yang menewaskan Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Tak terkecuali, Irjen Pol. Fredy Sambo dan istrinya, Putri Sambo.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan, selain Tim Khusus dan Tim Penyidik Khusus Bareskrim Polri yang bekerja secara maraton melakukan pemeriksaan dan pendalaman di tempat kejadian perkara (TKP), juga terdapat institusi Inspektorat Khusus (Irsus) yang bakal memeriksa siapa saja yang terkait peristiwa tersebut.

“Irsus ini melakukan pemeriksaan terhadap siapa saja yang terkait, menyangkut masalah peristiwa yang ada di TKP Duren Tiga,” kata Dedi di Mabes Polri, Rabu (3/8) malam dikutip dari Jawa Pos Group.

Baca Juga :  Ada Misteri Brigadir Joshua Kirim Uang Rp 200 Juta, Tiga Hari Setelah Tewas

Dedi menyebutkan, kasus ini masih berproses. Demikian pula dengan Irsus yang terus melakukan pemeriksaan dan pendalaman yang hasilnya akan disampaikan kepada masyarakat luas melalui media.

“Dua tim ini akan bekerja secara marathon, dan Insya Allah sesuai komitmen Pak Kapolri, kasus ini akan diungkap dengan proses pembuktian secara ilmiah. Oleh karenanya saya memohon kepada teman-teman media untuk bersabar,” ujar Dedi seperti dikutip Antara, Kamis (4/8).

Sementara itu, Ketua Tim Penyidik Tim Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi menyebutkan, rangkaian penyelidikan dan penyidikan, sampai hari ini penyidik sudah melakukan pemeriksaan kepada 42 orang saksi, termasuk di dalamnya 11 keluarga Brigadir Yosua, tujuh ajudan Ferdy Sambo dan ahli-ahli dari unsur biologi kimia forensik, metalogi balistik forensik, teknologi informasi forensik, dan kedokteran forenksi.

Baca Juga :  Baku Tembak dengan KKB di Papua, Dua Satgas Nemangkawi Terluka

Penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah barang bukti baik berupa alat komunikasi, rekaman CCTV dan barang bukti lainnya yang ada di TKP, baik yang sudah diperiksa atau diteliti oleh Laboratorium Forensik (Labfor) Polri maupun yang sedang dilakukan pemeriksaan di Labfor.

Kemudian penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Irjen Ferdy Sambo atas kasus pembunuhan yang dilaporkan oleh keluarga Brigadir Yosua pada Kamis (4/8) pukul 10.00 WIB. “(Pemeriksaan) dijadwalkan besok (Kamis) jam 10,” kata Andi.

Sementara itu, dalam kasus ini penyidik belum meminta keterangan atau memeriksa istri Ferdy Sambo berinisial PC dengan alasan belum bisa dilakukan pemeriksaan. “Sampai saat ini untuk Ibu PC masih belum bisa dilakukan pemeriksaan,” kata Andi.






Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru

/