alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Savenoviawidyasari Puncaki Trending Twitter, Ini Kisah yang Beredar

DENPASAR, BALI EXPRESS – Savenoviawidyasari menggema di medsos Twittter dan Instagram sejak Jumat hingga Sabtu (4/12). Novia Widyasari diduga korban pemerkosaan oknum polisi di Mojokerto Jawa Timur. Hingga Sabtu malam (4/12) Savenoviawidyasari masih memuncaki trending topic dengan 90,1 ribu cuitan di linimasa Twitter.

Begitu juga di Instagram, kisah yang bersangkutan menjadi viral dan bahasan netizen. Novia Widyasari, 23, seorang mahasiswi Universitas Brawijaya asal Mojokerto, Jawa Timur ditemukan tewas di dekat makam ayahnya pada Kamis 2 Desember 2021. Diduga ia bunuh diri dengan menenggak racun lantaran depresi setelah diperkosa dan dipaksa aborsi oleh oknum polisi.

Pasca berita kematian Novia, media sosial diramaikan dengan tagar #SAVENOVIAWIDYASARI. Diduga Novia mengakhiri hidupnya karena depresi lantaran diperkosa pacarnya yang berinisial R hingga hamil Akun Twitter @belawsz menceritakan, Novia pernah menelepon temannya berinisial AN. Di sana Novia menceritakan semuanya.

“Dia menceritakan dari awal kejadian dia dibawa ke penginapan oleh R (pacar NW), lalu diberi obat dan dipaksa minum obat itu, setelah itu dia tertidur. Sekitar 4 bulan kejadian ini dia menyadari bahwa dia hamil, dan lgsg lapor ke R” cuit akun @belawsz seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Sabtu (4/12).

Mengetahui hal itu, R membujuk Novia untuk menggugurkan kandungannya, tapi Novia enggan. Akhirnya R hilang kabar dan Novia berinisiatif melaporkan masalah ini ke orang tua R. Orang tua R sempat mengaku akan bertanggung jawab. Namun, kemudian sikap itu berubah, mereka menyatakan enggan menikahkan R dengan NW.

“Sesampainya di rumah korban, orang tua R menyampaikan hal yang sangat berbeda jauh. To the point, “Bu mohon maaf kalau R dan N belum bisa jika secepatnya ke jenjang serius karena posisi R masih punya kakak yang belum menikah, dan R masih awal jadi p*lisi” lanjut cuitnya.

Tak cuma itu, R bahkan mencekokinya dengan obat penggugur kandungan hingga NW harus dirawat di rumah sakit.

Selain itu, saat ia menceritakan masalahnya ke keluarganya, seorang paman yang kerap ia sapa “mas” justru menyalahkan NW. Setiap hari ia memaki NW dan mengancam akan membunuhnya karena dianggap telah mempermalukan keluarga.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan akan mendalami informasi ini. “Belum bisa dipastikan apakah korban mendapatkan tekanan dari temannya, cuman kita akan mendalami fakta baru ini,” jawab Andaru saat dikonfirmasi lenteramojokerto.com pada Jumat 3 Desember 2021.

NW Ditemukan Tewas di Makam Ayah

Kamis 2 Desember pukul 15.30, seorang juru kunci tempat pemakaman umum di Dusun Sugihan, Mojokerto sedang meninjau makam. Betapa terkejutnya ia ketika melihat sebuah tubuh terkapar di dekat makam.

Tubuh tersebut ternyata adalah mayat NW, 23, seorang mahasiswi Universitas Brawijaya Malang. Diduga ia menenggak racun di makam ayahnya untuk mengakhiri hidupnya.

“Sekitar jam 4 (sore). Saya lagi duduk-duduk di sini sepi, terus ke sini dia sudah tergeletak. Seperti minumnya kayak teh. Cuma saya cium itu baunya minta ampun. Jadi ada botol sama sedotan,” ujar juru kunci makam setempat, dikutip Suara.com dari Jatimnet pada Jumat 3 Desember 2021.

Di sekitar jenazah, sang juru kunci juga menemukan ponsel dan botol minuman yang dibungkus plastik berwarna putih.

Sang Juru Kunci mengatakan, Novia Widyasari memang belakangan sering berdiam diri di sekitar makam sang ayah, bahkan kerap sampai tidur di sana.

Novia pernah melakukan percobaan bunuh diri pada Rabu 12 Desember 2021. Namun, usaha itu digagalkan ibu dan keluarganya.

“Tadinya itu sebelumnya sudah mau bunuh diri (Rabu, 1 Desember 2021) terus ketahuan ibunya sama saudaranya. Terus akhirnya dia mencari kesempatan, mau bunuh diri lagi di sini. Tadi siang ada orang jadinya enggak jadi. Lha kok akhirnya kejadian tadi, ibunya enggak ada,” tuturnya

Kapolsek Sooko AKP Shohibul Yakin pun membenarkan peristiwa bunuh diri di wilayahnya.

“Ya, ada laporan warga, ditemukan sudah meninggal. Indikasinya korban depresi hingga bunuh diri. Lokasinya di makam ayahnya,” ujar Shohibul.

Ia pun membenarkan NW diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan meminum racun yang ada di botol air mineral tersebut. Namun, polisi masih harus melakukan identifikasi lebih lanjut untuk mengetahui jenis racun yang dipakai.

“Minumnya racun, cuman racun itu masih didalami oleh Tim Identifikasi, masih diselidiki. Ciri khas keracunannya tidak begitu kelihatan, jadi masih dalam penyelidikan. Hanya airnya berwarna kecoklatan,” ujarnya. 

Kematian Novia Widyasari Rahayu di dekat makam ayahnya akhirnya mendapat atensi langsung dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Dalam akut twitter resminya, @ListyoSigitP dia memastikan kasus tersebut akan diusut tuntas oleh jajarannya.

“Terima kasih informasinya, saat ini permasalahan sedang dalam penanganan Polda Jawa Timur,” kata Sigit melalui akun twitter resminya @ListyoSigitP saat menanggapi laporan dari akun @Ayang_Utriza, Sabtu (4/12).

Tak lupa Kapolri meminta kepada masyarakat agar bersabar menunggu proses penyelidikan. Hasil penyelidikan dipastikan akan disampaikan kepada publik.

“Akan segera disampaikan kepada masyarakat hasilnya. Salam Presisi,” imbuh mantan Kabareskrim Polri itu.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Savenoviawidyasari menggema di medsos Twittter dan Instagram sejak Jumat hingga Sabtu (4/12). Novia Widyasari diduga korban pemerkosaan oknum polisi di Mojokerto Jawa Timur. Hingga Sabtu malam (4/12) Savenoviawidyasari masih memuncaki trending topic dengan 90,1 ribu cuitan di linimasa Twitter.

Begitu juga di Instagram, kisah yang bersangkutan menjadi viral dan bahasan netizen. Novia Widyasari, 23, seorang mahasiswi Universitas Brawijaya asal Mojokerto, Jawa Timur ditemukan tewas di dekat makam ayahnya pada Kamis 2 Desember 2021. Diduga ia bunuh diri dengan menenggak racun lantaran depresi setelah diperkosa dan dipaksa aborsi oleh oknum polisi.

Pasca berita kematian Novia, media sosial diramaikan dengan tagar #SAVENOVIAWIDYASARI. Diduga Novia mengakhiri hidupnya karena depresi lantaran diperkosa pacarnya yang berinisial R hingga hamil Akun Twitter @belawsz menceritakan, Novia pernah menelepon temannya berinisial AN. Di sana Novia menceritakan semuanya.

“Dia menceritakan dari awal kejadian dia dibawa ke penginapan oleh R (pacar NW), lalu diberi obat dan dipaksa minum obat itu, setelah itu dia tertidur. Sekitar 4 bulan kejadian ini dia menyadari bahwa dia hamil, dan lgsg lapor ke R” cuit akun @belawsz seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Sabtu (4/12).

Mengetahui hal itu, R membujuk Novia untuk menggugurkan kandungannya, tapi Novia enggan. Akhirnya R hilang kabar dan Novia berinisiatif melaporkan masalah ini ke orang tua R. Orang tua R sempat mengaku akan bertanggung jawab. Namun, kemudian sikap itu berubah, mereka menyatakan enggan menikahkan R dengan NW.

“Sesampainya di rumah korban, orang tua R menyampaikan hal yang sangat berbeda jauh. To the point, “Bu mohon maaf kalau R dan N belum bisa jika secepatnya ke jenjang serius karena posisi R masih punya kakak yang belum menikah, dan R masih awal jadi p*lisi” lanjut cuitnya.

Tak cuma itu, R bahkan mencekokinya dengan obat penggugur kandungan hingga NW harus dirawat di rumah sakit.

Selain itu, saat ia menceritakan masalahnya ke keluarganya, seorang paman yang kerap ia sapa “mas” justru menyalahkan NW. Setiap hari ia memaki NW dan mengancam akan membunuhnya karena dianggap telah mempermalukan keluarga.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan akan mendalami informasi ini. “Belum bisa dipastikan apakah korban mendapatkan tekanan dari temannya, cuman kita akan mendalami fakta baru ini,” jawab Andaru saat dikonfirmasi lenteramojokerto.com pada Jumat 3 Desember 2021.

NW Ditemukan Tewas di Makam Ayah

Kamis 2 Desember pukul 15.30, seorang juru kunci tempat pemakaman umum di Dusun Sugihan, Mojokerto sedang meninjau makam. Betapa terkejutnya ia ketika melihat sebuah tubuh terkapar di dekat makam.

Tubuh tersebut ternyata adalah mayat NW, 23, seorang mahasiswi Universitas Brawijaya Malang. Diduga ia menenggak racun di makam ayahnya untuk mengakhiri hidupnya.

“Sekitar jam 4 (sore). Saya lagi duduk-duduk di sini sepi, terus ke sini dia sudah tergeletak. Seperti minumnya kayak teh. Cuma saya cium itu baunya minta ampun. Jadi ada botol sama sedotan,” ujar juru kunci makam setempat, dikutip Suara.com dari Jatimnet pada Jumat 3 Desember 2021.

Di sekitar jenazah, sang juru kunci juga menemukan ponsel dan botol minuman yang dibungkus plastik berwarna putih.

Sang Juru Kunci mengatakan, Novia Widyasari memang belakangan sering berdiam diri di sekitar makam sang ayah, bahkan kerap sampai tidur di sana.

Novia pernah melakukan percobaan bunuh diri pada Rabu 12 Desember 2021. Namun, usaha itu digagalkan ibu dan keluarganya.

“Tadinya itu sebelumnya sudah mau bunuh diri (Rabu, 1 Desember 2021) terus ketahuan ibunya sama saudaranya. Terus akhirnya dia mencari kesempatan, mau bunuh diri lagi di sini. Tadi siang ada orang jadinya enggak jadi. Lha kok akhirnya kejadian tadi, ibunya enggak ada,” tuturnya

Kapolsek Sooko AKP Shohibul Yakin pun membenarkan peristiwa bunuh diri di wilayahnya.

“Ya, ada laporan warga, ditemukan sudah meninggal. Indikasinya korban depresi hingga bunuh diri. Lokasinya di makam ayahnya,” ujar Shohibul.

Ia pun membenarkan NW diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan meminum racun yang ada di botol air mineral tersebut. Namun, polisi masih harus melakukan identifikasi lebih lanjut untuk mengetahui jenis racun yang dipakai.

“Minumnya racun, cuman racun itu masih didalami oleh Tim Identifikasi, masih diselidiki. Ciri khas keracunannya tidak begitu kelihatan, jadi masih dalam penyelidikan. Hanya airnya berwarna kecoklatan,” ujarnya. 

Kematian Novia Widyasari Rahayu di dekat makam ayahnya akhirnya mendapat atensi langsung dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Dalam akut twitter resminya, @ListyoSigitP dia memastikan kasus tersebut akan diusut tuntas oleh jajarannya.

“Terima kasih informasinya, saat ini permasalahan sedang dalam penanganan Polda Jawa Timur,” kata Sigit melalui akun twitter resminya @ListyoSigitP saat menanggapi laporan dari akun @Ayang_Utriza, Sabtu (4/12).

Tak lupa Kapolri meminta kepada masyarakat agar bersabar menunggu proses penyelidikan. Hasil penyelidikan dipastikan akan disampaikan kepada publik.

“Akan segera disampaikan kepada masyarakat hasilnya. Salam Presisi,” imbuh mantan Kabareskrim Polri itu.


Most Read

Artikel Terbaru

/