alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Kapolri Sebut 25 Polisi Diperiksa, 4 Orang Hilangkan Barang Bukti

JAKARTA, BALI EXPRESS – Kasus kematian Brigadir J kini menemui babak baru.  Kapolri Jenderal Lisityo Sigit Prabowo menyatakan telah menangkap pelaku pencuri CCTV rumah Ferdy Sambo. CCTV tersebut merupakan salah satu alat bukti terkait dengan baku tembak Brigadir Joshua dengan Bharada Eliezer.

Kapolri mengatakan, akan memeriksa lebih lanjut pelaku pencuri CCTV di pos satpam perumahan Ferdy Sambo itu. Namun, Listyo tidak menyebutkan identitas sosok pelaku pencuri CCTV di rumah mantan Kadiv Propam Irjen Pol. Ferdy Sambo tersebut.

“Ada CCTV rusak yang diambil pada saat di (pos) satpam. Pelaku sudah kami tahan,” kata Listyo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8).

Baca Juga :  Jenazah Brigadir Polisi Yoshua Diangkat dari Liang Kubur

Listyo memastikan akan melakukan pendalaman pemeriksaan kepada pelaku pencuri CCTV rumah Ferdy Sambo.

“Nanti akan diputuskan. Jelas pemeriksaan masih berlanjut. Namun demikian, sudah didapatkan siapa melakukan, siapa yang mengambil, siapa menyimpan,” ujarnya.

Ia mengatakan, semua pemeriksaan sudah selesai. Pihaknya akan membuka secara terang-benderang terkait penghilangan alat bukti tersebut.

“Semuanya nanti akan kami buka pada saat prosesnya tuntas. Tapi yang jelas, kami tentunya akan mengambil langkah-langkah secara cepat,” tuturnya.

Kapolri juga menyebutkan telah menahan empat anggota polisi yang diduga menghilangkan alat bukti tewasnya Brigadir Joshua.

Empat polisi tersebut ditahan di tempat khusus, selama 30 hari kedepan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, Listyo tidak menyebutkan lebih detail identitas empat polisi tersebut. Ia hanya menyebutkan empat personel polisi tersebut merupakan bagian dari 25 anggota polisi yang diperiksa.

Baca Juga :  Terkait Surat Satu Jalur, Bawaslu Periksa Prajuru Desa Pakraman Badung

“Malam ini ada 4 orang yang kami tempatkan di tempat khusus selama 30 hari,” kata dia.

Listyo juga tak menjelaskan secara detail tempat penahanan empat personel polisi tersebut. Ia mengatakan, akan memeriksa lebih lanjut terkait dengan empat anggota polisi yang diduga menghilangkan alat bukti kematian Brigadir Joshua.






Reporter: Wiwin Meliana

JAKARTA, BALI EXPRESS – Kasus kematian Brigadir J kini menemui babak baru.  Kapolri Jenderal Lisityo Sigit Prabowo menyatakan telah menangkap pelaku pencuri CCTV rumah Ferdy Sambo. CCTV tersebut merupakan salah satu alat bukti terkait dengan baku tembak Brigadir Joshua dengan Bharada Eliezer.

Kapolri mengatakan, akan memeriksa lebih lanjut pelaku pencuri CCTV di pos satpam perumahan Ferdy Sambo itu. Namun, Listyo tidak menyebutkan identitas sosok pelaku pencuri CCTV di rumah mantan Kadiv Propam Irjen Pol. Ferdy Sambo tersebut.

“Ada CCTV rusak yang diambil pada saat di (pos) satpam. Pelaku sudah kami tahan,” kata Listyo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8).

Baca Juga :  Pasokan Langka, Indonesia Sudah Amankan 185 Juta Dosis Vaksin 

Listyo memastikan akan melakukan pendalaman pemeriksaan kepada pelaku pencuri CCTV rumah Ferdy Sambo.

“Nanti akan diputuskan. Jelas pemeriksaan masih berlanjut. Namun demikian, sudah didapatkan siapa melakukan, siapa yang mengambil, siapa menyimpan,” ujarnya.

Ia mengatakan, semua pemeriksaan sudah selesai. Pihaknya akan membuka secara terang-benderang terkait penghilangan alat bukti tersebut.

“Semuanya nanti akan kami buka pada saat prosesnya tuntas. Tapi yang jelas, kami tentunya akan mengambil langkah-langkah secara cepat,” tuturnya.

Kapolri juga menyebutkan telah menahan empat anggota polisi yang diduga menghilangkan alat bukti tewasnya Brigadir Joshua.

Empat polisi tersebut ditahan di tempat khusus, selama 30 hari kedepan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, Listyo tidak menyebutkan lebih detail identitas empat polisi tersebut. Ia hanya menyebutkan empat personel polisi tersebut merupakan bagian dari 25 anggota polisi yang diperiksa.

Baca Juga :  CATAT! Kemendagri Sebut Urus Adminduk Tak Perlu Sertifikat Vaksinasi

“Malam ini ada 4 orang yang kami tempatkan di tempat khusus selama 30 hari,” kata dia.

Listyo juga tak menjelaskan secara detail tempat penahanan empat personel polisi tersebut. Ia mengatakan, akan memeriksa lebih lanjut terkait dengan empat anggota polisi yang diduga menghilangkan alat bukti kematian Brigadir Joshua.






Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru

/