alexametrics
25.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Sasar Daerah Pelosok, Tanggerang Hadirkan Mobil Vaksin Keliling

TANGERANG,BALI EXPRESS – Percepatan proses vaksinasi saat ini menjadi fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten. Untuk mewujudkan itu, Pemkab Tangerang menghadirkan mobil khusus pelayanan vaksinasi COVID-19 untuk menjangkau warga yang tinggal di daerah pelosok. Harapannya proses percepatan kekebalan kelompok dapat segera tercapai.

“Sekarang kami coba usahakan untuk mempercepat proses vaksinasi di Kecamatan Kelapa Dua. Salah satunya dengan mobil vaksin keliling, Insya Allah nanti akan ada 3 lagi yang dipersiapkan sebagai mobil vaksinasi,” ujar Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Jumat (6/8).

Nantinya lanjut Zaki Iskandar, mobil vaksinasi COVID-19 ini dilengkapi dengan alat-alat penunjang pelayanan vaksinasi. Nantinya, dalam sistem pelayanan dari mobil vaksin tersebut adalah jemput bola. Sehingga, nanti bisa berpindah-pindah tempat atau di sekretariat RT dan RW. Kapasitas satu unit mobil vaksin ini lanjutnya bisa melayani 200 hingga 300 orang.

“Nanti akan ditambah 3 unit lagi untuk dioperasikan ke daerah atau ke pelosok desa. Dengan begitu nanti bisa mempermudah dan menjangkau masyarakat di lingkungan RT maupun RW terutama di kecamatan yang masuk zona merah,” paparnya usai meninjau proses vaksinasi melalui layanan mobil vaksin di RW 14 Perumahan Islamic, Kecamatan Kepala Dua, Tangerang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang Desiriana Dinardiani menambahkan tujuan menghadirkan mobil vaksin ini untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang belum divaksin. Karena selama ini vaksinasi dilakukan hanya di Puskesmas, rumah sakit (RS) dan di beberapa sentra vaksin yang disediakan oleh pemerintah setempat.

” Kami berinisiatif untuk melakukan jemput bola, jadi kami yang mendekatkan diri kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi pada masyarakat, khususnya di desa,” terangnya.

Desiriani berharap program vaksinasi keliling ini bisa berjalan lancar dan efektif, sehingga yang tadinya masyarakat tidak mau divaksin karena alasan lokasinya yang jauh, sekarang bisa langsung datang melayani. (ant)


TANGERANG,BALI EXPRESS – Percepatan proses vaksinasi saat ini menjadi fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten. Untuk mewujudkan itu, Pemkab Tangerang menghadirkan mobil khusus pelayanan vaksinasi COVID-19 untuk menjangkau warga yang tinggal di daerah pelosok. Harapannya proses percepatan kekebalan kelompok dapat segera tercapai.

“Sekarang kami coba usahakan untuk mempercepat proses vaksinasi di Kecamatan Kelapa Dua. Salah satunya dengan mobil vaksin keliling, Insya Allah nanti akan ada 3 lagi yang dipersiapkan sebagai mobil vaksinasi,” ujar Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Jumat (6/8).

Nantinya lanjut Zaki Iskandar, mobil vaksinasi COVID-19 ini dilengkapi dengan alat-alat penunjang pelayanan vaksinasi. Nantinya, dalam sistem pelayanan dari mobil vaksin tersebut adalah jemput bola. Sehingga, nanti bisa berpindah-pindah tempat atau di sekretariat RT dan RW. Kapasitas satu unit mobil vaksin ini lanjutnya bisa melayani 200 hingga 300 orang.

“Nanti akan ditambah 3 unit lagi untuk dioperasikan ke daerah atau ke pelosok desa. Dengan begitu nanti bisa mempermudah dan menjangkau masyarakat di lingkungan RT maupun RW terutama di kecamatan yang masuk zona merah,” paparnya usai meninjau proses vaksinasi melalui layanan mobil vaksin di RW 14 Perumahan Islamic, Kecamatan Kepala Dua, Tangerang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang Desiriana Dinardiani menambahkan tujuan menghadirkan mobil vaksin ini untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang belum divaksin. Karena selama ini vaksinasi dilakukan hanya di Puskesmas, rumah sakit (RS) dan di beberapa sentra vaksin yang disediakan oleh pemerintah setempat.

” Kami berinisiatif untuk melakukan jemput bola, jadi kami yang mendekatkan diri kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi pada masyarakat, khususnya di desa,” terangnya.

Desiriani berharap program vaksinasi keliling ini bisa berjalan lancar dan efektif, sehingga yang tadinya masyarakat tidak mau divaksin karena alasan lokasinya yang jauh, sekarang bisa langsung datang melayani. (ant)


Most Read

Artikel Terbaru

/