29.8 C
Denpasar
Tuesday, December 6, 2022

Bharada E Ungkap Penembakan Brigadir J, Dilakukan Atas Perintah

JAKARTA, BALI EXPRESS – Fakta baru dalam kasus kematian Brigadir J diungkap Bharada E kepada kuasa hukumnya, Deolipa Yumara. Dikatakan Deolipa Yumara, tak ada motif dan alasan bagi Bharada E untuk membunuh Brigadir J. Bahkan alasan kejiwaan membunuh Brigadir J tidak ada dalam diri Bharada E, Minggu (7/8) dalam tayangan di Metro TV.

Deolipa Yumara selaku pengacara Bharada E mengisyaratkan, ada yang memberikan perintah untuk menembak Brigadir Joshua.

“Bisa kita simpulkan tentunya ada perintah. Sudah dikatakan yang bersangkutan kepada kita, siapa yang memberikan perintah,” kata pengacara Deolipa Yumara.

“Tapi demi kepentingan penyelidikan, tidak bisa kita ungkap ke public. Biarkan penyidik bekerja untuk mengungkap semuanya yang terlibat,” kata Deolipa Yumara menambahkan.

Baca Juga :  Kamaruddin Ungkap Isi HP Brigadir J telah Dihapus

Lebih lanjut, Bharada juga menceritakan ada orang lain yang terlibat dalam tewasnya Brigadir J. Nama-nama yang terlibat dalam kasus kematian Brigadir J disebut telah disampaikan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Nama-nama siapa yang terlibat juga sudah disampaikan kepada kami. Tentu tidak bisa kami sampaikan demi kepentingan penyelidikan,” kata Deolipa Yumara.

Sementara Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengungkapkan analisa terbaru perihal tewasnya Brigadir J. Komnas HAM menegaskan, penetapan Bharada E sebagai tersangka belum tentu sepenuhnya terkonfirmasi sebagai pelaku. Hal ini yang akan didalami lagi oleh Komnas HAM berdasarkan bukti-bukti.

“Saya bilang belum tentu Richard (Bharada E) itu pelakunya. Jadi sementara itu dia ditetapkan sebagai tersangka atas pengakuannya,” ujar Taufan kepada wartawan, Sabtu 6 Agustus 2022.

Baca Juga :  Tak Tuntaskan Kasus Brigadir J, Kapolda Metro Jaya Didesak Mundur





Reporter: Wiwin Meliana

JAKARTA, BALI EXPRESS – Fakta baru dalam kasus kematian Brigadir J diungkap Bharada E kepada kuasa hukumnya, Deolipa Yumara. Dikatakan Deolipa Yumara, tak ada motif dan alasan bagi Bharada E untuk membunuh Brigadir J. Bahkan alasan kejiwaan membunuh Brigadir J tidak ada dalam diri Bharada E, Minggu (7/8) dalam tayangan di Metro TV.

Deolipa Yumara selaku pengacara Bharada E mengisyaratkan, ada yang memberikan perintah untuk menembak Brigadir Joshua.

“Bisa kita simpulkan tentunya ada perintah. Sudah dikatakan yang bersangkutan kepada kita, siapa yang memberikan perintah,” kata pengacara Deolipa Yumara.

“Tapi demi kepentingan penyelidikan, tidak bisa kita ungkap ke public. Biarkan penyidik bekerja untuk mengungkap semuanya yang terlibat,” kata Deolipa Yumara menambahkan.

Baca Juga :  Beri Dukungan, Fans Bharada E Datang ke Persidangan

Lebih lanjut, Bharada juga menceritakan ada orang lain yang terlibat dalam tewasnya Brigadir J. Nama-nama yang terlibat dalam kasus kematian Brigadir J disebut telah disampaikan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Nama-nama siapa yang terlibat juga sudah disampaikan kepada kami. Tentu tidak bisa kami sampaikan demi kepentingan penyelidikan,” kata Deolipa Yumara.

Sementara Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengungkapkan analisa terbaru perihal tewasnya Brigadir J. Komnas HAM menegaskan, penetapan Bharada E sebagai tersangka belum tentu sepenuhnya terkonfirmasi sebagai pelaku. Hal ini yang akan didalami lagi oleh Komnas HAM berdasarkan bukti-bukti.

“Saya bilang belum tentu Richard (Bharada E) itu pelakunya. Jadi sementara itu dia ditetapkan sebagai tersangka atas pengakuannya,” ujar Taufan kepada wartawan, Sabtu 6 Agustus 2022.

Baca Juga :  Polri Tarik Kasus Brigadir Yoshua dari Polda Metro Jaya ke Bareskrim





Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru

/