26.5 C
Denpasar
Tuesday, February 7, 2023

Irjen Ferdy Sambo “Ditahan”, Ditempatkan di Korps Brimob Polri

 

Hal tersebut diungkapkan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (6/8).

“Irjen FS diduga melakukan pelanggaran menyangkut masalah ketidakprofesionalan di dalam olah TKP. Oleh karenanya, pada malam hari ini yang bersangkutan langsung ditempatkan di tempat khusus di Korps Brimob Polri,” ucap Dedi lagi.

Irjen Dedi mencontohkan ketidakprofesionalan Ferdy Sambo dalam olah TKP kematian Brigadir Joshua. Salah satunya perihal CCTV yang disorot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Dalam pelaksanaan olah TKP seperti Pak Kapolri sampaikan, terjadi pengambilan CCTV dan lain sebagainya,” ucap Dedi dikutip dari Pojoksatu.

Menurut Irjen Dedi, apa yang dilakukan Brimob atau Timsus Polri ini bukanlah penangkapan terhadap Irjen Ferdy Sambo.

“Iya betul, jadi tidak ada itu (penangkapan),” kata juru bicara Polri ini.

Sementara itu, Deolipa Yumara, kuasa hukum Bharada Eliezer alias Bharada E, menyatakan, kliennya akan mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC).

Bharada Eliezer siap menjadi JC dalam kasus tewasnya Brigadir Joshua Hutabarat alias Brigadir Joshua.

“Tentunya kami melihat ini penting untuk dilindungi, karena merupakan saksi kunci walaupun tersangka, sehingga kami sepakat ajukan diri yang bersangkutan (Bharada E) sebagai justice collaborator,” kata Deolipa di gedung Bareskrim Polri, Sabtu (6/8).

Deolipa menyebut Bharada Eliezer juga akan meminta perlindungan hukum LPSK. Pihak Bharada Eliezer akan mendatangi LPSK, Senin (8/8). Dia melihat Bharada Eliezer dapat menjadi saksi kunci dalam kasus tewasnya Brigadir Joshua dan keterangan Bharada Eliezer ini akan membuat terang peristiwa ini.






Reporter: Wiwin Meliana

 

Hal tersebut diungkapkan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (6/8).

“Irjen FS diduga melakukan pelanggaran menyangkut masalah ketidakprofesionalan di dalam olah TKP. Oleh karenanya, pada malam hari ini yang bersangkutan langsung ditempatkan di tempat khusus di Korps Brimob Polri,” ucap Dedi lagi.

Irjen Dedi mencontohkan ketidakprofesionalan Ferdy Sambo dalam olah TKP kematian Brigadir Joshua. Salah satunya perihal CCTV yang disorot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Dalam pelaksanaan olah TKP seperti Pak Kapolri sampaikan, terjadi pengambilan CCTV dan lain sebagainya,” ucap Dedi dikutip dari Pojoksatu.

Menurut Irjen Dedi, apa yang dilakukan Brimob atau Timsus Polri ini bukanlah penangkapan terhadap Irjen Ferdy Sambo.

“Iya betul, jadi tidak ada itu (penangkapan),” kata juru bicara Polri ini.

Sementara itu, Deolipa Yumara, kuasa hukum Bharada Eliezer alias Bharada E, menyatakan, kliennya akan mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC).

Bharada Eliezer siap menjadi JC dalam kasus tewasnya Brigadir Joshua Hutabarat alias Brigadir Joshua.

“Tentunya kami melihat ini penting untuk dilindungi, karena merupakan saksi kunci walaupun tersangka, sehingga kami sepakat ajukan diri yang bersangkutan (Bharada E) sebagai justice collaborator,” kata Deolipa di gedung Bareskrim Polri, Sabtu (6/8).

Deolipa menyebut Bharada Eliezer juga akan meminta perlindungan hukum LPSK. Pihak Bharada Eliezer akan mendatangi LPSK, Senin (8/8). Dia melihat Bharada Eliezer dapat menjadi saksi kunci dalam kasus tewasnya Brigadir Joshua dan keterangan Bharada Eliezer ini akan membuat terang peristiwa ini.






Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru