alexametrics
30.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Jenazah Penumpang KMP Yunicee Ditemukan Mengapung Tanpa Pelampung

NEGARA, BALI EXPRESS – Seorang nelayan menemukan jenazah mengapung di perairan Kelatakan, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Jumat (9/7). Jarak penemuan jenazah yang diduga sebagai salah satu penumpang KMP Yunicee itu, sekitar 500 meter dari bibir pantai. Saat ditemukan, jenazah dalam kondisi sudah membengkak, tanpa menggunakan pelampung atau jaket keselamatan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Gede Darmada dalam rilisnya, membenarkan informasi penemuan tersebut. Pihaknya mendapat laporan dari Pos SAR Jembrana, bahwa sekitar pukul 08.20 Wita diminta bantuan mengevakuasi jenazah mengapung yang diduga salah satu penumpang KMP Yunicee. 

“Jenazah ditarik sampai di Pantai Kelatakan. Kondisi korban masih berpakaian lengkap dengan celana panjang hitam dan kaos hitam,” ujarnya.

Dari hasil identifikasi oleh Tim Inafis Polres Jembrana, diketahui identitas korban bernama Adi Supanto, 43, beralamat di Lingkungan Krajan, Banyuwangi. Selanjutnya korban dievakuasi menuju RSUD Negara. 

Berdasarkan data person on board (POB) KMP Yunicee, diketahui Adi Supanto merupakan korban yang dilaporkan hilang oleh pihak  keluarga di hari kelima operasi SAR, Sabtu (3/7) lalu. 

“Dari penemuan hari itu, maka dari total POB 77 orang, tercatat korban selamat 51 orang, meninggal dunia 10 orang dan hilang 16 orang,” pungkasnya. 

Dalam proses evakuasi korban turut melibatkan unsur SAR dari Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Polair Polres Jembrana, BPBD Jembrana, Polsek Melaya, Inafis Polres Jembrana, Babinsa Kelatakan, Bhabinkamtibmas Kelatakan, Kelompok Nelayan Mutiara, dan masyarakat setempat. 


NEGARA, BALI EXPRESS – Seorang nelayan menemukan jenazah mengapung di perairan Kelatakan, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Jumat (9/7). Jarak penemuan jenazah yang diduga sebagai salah satu penumpang KMP Yunicee itu, sekitar 500 meter dari bibir pantai. Saat ditemukan, jenazah dalam kondisi sudah membengkak, tanpa menggunakan pelampung atau jaket keselamatan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Gede Darmada dalam rilisnya, membenarkan informasi penemuan tersebut. Pihaknya mendapat laporan dari Pos SAR Jembrana, bahwa sekitar pukul 08.20 Wita diminta bantuan mengevakuasi jenazah mengapung yang diduga salah satu penumpang KMP Yunicee. 

“Jenazah ditarik sampai di Pantai Kelatakan. Kondisi korban masih berpakaian lengkap dengan celana panjang hitam dan kaos hitam,” ujarnya.

Dari hasil identifikasi oleh Tim Inafis Polres Jembrana, diketahui identitas korban bernama Adi Supanto, 43, beralamat di Lingkungan Krajan, Banyuwangi. Selanjutnya korban dievakuasi menuju RSUD Negara. 

Berdasarkan data person on board (POB) KMP Yunicee, diketahui Adi Supanto merupakan korban yang dilaporkan hilang oleh pihak  keluarga di hari kelima operasi SAR, Sabtu (3/7) lalu. 

“Dari penemuan hari itu, maka dari total POB 77 orang, tercatat korban selamat 51 orang, meninggal dunia 10 orang dan hilang 16 orang,” pungkasnya. 

Dalam proses evakuasi korban turut melibatkan unsur SAR dari Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Polair Polres Jembrana, BPBD Jembrana, Polsek Melaya, Inafis Polres Jembrana, Babinsa Kelatakan, Bhabinkamtibmas Kelatakan, Kelompok Nelayan Mutiara, dan masyarakat setempat. 


Most Read

Artikel Terbaru

/