alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Belum Total Kembali, Sidak Penduduk Pendatang di Legian Nihil

BADUNG, BALI EXPRESS -Menindaklanjuti  surat dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dua desa/kelurahan di Kabupaten Badung telah melaksanakan sidak penduduk pendatang (duktang). Hal ini dilakukan untuk menganntisipasi kerawanan situasi Ketentraman dan Ketertiban Umum  (Trantibum). Operasi penertiban administrasi kependudukan pun dijalankan dengan menyasar kantong-kantong duktang.

Lurah Legian Ni Putu Eka Martini mengatakan, sidak yang telah dilaksanakan menyasar kepada 150 duktang. Sidak tersebut pun dilaksanakan sejak pukul 05.30 hingga 07.00 Wita.

“Kami di Kelurahan Legian melaksanakan sidak di seputaran Jalan Nakula Lingkungan Legian Kaja, Jalan Kausalya Lingkungan Legian Tengah, dan Jalan Dewi Sri VIII Lingkungan Legian Kelod,” ujar Eka Martini saat dikonfirmasi Kamis (12/5).

Menurutnya, hasil sidak masih terbilang nihil, lantaran seluruh duktang telah mengantongi administrasi kependudukan secara lengkap. “Jadi hasilnya masih nihil. Banyak duktang sepertinya memang tidak mudik. Tapi memang ada juga yang masih belum kembali,” ungkapnya.

Selain Kelurahan Legian, kegiatan serupa juga telah dilakukan oleh pihak Desa Kutuh. Bahkan sidak tersebut telah dilaksanakan Rabu (11/5).

Sasarannya pada saat itu adalah wilayah perumahan Beranda Bukit, yang notabene merupakan area perumahan terbesar di wilayah Desa Kutuh. Namun sayangnya, Perbekel Desa Kutuh Wayan Mudana belum bisa dihubungi.

Sementara Kasatpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara membenarkan bahwa saat ini sudah ada dua wilayah desa/kelurahan yang telah melakukan kegiatan sidak duktang. Pihaknya mengaku kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindaklanjut terhadap surat Nomor 338/393/SATPOLPP yang telah dilayangkan pihaknya kepada Perbekel/Lurah/Kasat Linmas se-Kabupaten Badung tertanggal 9 Mei 2022 lalu.

“Dari laporan, yang pasti angka duktang terbilang masih landai. Karena biasanya setelah Lebaran Ketupat duktang baru akan datang ke Bali. Semua yang dicek memiliki identitas lengkap,” terang Suryanegara, seraya menyatakan diperkirakan ribuan duktang akan tiba di Bali beberapa hari kedepan.

Lebih lanjut birokrat asal Denpasar ini menambahkan, kepemilikan KTP elektronik adalah sasaran dari pelaksanaan sidak. Ketika ada temuan duktang tanpa KTP elektronik, wajib ada surat pernyataan dari penjamin keluarganya. “Tapi andaikata tidak ada identitas dan tidak ada penjamin, maka mereka akan kami pulangkan ke daerah asalnya,” pungkasnya.

 

 

 






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

BADUNG, BALI EXPRESS -Menindaklanjuti  surat dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dua desa/kelurahan di Kabupaten Badung telah melaksanakan sidak penduduk pendatang (duktang). Hal ini dilakukan untuk menganntisipasi kerawanan situasi Ketentraman dan Ketertiban Umum  (Trantibum). Operasi penertiban administrasi kependudukan pun dijalankan dengan menyasar kantong-kantong duktang.

Lurah Legian Ni Putu Eka Martini mengatakan, sidak yang telah dilaksanakan menyasar kepada 150 duktang. Sidak tersebut pun dilaksanakan sejak pukul 05.30 hingga 07.00 Wita.

“Kami di Kelurahan Legian melaksanakan sidak di seputaran Jalan Nakula Lingkungan Legian Kaja, Jalan Kausalya Lingkungan Legian Tengah, dan Jalan Dewi Sri VIII Lingkungan Legian Kelod,” ujar Eka Martini saat dikonfirmasi Kamis (12/5).

Menurutnya, hasil sidak masih terbilang nihil, lantaran seluruh duktang telah mengantongi administrasi kependudukan secara lengkap. “Jadi hasilnya masih nihil. Banyak duktang sepertinya memang tidak mudik. Tapi memang ada juga yang masih belum kembali,” ungkapnya.

Selain Kelurahan Legian, kegiatan serupa juga telah dilakukan oleh pihak Desa Kutuh. Bahkan sidak tersebut telah dilaksanakan Rabu (11/5).

Sasarannya pada saat itu adalah wilayah perumahan Beranda Bukit, yang notabene merupakan area perumahan terbesar di wilayah Desa Kutuh. Namun sayangnya, Perbekel Desa Kutuh Wayan Mudana belum bisa dihubungi.

Sementara Kasatpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara membenarkan bahwa saat ini sudah ada dua wilayah desa/kelurahan yang telah melakukan kegiatan sidak duktang. Pihaknya mengaku kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindaklanjut terhadap surat Nomor 338/393/SATPOLPP yang telah dilayangkan pihaknya kepada Perbekel/Lurah/Kasat Linmas se-Kabupaten Badung tertanggal 9 Mei 2022 lalu.

“Dari laporan, yang pasti angka duktang terbilang masih landai. Karena biasanya setelah Lebaran Ketupat duktang baru akan datang ke Bali. Semua yang dicek memiliki identitas lengkap,” terang Suryanegara, seraya menyatakan diperkirakan ribuan duktang akan tiba di Bali beberapa hari kedepan.

Lebih lanjut birokrat asal Denpasar ini menambahkan, kepemilikan KTP elektronik adalah sasaran dari pelaksanaan sidak. Ketika ada temuan duktang tanpa KTP elektronik, wajib ada surat pernyataan dari penjamin keluarganya. “Tapi andaikata tidak ada identitas dan tidak ada penjamin, maka mereka akan kami pulangkan ke daerah asalnya,” pungkasnya.

 

 

 






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

Most Read

Artikel Terbaru

/