alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Viral Makam Upin dan Ipin di Kota Palu, Begini Faktanya!

PALU,BALI EXPRESS- Beredar sebuah video di media sosial terkait keberadaan makam Upin dan Ipin. Isu Upin Ipin kisah nyata dari Indonesia viral di media sosial, diawali dari TikTok. Sebuah unggahan makam saudara kembar di Kota Palu, Sulawesi Tengah, kemudian berkembang menjadi beragam narasi.

Bahkan disebutkan bahwa Upin dan Ipin telah meninggal tahun 1995 dan 1996. Hal itu menjadi jawaban mengapa kedua adik kakak kembar itu tidak dewasa. Namun, rupanya cerita  itu hanya karangan belaka. Meski tak sedikit yang akhirnya terpancing dan mempercanyai.

Pembuat dan produser cerita Upin dan Ipin, Les Copaque sampai angkat bicara. Mereka menegaskan bahwa tokoh di serial kartun itu sebatas khalayan dan tidak terkait dengan siapapun yang masih hidup, maupun telah meninggal dunia.

“Upin dan Ipin adalah rekaan semata-mata dan ditulis sepenuhnya oleh Les’ Copaque Production,” demikian keterangan tertulis itu.

Ditegaskan pula bahwa nama, tokoh dan peristiwa, tidak diambil atau diinpirasi dari kisah siapa pun yang masih hidup maupun yang telah tiada.

“Ide asal cerita Upin dan Ipin adalah dari Hajah Ainon yang juga pelakon suara Opah. Setiap cerita yang ditulis bukan sahaja mudah difahami tetapi juga sarat dengan mesej yang bermanfaat,” demikian keterangan Les Copoque.

Sementara itu, dari pantauan Radar Sulteng di lokasi, makam Upin Ipin berada di Kelurahan Layanan, Kota Palu. Tertulis di nisan, keduanya meninggal dunia tahun 1995 dan 1996.

Ayah kedua almarhum tersebut adalah Hikma. Dia menyebut, kedua makan itu, baru diberi nama pada tahun 2016. Dia pun tak menyangka bakal viral seperti sekarang ini. Padahal, tak ada alasan khusus memberi nama demikian.

“Kalau yang kakak (Upin) 2 minggu pas dilahirkan meninggal tahun di 1995, yang kedua (Ipin) umur tiga hari dia meninggal di tahun 1996,” katanya.

Lantas, mengapa diberi nama Upin dan Ipin? Hikma menyebut, kedua anaknya itu meninggal dan belum sempat diberi nama. Nama Upin dan Ipin yang dituliskan pada nisan, ternyata pemberian dari anak bungsunya, yakni Gisman yang memang terinspirasi dari serial kartun Upin dan Ipin asal Negeri Jiran.

“Jadi pas kita mau buat nisan ditanya sama yang cetak nisan, namanya siapa? Jadi spontan saya sebut Upin dan Ipin. Maka jadilah nisan dengan nama Upin dan Ipin,” ungkapnya






Reporter: Wiwin Meliana

PALU,BALI EXPRESS- Beredar sebuah video di media sosial terkait keberadaan makam Upin dan Ipin. Isu Upin Ipin kisah nyata dari Indonesia viral di media sosial, diawali dari TikTok. Sebuah unggahan makam saudara kembar di Kota Palu, Sulawesi Tengah, kemudian berkembang menjadi beragam narasi.

Bahkan disebutkan bahwa Upin dan Ipin telah meninggal tahun 1995 dan 1996. Hal itu menjadi jawaban mengapa kedua adik kakak kembar itu tidak dewasa. Namun, rupanya cerita  itu hanya karangan belaka. Meski tak sedikit yang akhirnya terpancing dan mempercanyai.

Pembuat dan produser cerita Upin dan Ipin, Les Copaque sampai angkat bicara. Mereka menegaskan bahwa tokoh di serial kartun itu sebatas khalayan dan tidak terkait dengan siapapun yang masih hidup, maupun telah meninggal dunia.

“Upin dan Ipin adalah rekaan semata-mata dan ditulis sepenuhnya oleh Les’ Copaque Production,” demikian keterangan tertulis itu.

Ditegaskan pula bahwa nama, tokoh dan peristiwa, tidak diambil atau diinpirasi dari kisah siapa pun yang masih hidup maupun yang telah tiada.

“Ide asal cerita Upin dan Ipin adalah dari Hajah Ainon yang juga pelakon suara Opah. Setiap cerita yang ditulis bukan sahaja mudah difahami tetapi juga sarat dengan mesej yang bermanfaat,” demikian keterangan Les Copoque.

Sementara itu, dari pantauan Radar Sulteng di lokasi, makam Upin Ipin berada di Kelurahan Layanan, Kota Palu. Tertulis di nisan, keduanya meninggal dunia tahun 1995 dan 1996.

Ayah kedua almarhum tersebut adalah Hikma. Dia menyebut, kedua makan itu, baru diberi nama pada tahun 2016. Dia pun tak menyangka bakal viral seperti sekarang ini. Padahal, tak ada alasan khusus memberi nama demikian.

“Kalau yang kakak (Upin) 2 minggu pas dilahirkan meninggal tahun di 1995, yang kedua (Ipin) umur tiga hari dia meninggal di tahun 1996,” katanya.

Lantas, mengapa diberi nama Upin dan Ipin? Hikma menyebut, kedua anaknya itu meninggal dan belum sempat diberi nama. Nama Upin dan Ipin yang dituliskan pada nisan, ternyata pemberian dari anak bungsunya, yakni Gisman yang memang terinspirasi dari serial kartun Upin dan Ipin asal Negeri Jiran.

“Jadi pas kita mau buat nisan ditanya sama yang cetak nisan, namanya siapa? Jadi spontan saya sebut Upin dan Ipin. Maka jadilah nisan dengan nama Upin dan Ipin,” ungkapnya






Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru

/