Rabu, 01 Dec 2021
Bali Express
Home / Nasional
icon featured
Nasional

Jokowi Sebut Ekonomi Syariah Peringkat 4 Dunia 

22 Oktober 2021, 14: 27: 00 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Jokowi Sebut Ekonomi Syariah Peringkat 4 Dunia 

SANTRI : Presiden Joko Widodo dalam Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021 dan Peluncuran Logo Baru Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Istana Negara, Jakarta, Jumat (22/10). (Antara/Indra Arief/Tangkapan Layar.)

Share this      

JAKARTA, BALI EXPRESS - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sektor ekonomi syariah Indonesia terus bertumbuh hingga sudah mencapai peringkat empat dunia pada 2020, namun segenap bangsa jangan langsung berpuas diri.

Presiden Jokowi menyebutkan Indonesia masih memerlukan upaya sinergis antara seluruh pemangku kepentingan agar ekonomi syariah dapat bertumbuh lebih pesat lagi di negara berpopulasi muslim terbesar di dunia ini.

“Dan itulah peran penting yang harus dimainkan oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES),” kata Presiden Jokowi dalam Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021 dan Peluncuran Logo Baru Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Istana Negara, Jakarta, Jumat (22/10) 

Baca juga: Pemerintah Turunkan PPKM Jakarta Jadi Level 2, Surabaya Level 1

Presiden mengutip data The State of Global Islamic Economy Indicator Report, yang menyebutkan sektor ekonomi syariah Indonesia telah berada di peringkat empat dunia pada 2020, dari peringkat 10 besar dunia pada 2018, dan peringkat 15 pada 2019.

"Seperti disampaikan Bapak Wakil Presiden, di 2020 ekonomi syariah Indonesia sudah berada di peringkat empat dunia. Naik naik naik terus. Namun kita tak boleh berpuas diri,” ujarnya.

Jokowi menekankan Indonesia harus menjadi pusat gravitasi ekonomi syariah dunia. Artinya, Indonesia harus menjadi pemain utama dalam ekonomi syariah dan industri halal dunia.

“Saya menaruh harapan besar kepada Masyarakat Ekonomi Syariah untuk menjadi jembatan seluruh pemangku kepentingan ekonomi syariah, untuk membangun ekosistem keuangan syariah di Indonesia, untuk membantu ekonomi inklusif yang memberdayakan dan mampu bertahan menghadapi berbagai macam krisis,” jelas Presiden Jokowi.

Turut hadir dalam peringatan Hari Santri Nasional dan peluncuran logo baru MES, yakni Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan para petinggi MES serta pejabat terkait. (ant)

.

(bx/rin/rin/JPR)


Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia