28.7 C
Denpasar
Friday, December 9, 2022

Bocah SD Koma Usai Dikeroyok Kakak Kelas

JAWA TIMUR, BALI EXPRESS- Kasus bullying kembali terjadi di dunia pendidikan. kali ini dialami oleh Marcello Widy Febrian (7), bocah kelas 2 SD di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bahkan korban  mengalami koma usai dikeroyok kakak kelasnya.

Peristiwa ini viral di media sosial setelah akun Instagram @infomalangan mengunggah video yang memperlihatkan seorang bocah yang terbaring dengan alat bantu pernapasan, Rabu (23/11).

Bocah itu terlihat lemas dan dalam kondisi sakit. Nampak juga terlihat perekam video itu tengah memegang dan mengelus-elus tangan bocah yang tertidur di sebuah ranjang rumah sakit.

Pada unggahan itu dijelaskan bahwa Marcello, bocah berusia tujuh tahun asal Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang itu disebut mengalami koma usai dikeroyok oleh kakak kelasnya.

Baca Juga :  Jokowi Jajal Infrastruktur MotoGP 2022 di Mandalika Lombok

Orang tua dari bocah tersebut telah melaporkan peristiwa ini ke polisi. Kasi Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik, mengatakan, laporan telah diterima hari Rabu (23/11).

“Dari pihak penyidik sudah melakukan pemeriksaan ke pihak sekolah, dan juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh anak yang diduga melakukan penganiayaan tersebut,” katanya.






Reporter: Wiwin Meliana

JAWA TIMUR, BALI EXPRESS- Kasus bullying kembali terjadi di dunia pendidikan. kali ini dialami oleh Marcello Widy Febrian (7), bocah kelas 2 SD di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bahkan korban  mengalami koma usai dikeroyok kakak kelasnya.

Peristiwa ini viral di media sosial setelah akun Instagram @infomalangan mengunggah video yang memperlihatkan seorang bocah yang terbaring dengan alat bantu pernapasan, Rabu (23/11).

Bocah itu terlihat lemas dan dalam kondisi sakit. Nampak juga terlihat perekam video itu tengah memegang dan mengelus-elus tangan bocah yang tertidur di sebuah ranjang rumah sakit.

Pada unggahan itu dijelaskan bahwa Marcello, bocah berusia tujuh tahun asal Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang itu disebut mengalami koma usai dikeroyok oleh kakak kelasnya.

Baca Juga :  Pelawak Jimmy Gideon Tutup Usia

Orang tua dari bocah tersebut telah melaporkan peristiwa ini ke polisi. Kasi Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik, mengatakan, laporan telah diterima hari Rabu (23/11).

“Dari pihak penyidik sudah melakukan pemeriksaan ke pihak sekolah, dan juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh anak yang diduga melakukan penganiayaan tersebut,” katanya.






Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru

/