26.5 C
Denpasar
Tuesday, February 7, 2023

Ahmad Sahroni Tantang Kapolri Tunjukkan Keberadaan FS

JAKARTA, BALI EXPRESS – Setelah ditetapkan sebagai tersangka dalang pembunuhan Brigadir Yoshua,  banyak yang mempertanyakan kondisi Irjen Pol. Ferdy Sambo. Mengingat setelah Ferdy Sambo diamankan, tidak pernah lagi terlihat batang hidungnya.

Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) memberikan tantangan ke Kapolri, pada (24/08).

Ahmad Sahroni mewakili publik, menantang Kapolri untuk menunjukkan kebaradaan Ferdy Sambo. “Saya hanya dua, yang pertama tuntutan masyarakat pak Kapolri, seorang tersangka Ferdy Sambo belum dilihatkan ke publik selama di Brimob,” kata Sahroni.

“Yang kedua revolusi mental secara menyeluruh, dari atas dampak ke bawah segera Bapak lakukan untuk kepentingan institusi besar Kepolisian Republik Indonesia,” ujar Ahmad Sahroni.

Kendati dapat desakan, Kapolri meyakini bahwa Ferdy Sambo benar diamankan di tempat khusus. Bahkan Kapolri juga mengungkapkan alasannya mengamankan Ferdy Sambo.

Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, Ferdy Sambo ditempatkan di tempat khusus lantaran bersikeras dengan keterangan awal meski Bharada E sudah membuat pengakuan.

Dipaparkan Kapolri, setelah Bharada E membuat perubahan keterangan, Bharada E minta pengacara baru dan tidak mau dipertemukan dengan Ferdy Sambo.

“Berangkat dari keterangan Saudara Richard, saat itu juga kami meminta salah satu anggota Timsus saat itu, Kadiv Tik untuk menjemput  Saudara FS,” ujar Kapolri saat rapat dengar pendapat di Gedung DPR, Rabu 24 Agustus 2022.

Tak hanya Ferdy Sambo, Kombes Pol. Budhi Herdi yang merupakan mantan Kapolres Jaksel juga ikut menyusul di tempat khusus.

Penempatan tersebut merupakan buntut dari ketidakprofesionalan dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir J.






Reporter: Wiwin Meliana

JAKARTA, BALI EXPRESS – Setelah ditetapkan sebagai tersangka dalang pembunuhan Brigadir Yoshua,  banyak yang mempertanyakan kondisi Irjen Pol. Ferdy Sambo. Mengingat setelah Ferdy Sambo diamankan, tidak pernah lagi terlihat batang hidungnya.

Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) memberikan tantangan ke Kapolri, pada (24/08).

Ahmad Sahroni mewakili publik, menantang Kapolri untuk menunjukkan kebaradaan Ferdy Sambo. “Saya hanya dua, yang pertama tuntutan masyarakat pak Kapolri, seorang tersangka Ferdy Sambo belum dilihatkan ke publik selama di Brimob,” kata Sahroni.

“Yang kedua revolusi mental secara menyeluruh, dari atas dampak ke bawah segera Bapak lakukan untuk kepentingan institusi besar Kepolisian Republik Indonesia,” ujar Ahmad Sahroni.

Kendati dapat desakan, Kapolri meyakini bahwa Ferdy Sambo benar diamankan di tempat khusus. Bahkan Kapolri juga mengungkapkan alasannya mengamankan Ferdy Sambo.

Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, Ferdy Sambo ditempatkan di tempat khusus lantaran bersikeras dengan keterangan awal meski Bharada E sudah membuat pengakuan.

Dipaparkan Kapolri, setelah Bharada E membuat perubahan keterangan, Bharada E minta pengacara baru dan tidak mau dipertemukan dengan Ferdy Sambo.

“Berangkat dari keterangan Saudara Richard, saat itu juga kami meminta salah satu anggota Timsus saat itu, Kadiv Tik untuk menjemput  Saudara FS,” ujar Kapolri saat rapat dengar pendapat di Gedung DPR, Rabu 24 Agustus 2022.

Tak hanya Ferdy Sambo, Kombes Pol. Budhi Herdi yang merupakan mantan Kapolres Jaksel juga ikut menyusul di tempat khusus.

Penempatan tersebut merupakan buntut dari ketidakprofesionalan dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir J.






Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru