Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekolah Dilibatkan Awasi Program Makan Bergizi Gratis, Keluhan MBG Ditindak Ceppat

I
Penulis: I Putu Suyatra❯
MBG (ist)
MBG (ist)

Advertisement

BALIEXPRESS.ID – Pemerintah memperkuat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melibatkan pihak sekolah dalam proses pemantauan pelaksanaan di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas layanan MBG sekaligus mempercepat penanganan berbagai keluhan yang muncul selama program berjalan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, meminta sekolah untuk aktif mengawasi jalannya Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam memastikan makanan yang diberikan kepada siswa sesuai standar gizi, kualitas, dan ketepatan distribusi.

Zulhas juga mengimbau sekolah agar tidak ragu menyampaikan keluhan jika menemukan layanan MBG yang tidak sesuai standar, baik melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun fasilitas pengaduan yang disediakan pemerintah.

Advertisement

“Kami juga mengimbau kalau sekolah-sekolah di mana pun berada, kalau ada yang tidak sesuai bisa menyampaikan keberatan kepada SPPG. Menyampaikan keberatan sekali, dua kali, tiga kali. Pasti di sini ada namanya call center, di kantor saya ada namanya command center. Jadi kita akan cepat untuk menindaklanuti,” kata Zulhas.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa sekolah dilibatkan dalam pengawasan mulai dari kualitas makanan, ketepatan distribusi, hingga pelaporan kendala operasional. Ia menilai sekolah menjadi mitra strategis dalam memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar.

“Sekolah memiliki posisi penting untuk memberikan masukan langsung terkait pelaksanaan program,” ujarnya.

Advertisement

Dadan menambahkan, pemerintah juga membuka jalur pelaporan yang lebih cepat agar setiap aduan terkait MBG dapat segera ditindaklanjuti. Sistem evaluasi berbasis laporan lapangan dinilai mampu meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.

“Kami ingin setiap keluhan ditangani cepat agar kualitas program tetap terjaga,” katanya.

Selain itu, keterlibatan guru dan tenaga kependidikan dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berlangsung tertib dan sesuai kebutuhan siswa. Pengawasan langsung dari lingkungan sekolah diharapkan mampu mendeteksi kendala sejak dini sekaligus mempercepat koordinasi dengan pihak pelaksana.

Partisipasi sekolah juga menjadi sarana evaluasi yang lebih objektif karena pihak pendidik dapat memantau respons siswa terhadap menu makanan, kualitas gizi, hingga ketepatan distribusi harian. Masukan dari sekolah akan menjadi bahan evaluasi berkelanjutan agar program semakin efektif dan tepat sasaran bagi para penerima manfaat.

Advertisement
Editor : I Putu Suyatra

Artikel Terkait

De Gadjah: Dukung Langkah Pemprov Bali Sukseskan MBG, Kritik Tetap Jalan demi Kepentingan Rakyat

De Gadjah: Dukung Langkah Pemprov Bali Sukseskan MBG, Kritik Tetap Jalan demi Kepentingan Rakyat

Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bali, Made Muliawan Arya atau De Gadjah, menyambut baik komitmen Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster dan Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta

Siap Dukung MBG, Koster Persilakan Aset Pemprov Bali Dimanfaatkan

Siap Dukung MBG, Koster Persilakan Aset Pemprov Bali Dimanfaatkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, salah satunya Makan Bergizi Gratis (MBG).

16 Siswa SDN 3 Banjar Jawa Singaraja Alami Gejala Keracunan, 3 Dirawat di Rumah Sakit

16 Siswa SDN 3 Banjar Jawa Singaraja Alami Gejala Keracunan, 3 Dirawat di Rumah Sakit

Sebanyak 16 siswa SD Negeri 3 Banjar Jawa, Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, dilaporkan mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan keracunan massal. Para siswa mengalami keluhan mual, pusing, hingga sakit perut seja

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer