Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengamat Dorong Program Makan Bergizi Gratis Berlanjut untuk Ciptakan Generasi Sehat dan Cerdas

I
Penulis: I Putu Suyatra❯
Pemberian MBG dengan sistem prasmanan di SMKN 4 Bangli oleh SPPG Bangli Bangli Cempaga, Kamis (30/4/2026). (Ist)
Pemberian MBG dengan sistem prasmanan di SMKN 4 Bangli oleh SPPG Bangli Bangli Cempaga, Kamis (30/4/2026). (Ist)

Advertisement

 

BALIEXPRESS.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai perlu terus dilanjutkan sebagai investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Sejumlah pengamat menilai keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis mampu meningkatkan pemenuhan gizi anak, mendukung prestasi belajar, serta menjadi fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Dosen dan peneliti Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM), A.G. Subarsono, mengatakan Program Makan Bergizi Gratis memiliki tujuan strategis dalam meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia. Menurutnya, penyempurnaan kebijakan dan sasaran penerima manfaat perlu terus dilakukan agar pelaksanaan program semakin efektif dan tepat sasaran.

Advertisement

"Secara kebijakan, Program MBG sejatinya memiliki tujuan mulia," ujar Subarsono.

Ia menambahkan, penyempurnaan sasaran penerima akan membuat Program Makan Bergizi Gratis semakin optimal sekaligus membuka peluang peningkatan kualitas menu makanan bergizi bagi anak-anak yang benar-benar membutuhkan.

Pendapat serupa disampaikan pengamat pangan sekaligus dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Katolik Soegijapranata, Dr. Inneke Hantoro. Menurutnya, konsep Program Makan Bergizi Gratis sudah berada pada jalur yang tepat sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM Indonesia melalui pemenuhan gizi yang lebih baik.

Advertisement

Namun, Inneke menilai tantangan utama Program MBG saat ini terletak pada aspek pelaksanaan di lapangan. Karena itu, penguatan standar keamanan pangan, pengawasan distribusi makanan, serta evaluasi secara berkala menjadi faktor penting agar manfaat program dapat dirasakan secara maksimal oleh para peserta didik.

"Program MBG sudah tepat secara konsep, namun pelaksanaannya perlu terus diperkuat, terutama dalam menjamin keamanan pangan," kata Inneke.

Pandangan yang sama disampaikan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng. Ia menyebut Program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi besar untuk mencetak generasi emas Indonesia yang sehat, kuat, produktif, dan memiliki daya saing tinggi.

"MBG bukan sekadar program jangka pendek, melainkan investasi besar dalam pembangunan SDM menuju Indonesia yang lebih maju," ujar Agustina.

Advertisement
Editor : I Putu Suyatra

Artikel Terkait

De Gadjah: Dukung Langkah Pemprov Bali Sukseskan MBG, Kritik Tetap Jalan demi Kepentingan Rakyat

De Gadjah: Dukung Langkah Pemprov Bali Sukseskan MBG, Kritik Tetap Jalan demi Kepentingan Rakyat

Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bali, Made Muliawan Arya atau De Gadjah, menyambut baik komitmen Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster dan Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta

Siap Dukung MBG, Koster Persilakan Aset Pemprov Bali Dimanfaatkan

Siap Dukung MBG, Koster Persilakan Aset Pemprov Bali Dimanfaatkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, salah satunya Makan Bergizi Gratis (MBG).

16 Siswa SDN 3 Banjar Jawa Singaraja Alami Gejala Keracunan, 3 Dirawat di Rumah Sakit

16 Siswa SDN 3 Banjar Jawa Singaraja Alami Gejala Keracunan, 3 Dirawat di Rumah Sakit

Sebanyak 16 siswa SD Negeri 3 Banjar Jawa, Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, dilaporkan mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan keracunan massal. Para siswa mengalami keluhan mual, pusing, hingga sakit perut seja

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer