100 Persen PHDI Provinsi Daftar, Mahasabha XIII Siap Digelar 8–11 Oktober 2026

BALIEXPRESS.ID – Persiapan Mahasabha XIII Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) semakin matang. Hingga 1 Oktober 2026, seluruh 35 PHDI Provinsi di Indonesia atau 100 persen telah mendaftarkan diri sebagai peserta. Capaian ini menjadi sinyal kuat semangat kebersamaan dan persatuan umat Hindu dalam menyukseskan agenda organisasi tertinggi umat Hindu tersebut.
Sekretaris Umum PHDI, IK Budiasa, menyebut partisipasi penuh seluruh PHDI Provinsi sebagai kabar menggembirakan di tengah berbagai dinamika dan tantangan keumatan. Menurutnya, dukungan tersebut penting untuk memperkuat legitimasi serta menjaga marwah PHDI sebagai majelis umat Hindu di Indonesia.
Secara aturan, AD/ART PHDI menetapkan Mahasabha sah apabila didukung minimal dua pertiga PHDI Provinsi. Dengan jumlah 35 provinsi, dukungan 24 PHDI Provinsi sebenarnya sudah memenuhi persyaratan tersebut.
Namun, Mahasabha XIII tidak sekadar mengejar legalitas formal. Keterlibatan seluruh PHDI Provinsi mencerminkan semangat persatuan, kebersamaan, dan rasa memiliki dari seluruh pemangku kepentingan.
Capaian ini juga meningkat dibandingkan Mahasabha XII lima tahun lalu. Saat itu, sebanyak 27 dari 32 PHDI Provinsi atau sekitar 84 persen tercatat memberikan dukungan.
251 PHDI Kabupaten/Kota Sudah Mendaftar Mahasabha XIII
Selain memantau pendaftaran peserta tingkat provinsi, Panitia Mahasabha XIII terus membantu dan memfasilitasi pendaftaran PHDI kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Berdasarkan pembaruan data, jumlah PHDI kabupaten/kota meningkat dari 298 menjadi 303 kepengurusan. Penambahan tersebut berasal dari lima kabupaten yang sebelumnya belum memiliki pengurus PHDI, tetapi kini telah membentuk kepengurusan sah dan memperoleh surat keputusan (SK) dari PHDI provinsi masing-masing.
Lima kepengurusan baru tersebut meliputi:
Kabupaten Batanghari dan Sarolangun, Jambi.
Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Timur, Maluku.
Kabupaten Prabumulih, Sumatera Selatan.
Dari total 303 PHDI kabupaten/kota, sebanyak 251 telah mendaftar sebagai peserta Mahasabha XIII atau mencapai 83 persen.
Dengan mempertimbangkan luasnya wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terluar Nusantara, tingkat partisipasi tersebut dinilai menjadi perkembangan positif dalam persiapan Mahasabha.



