Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Kodam Baru TNI AD Resmi Dibentuk, Ini Daftar Wilayahnya

I
Penulis: I Putu Suyatra❯

Presiden Prabowo Subianto bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan pemeriksaan pasukan saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)


Advertisement

Presiden Prabowo Subianto bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan pemeriksaan pasukan saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) 

BALIEXPRESS.ID – TNI Angkatan Darat (TNI AD) kini memiliki enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru. Pembentukan tersebut resmi ditandai dengan peresmian yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10).

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan pembentukan enam Kodam baru merupakan bagian dari penataan dan penguatan organisasi TNI AD.

Advertisement

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar struktur organisasi TNI AD semakin adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis serta kebutuhan pertahanan di setiap wilayah.

"Agar lebih adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis serta kebutuhan pertahanan di masing-masing wilayah," kata Donny saat dikonfirmasi, Selasa (6/10).

Alasan TNI AD Bentuk 6 Kodam Baru

Advertisement

Donny menjelaskan Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dengan karakter geografis, demografi, kondisi sosial, dan dinamika yang berbeda-beda.

Karena itu, organisasi kewilayahan TNI AD perlu disesuaikan agar rentang kendali menjadi lebih efektif. Dengan demikian, koordinasi di lapangan dapat berlangsung lebih cepat dan respons terhadap perkembangan situasi di setiap wilayah dapat dilakukan secara optimal.

"Karena itu, organisasi kewilayahan juga perlu disesuaikan agar rentang kendali lebih efektif, koordinasi lebih cepat, dan respons terhadap perkembangan situasi di wilayah dapat dilakukan secara optimal," imbuhnya.

Jenderal bintang satu TNI AD itu menegaskan pembentukan Kodam baru bukan sekadar penambahan struktur organisasi.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas TNI AD sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing wilayah.

Advertisement
Editor : I Putu Suyatra
Sumber : Jawa Pos

Artikel Terkait

Kontak Tembak di Nduga, TNI Laporkan Dua Anggota OPM Tewas dan Amankan Uang Rp 88 Juta

Kontak Tembak di Nduga, TNI Laporkan Dua Anggota OPM Tewas dan Amankan Uang Rp 88 Juta

Kontak tembak TNI dan kelompok bersenjata yang disebut OPM terjadi di Nduga, Papua Pegunungan. Dua orang dilaporkan tewas, sejumlah barang dan uang Rp 88 juta diamankan.

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Pri

Kontak Tembak di Maybrat, Tiga Anggota OPM Tewas, Danops Manfret Fatem Teridentifikasi

Kontak Tembak di Maybrat, Tiga Anggota OPM Tewas, Danops Manfret Fatem Teridentifikasi

Kontak tembak antara kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan tim gabungan TNI di Kampung Kamat, Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, menewaskan tiga anggota OPM. Salah satu korban teri

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer