
BALIEXPRESS.ID – TNI Angkatan Darat (TNI AD) kini memiliki enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru. Pembentukan tersebut resmi ditandai dengan peresmian yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10).
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan pembentukan enam Kodam baru merupakan bagian dari penataan dan penguatan organisasi TNI AD.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar struktur organisasi TNI AD semakin adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis serta kebutuhan pertahanan di setiap wilayah.
"Agar lebih adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis serta kebutuhan pertahanan di masing-masing wilayah," kata Donny saat dikonfirmasi, Selasa (6/10).
Alasan TNI AD Bentuk 6 Kodam Baru
Donny menjelaskan Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dengan karakter geografis, demografi, kondisi sosial, dan dinamika yang berbeda-beda.
Karena itu, organisasi kewilayahan TNI AD perlu disesuaikan agar rentang kendali menjadi lebih efektif. Dengan demikian, koordinasi di lapangan dapat berlangsung lebih cepat dan respons terhadap perkembangan situasi di setiap wilayah dapat dilakukan secara optimal.
"Karena itu, organisasi kewilayahan juga perlu disesuaikan agar rentang kendali lebih efektif, koordinasi lebih cepat, dan respons terhadap perkembangan situasi di wilayah dapat dilakukan secara optimal," imbuhnya.
Jenderal bintang satu TNI AD itu menegaskan pembentukan Kodam baru bukan sekadar penambahan struktur organisasi.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas TNI AD sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing wilayah.



