28.8 C
Denpasar
Monday, January 30, 2023

Kamaruddin Sebut Ada Campur Tangan Mafia di Mabes Polri

JAKARTA, BALI EXPRESS – Kamaruddin Simanjuntak menduga ada campur tangan mafia di Mabes Polri yang cukup kuat dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir Joshua. Indikasi itu diendus Kamaruddin setelah hasil otopsi ulang Brigadir Joshua sudah keluar.

Hal itu diungkap Kamaruddin Simanjuntak dalam video yang tayang di kanal Youtube Refly Harun, Sabtu (27/8). Ia menceritakan, dalam otopsi ulang tersebut, keluarga mengutus dua dokter. Dua dokter tersebut ditugaskan untuk mengikuti proses otopsi yang dilakukan di RSUD Sungai Bahar, Jambi. Setelah otopsi ulang rampung, kedua dokter dimaksud langsung memberikan laporan perihal otopsi ulang Brigadir Joshua.

“Hasil kerjanya saya potret, kemudian saya minta notariskan (datanya),” ujar Kamaruddin, dilansir dari PojokSatu.id.

Baca Juga :  Kasus Suap (4) : 4 Kali Datangi Azis, Bawa Kotak dan Tas untuk Uang

Setelah diperiksa Kamaruddin, dua keterangan dari dua dokter itu ternyata hasilnya sama.

“Setelah itu kita pulang ke Jakarta. Saya antar (2 data dari dokter) ke Bareskrim,” terangnya.

Nah, saat di Bareskrim itulah Kamaruddin menilai mulai ada kejanggalan.

“Penyidiknya terima ini bukti. Setelah diterima, entah dibawa kemana, saya tidak ngerti,” ujarnya.

Namun kemudian penyidik itu kembali bersama perwira menengah dan menyatakan hasil otopsi ulang itu tak bisa diterima.

“Pulang-pulang bawa teman perwira menengah. ‘Bang, buktinya ditolak, bang. Karena yang diterima bukti dari dokter forensik’,” beber Kamarddin menirukan penyidik.

Hal itulah yang membuat Kamaruddin mengaku heran. Semestinya, data dari dua dokter utusan keluarga Brigadir Joshua juga diakui. Karena data dua dokter tersebut ditolak, Kamaruddin yakin hasil visum mengikuti hasil otopsi pertama.

Baca Juga :  Sekda Alit Wiradana Dampingi Jokowi Cek Lokasi G20 di Tahura Ngurah Rai

“Saya sudah berpikir begitu, karena ini data yang begitu akurat kok ditolak,” heran dia.

“Maka saya sebarlah ini ke media sosial. Pokoknya masyarakat harus tahu,” sambungnya.






Reporter: Wiwin Meliana

JAKARTA, BALI EXPRESS – Kamaruddin Simanjuntak menduga ada campur tangan mafia di Mabes Polri yang cukup kuat dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir Joshua. Indikasi itu diendus Kamaruddin setelah hasil otopsi ulang Brigadir Joshua sudah keluar.

Hal itu diungkap Kamaruddin Simanjuntak dalam video yang tayang di kanal Youtube Refly Harun, Sabtu (27/8). Ia menceritakan, dalam otopsi ulang tersebut, keluarga mengutus dua dokter. Dua dokter tersebut ditugaskan untuk mengikuti proses otopsi yang dilakukan di RSUD Sungai Bahar, Jambi. Setelah otopsi ulang rampung, kedua dokter dimaksud langsung memberikan laporan perihal otopsi ulang Brigadir Joshua.

“Hasil kerjanya saya potret, kemudian saya minta notariskan (datanya),” ujar Kamaruddin, dilansir dari PojokSatu.id.

Baca Juga :  Bertemu di Jalan, Jusuf Hamka Doakan Anies Jadi Presiden

Setelah diperiksa Kamaruddin, dua keterangan dari dua dokter itu ternyata hasilnya sama.

“Setelah itu kita pulang ke Jakarta. Saya antar (2 data dari dokter) ke Bareskrim,” terangnya.

Nah, saat di Bareskrim itulah Kamaruddin menilai mulai ada kejanggalan.

“Penyidiknya terima ini bukti. Setelah diterima, entah dibawa kemana, saya tidak ngerti,” ujarnya.

Namun kemudian penyidik itu kembali bersama perwira menengah dan menyatakan hasil otopsi ulang itu tak bisa diterima.

“Pulang-pulang bawa teman perwira menengah. ‘Bang, buktinya ditolak, bang. Karena yang diterima bukti dari dokter forensik’,” beber Kamarddin menirukan penyidik.

Hal itulah yang membuat Kamaruddin mengaku heran. Semestinya, data dari dua dokter utusan keluarga Brigadir Joshua juga diakui. Karena data dua dokter tersebut ditolak, Kamaruddin yakin hasil visum mengikuti hasil otopsi pertama.

Baca Juga :  Anies Kunjungi Vaksinasi Ponpes Minhaajurrosyidiin

“Saya sudah berpikir begitu, karena ini data yang begitu akurat kok ditolak,” heran dia.

“Maka saya sebarlah ini ke media sosial. Pokoknya masyarakat harus tahu,” sambungnya.






Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru