Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Mulai 1 Juli 2022, Beli BBM Pakai Aplikasi MyPertamina

Nyoman Suarna • Rabu, 29 Juni 2022 | 20:38 WIB
BBM: Aplikasi MyPertamina akan menjadi syarat untuk membeli BBM.
BBM: Aplikasi MyPertamina akan menjadi syarat untuk membeli BBM.
JAKARTA, BALI EXPRESS - Agar penyaluran subsidi bisa tepat sasaran, PT Pertamina (Persero) menyatakan aplikasi MyPertamina akan menjadi syarat untuk membeli BBM.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution mengatakan, pihaknya berinisiatif dan berinovasi untuk melakukan uji coba penyaluran pertalite dan solar bagi pengguna berhak yang sudah terdaftar di dalam sistem MyPertamina mulai 1 Juli 2022.

“Kami menyiapkan website MyPertamina, yakni https://subsiditepat.mypertamina.id/ yang dibuka pada 1 Juli 2022,” kata Alfian, Senin (28/6).

Pertamina menjelaskan bahwa masyarakat yang merasa berhak menggunakan pertalite dan solar dapat mendaftarkan datanya melalui laman tersebut untuk kemudian menunggu apakah kendaraan dan identitasnya terkonfirmasi sebagai pengguna yang terdaftar.

Sistem MyPertamina akan membantu perseroan dalam melakukan pencocokan data pengguna yang akan membeli BBM bersubsidi. Ketika konsumen yang sudah terdaftar, pada saat membeli BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) cukup meng-capture barcode yang disediakan pihak pengelola SPBU.

Atau dengan memakai Electronic Data Capture (EDC) petugas SPBU akan mengecek nomor kendaraan konsumen. Bila konsumen belum melakukan pendaftaran, maka tidak bisa membeli BBM Pertalite dan diarahkan ke BBM produk yang lain seperti Pertamax.

Secara teori setelah registrasi maka operator SPBU akan melihat apakah kendaraan tersebut sudah terdata di MyPertamina. Dalam hal ini, pihak Pertamina juga menyiapkan sistem digitalisasi di SPBU mereka, di mana kendaraan-kendaraan yang sudah terdaftar dalam MyPertamina akan masuk ke dalam sistem.

SPBU juga menggunakan Electronic Data Capture (EDC) untuk mengecek nomor kendaraan atau konsumen yang memakai sistem barcode. Saat ini, Pertamina masih mengkaji kriteria kendaraan yang tidak diperbolehkan membeli pertalite dan solar subsidi.

Sistem ini masih belum sepenuhnya diterapkan di semua daerah, karena ada kendala, misalnya ketersediaan jaringan di pelosok. Atau juga mereka yang tidak memiliki smartphone (bisa memasukkan nomor polisi secara manual).
Photo
Photo
Editor : Nyoman Suarna
#aplikasi #bbm #pertamina #MyPertamina #bahan bakar #spbu