Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Konser SID di Pekalongan Ricuh, Polisi Bubarkan Acara

Y. Raharyo • Minggu, 15 September 2024 | 20:26 WIB
Konser Superman is Dead (SID) di Pekalongan berakhir ricuh
Konser Superman is Dead (SID) di Pekalongan berakhir ricuh

BALIEXPRESS.ID - Konser band punk rock asal Bali, Superman Is Dead (SID), yang digelar di Taman Wisata Pantai Pasir Kencana, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, pada Sabtu malam, 14 September 2024, berakhir ricuh.

Dilansir dari akun Twitter @pekalonganinfo, disebutkan bahwa konser tersebut harus dihentikan setelah baru berjalan kurang dari 15 menit. Pembubaran konser pun memicu kekecewaan penonton yang meluap menjadi kerusuhan.

Polisi terpaksa turun tangan untuk membubarkan acara setelah situasi di luar kendali.

Kericuhan ini bermula ketika SID baru membawakan tiga lagu di atas panggung.

Penonton yang sudah antusias sejak awal mulai merasa kecewa karena konser yang dinanti-nantikan dihentikan terlalu cepat oleh pihak keamanan.

Penghentian tersebut dilakukan demi mengantisipasi situasi yang semakin memanas di luar arena konser, di mana ribuan penonton yang tidak memiliki tiket mencoba memaksa masuk secara gratis.

Penonton Tak Bertiket Picu Kerusuhan

Kerumunan penonton di luar arena yang tidak memiliki tiket memicu kekacauan. Mereka berusaha menerobos masuk ke dalam arena konser secara paksa.

Pihak keamanan berusaha keras menahan massa yang semakin agresif, namun upaya tersebut memunculkan gesekan antara penonton dan petugas.

Kondisi semakin tak terkendali ketika sejumlah penonton mulai merusak pintu gerbang dan tembok lokasi wisata pantai.

Suasana yang kacau membuat penonton yang tidak bertiket melempari petugas keamanan dengan batu dan botol kaca, menciptakan situasi yang semakin berbahaya.

Akibat dari aksi lemparan batu dan botol kaca, belasan penonton serta petugas keamanan mengalami luka-luka.

Mereka yang terluka segera dievakuasi dan dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Budi Rahayu, yang tidak jauh dari lokasi konser.

Polisi akhirnya memutuskan untuk membubarkan konser demi menghindari situasi yang lebih buruk.

Keputusan ini membuat penonton di dalam arena yang sudah lama menantikan penampilan band yang digawangi Jerinx, Bobby Kool, dan Eka Rock, itu semakin kecewa karena konser harus berakhir prematur. Mereka juga merusak sejumah fasilitas panggung dan konser.

Pihak kepolisian juga terus berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan kericuhan tidak meluas. ***

 

Editor : Y. Raharyo
#sid #konser #ricuh #Superman Is Dead