BALIEXPRESS.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan tajam, kali ini datang dari pengamat politik Rocky Gerung.
Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, @rocky_gerung_, ia melontarkan sindiran keras yang menyentil langsung ke lingkaran keluarga mantan Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Jokowi Beri Arahan ke Kader PSI di Bali, Sinyal Jadi Ketua Dewan Pembina Mencuat
“Jan Ethes coba suruh makan MBG,” tulis Rocky, dikutip pada Jumat (3/10/2025).
Pernyataan tersebut langsung memantik reaksi beragam dari warganet. Ada yang mendukung, namun tak sedikit pula yang menilai sindiran itu kelewat personal.
Nama Jan Ethes, cucu Presiden Jokowi, menjadi simbol dalam kritik Rocky terhadap kualitas dan tata kelola program makan gratis yang belakangan memicu insiden keracunan massal di sejumlah daerah.
Sebelumnya, Rocky Gerung juga telah mengulas program MBG dalam kanal YouTube-nya.
Ia menilai bahwa keracunan massal yang terjadi adalah bukti dari manajemen yang amburadul, bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari aspek etika dan tanggung jawab sosial.
Baca Juga: Wamen Ossy Kawal Penuntasan Pengadaan Tanah Exit Tol Padang-Sicincin
“Di dalam proses penyelenggaraan makan siang bergizi ini, alam menyiapkan gizinya, tapi korupsi mengubahnya jadi racun,” ujar Rocky, Kamis (2/10/2025).
Menurutnya, program makan gratis justru membuka celah korupsi dengan dalih "mumpung ada proyek besar". Ia menyebut praktik seperti ini sebagai "mumpuisme", yaitu pola pikir yang memanfaatkan celah proyek negara demi keuntungan pribadi.
“Mumpung setiap hari ada potensi pemasukan besar, maka mumpuisme itu juga berubah menjadi mencuri,” lanjut Rocky.
Lebih lanjut, Rocky menekankan bahwa MBG seharusnya melindungi hak dasar anak-anak untuk memperoleh nutrisi demi masa depan yang lebih baik.
Namun dengan adanya praktik korupsi dan pengelolaan yang buruk, ia menilai program ini justru mengancam masa depan generasi muda.
“Korupsi itu membatalkan masa depan anak-anak. Sekarang murid masuk sekolah cemas, menelan makanan cemas, guru dan orang tua pun ikut cemas. Meja makan bukan lagi meja kegembiraan,” tegasnya.
Bahkan menurutnya, beberapa sekolah kini merasa lebih baik tidak ikut program MBG daripada harus berurusan dengan pemeriksaan, pengawasan, atau kecaman publik jika terjadi masalah.
Pernyataan Rocky yang menyebut nama Jan Ethes, cucu Presiden Jokowi, dinilai sebagai sindiran keras untuk menantang transparansi dan keadilan pelaksanaan program MBG.
Ia seolah ingin menyampaikan bahwa jika program ini benar-benar aman dan bergizi, seharusnya keluarga pejabat tinggi negara pun tidak ragu mencobanya.
Editor : Wiwin Meliana