alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Ditembak OTK, Warga Sipil di Dogiyai Jadi Korban

PAPUA, BALI EXPRESS – Insiden penembakan terjadi di Kabupaten Dogiyai, Papua, Senin (1/8). Orang tak dikenal (OTK) sekitar pukul 03.00 WIT menembak salah seorang warga yang sedang melintas di Jalan TransNabire-Enarotali, tepatnya sekitar SMAN 1 Mapia, Kabupaten Dogiyai.

Kapolres Dogiyai Kompol Samuel Tatiratu kepada Antara di Jayapura, Senin (1/8) petang membenarkan adanya kasus penembakan terhadap salah seorang warga bernama Martinus Dogomo, 16. Awalnya ada warga yang melaporkan ke Polsek Mapia tentang adanya penembakan. Namun, kata Kapolres, saat hendak ditemui yang bersangkutan sudah tidak ada, sehingga sekitar pukul 06.00 WIT baru ke TKP.

Saat di TKP, lanjut dia, anggota menemukan delapan butir selongsong, kemudian bertemu dengan warga berinisial YK (saksi) yang mengaku mendengar bunyi tembakan sekitar pukul 03.00 WIT.
Saksi sempat melihat dua pemuda yang melintasi jalan sekitar SMAN 1 Mapia menggunakan motor. Ketika itu, korban dalam posisi dibonceng.

Baca Juga :  Kunjungan ke Festival Jatiluwih Naik 20 Persen

Kompol Samuel Tatiratu mengatakan, pihaknya mendapat laporan bila yang bersangkutan ke Nabire untuk mendapat perawatan medis di RSUD Nabire.
“Korban Dogomo mengalami luka di tangan. Namun, belum bisa memastikan penyebabnya karena keluarga korban tidak mengizinkan aparat keamanan mendekat dan memintai keterangan,” katanya.

Kapolres Dogiyai mengaku belum bisa memastikan siapa pelaku, karena keterangan terkait dengan kasus itu masih minim. Anggota masih melakukan pendalaman. Ia berharap korban dapat segera memberikan keterangan atas kejadian itu. (jpg/wid)

 


PAPUA, BALI EXPRESS – Insiden penembakan terjadi di Kabupaten Dogiyai, Papua, Senin (1/8). Orang tak dikenal (OTK) sekitar pukul 03.00 WIT menembak salah seorang warga yang sedang melintas di Jalan TransNabire-Enarotali, tepatnya sekitar SMAN 1 Mapia, Kabupaten Dogiyai.

Kapolres Dogiyai Kompol Samuel Tatiratu kepada Antara di Jayapura, Senin (1/8) petang membenarkan adanya kasus penembakan terhadap salah seorang warga bernama Martinus Dogomo, 16. Awalnya ada warga yang melaporkan ke Polsek Mapia tentang adanya penembakan. Namun, kata Kapolres, saat hendak ditemui yang bersangkutan sudah tidak ada, sehingga sekitar pukul 06.00 WIT baru ke TKP.

Saat di TKP, lanjut dia, anggota menemukan delapan butir selongsong, kemudian bertemu dengan warga berinisial YK (saksi) yang mengaku mendengar bunyi tembakan sekitar pukul 03.00 WIT.
Saksi sempat melihat dua pemuda yang melintasi jalan sekitar SMAN 1 Mapia menggunakan motor. Ketika itu, korban dalam posisi dibonceng.

Baca Juga :  Operasi Ketupat Berakhir, Penyekatan Terus Berlanjut

Kompol Samuel Tatiratu mengatakan, pihaknya mendapat laporan bila yang bersangkutan ke Nabire untuk mendapat perawatan medis di RSUD Nabire.
“Korban Dogomo mengalami luka di tangan. Namun, belum bisa memastikan penyebabnya karena keluarga korban tidak mengizinkan aparat keamanan mendekat dan memintai keterangan,” katanya.

Kapolres Dogiyai mengaku belum bisa memastikan siapa pelaku, karena keterangan terkait dengan kasus itu masih minim. Anggota masih melakukan pendalaman. Ia berharap korban dapat segera memberikan keterangan atas kejadian itu. (jpg/wid)

 


Most Read

Artikel Terbaru

/