alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Timsus Bekuk Mantan Kepala Desa Pembuat Sertifikat Tanah Palsu

SUMATERA SELATAN, BALI EXPRESS – Timsus Mafia Tanah Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menangkap dua pelaku yang diduga terlibat kasus pembuatan dokumen sertifikat hak milik (SHM) kepemilikan atas tanah palsu di Kabupaten Banyuasin.

Kepala Subdit III Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika mengatakan, kedua pelaku yakni EK, 53, warga Rimba Jaya, Air Kumbang, Banyuasin, dan YS, 34, warga Siring Agung, Ilir Barat I, Palembang.

Para pelaku yang diduga membuat SHM kepemilikan tanah palsu di Kabupaten Banyuasin itu ditangkap Timsus Mafia Tanah di rumah dan tempat persembunyian masing-masing pada Jumat (29/7) malam. “Ya, Jumat (29/7) malam itu EK ditangkap di rumahnya dan YS di sebuah hotel di Palembang,” kata Agus Prihadinika seperti dilansir dari Antara.

Baca Juga :  Kecelakaan Mobil Picu Rumah Kebakaran Tewaskan 7 Orang

Dia mengatakan, YS berperan sebagai editor dokumen SHM program PTSL (program sertifikasi tanah gratis dari pemerintah). Dia mengaku sebagai pegawai kantor pertanahan (BPN) Banyuasin. “Pelaku Efendi merupakan mantan kepala desa daerah setempat,” terang Agus Prihadinika.

Dia menjelaskan, kasus tersebut masih dalam pengembangan bersama personel Subdit Harta dan Benda (Harda) Polda Sumsel yang juga anggota dalam Timsus Mafia Tanah. “Pelaku dan beberapa saksi masih diperiksa, segera kami umumkan hasilnya,” ujar Agus. (jpg/wid)

 


SUMATERA SELATAN, BALI EXPRESS – Timsus Mafia Tanah Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menangkap dua pelaku yang diduga terlibat kasus pembuatan dokumen sertifikat hak milik (SHM) kepemilikan atas tanah palsu di Kabupaten Banyuasin.

Kepala Subdit III Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika mengatakan, kedua pelaku yakni EK, 53, warga Rimba Jaya, Air Kumbang, Banyuasin, dan YS, 34, warga Siring Agung, Ilir Barat I, Palembang.

Para pelaku yang diduga membuat SHM kepemilikan tanah palsu di Kabupaten Banyuasin itu ditangkap Timsus Mafia Tanah di rumah dan tempat persembunyian masing-masing pada Jumat (29/7) malam. “Ya, Jumat (29/7) malam itu EK ditangkap di rumahnya dan YS di sebuah hotel di Palembang,” kata Agus Prihadinika seperti dilansir dari Antara.

Baca Juga :  Kecelakaan Mobil Picu Rumah Kebakaran Tewaskan 7 Orang

Dia mengatakan, YS berperan sebagai editor dokumen SHM program PTSL (program sertifikasi tanah gratis dari pemerintah). Dia mengaku sebagai pegawai kantor pertanahan (BPN) Banyuasin. “Pelaku Efendi merupakan mantan kepala desa daerah setempat,” terang Agus Prihadinika.

Dia menjelaskan, kasus tersebut masih dalam pengembangan bersama personel Subdit Harta dan Benda (Harda) Polda Sumsel yang juga anggota dalam Timsus Mafia Tanah. “Pelaku dan beberapa saksi masih diperiksa, segera kami umumkan hasilnya,” ujar Agus. (jpg/wid)

 


Most Read

Artikel Terbaru

/