26.5 C
Denpasar
Tuesday, February 7, 2023

Kesal, Pria Banting Balita di Apartemen

JAKSEL, BALI EXPRESS – Seorang pria berinisial Y ditangkap karena telah banting balita di apartemen Kalibata hingga tewas, Jakarta Selatan. Y banting balita berjenis kelamin perempuan tersebut karena kesal korban buang air besar (BAB) di kasur.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary, Y telah ditahan hanya dalam kurun waktu beberapa saat setelah kejadian, Sabtu (3/12).

“Iya, pelaku sudah kami tangkap di rumahnya, di Cibinong, Bogor,” ujar Kombes Ade, Senin (5/12) dikutip dari Pojoksatu.

Di sisi lain, Kapolsek Pancoran, Kompol Panji Ali Candra menegaskan, Y melakukan kekerasan terhadap balita yang merupakan putri dari kekasihnya.

“Betul, terduga pelaku, Y teman lelaki ibu korban,” ujar Panji.

“Y merasa kesal karena balita tersebut buang air besar (BAB) di kasur di kamar apartemen tersebut,” katanya.

Panji mengemukakan, Y saat itu sedang dititipkan balita lantaran ibu korban sedang bekerja.

“Iya betul. Saat (peristiwa itu) ibunya sedang kerja,” ucap Panji.

Sementara itu, paman korban berinisial R, menjelaskan, berdasarkan hasil autopsi terhadap jenazah, ditemukan adanya tindakan kekerasan.

“Cowoknya G (kekasih ibunda GMM) kesal. Dari hasil autopsi ada unsur pembunuhan bisa sampai menyebabkan kematian karena ponakan saya dibanting ke lantai,” kata R kepada wartawan.

Saat ini jenazah balita tersebut  telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di kawasan Tapos, Depok.






Reporter: Wiwin Meliana

JAKSEL, BALI EXPRESS – Seorang pria berinisial Y ditangkap karena telah banting balita di apartemen Kalibata hingga tewas, Jakarta Selatan. Y banting balita berjenis kelamin perempuan tersebut karena kesal korban buang air besar (BAB) di kasur.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary, Y telah ditahan hanya dalam kurun waktu beberapa saat setelah kejadian, Sabtu (3/12).

“Iya, pelaku sudah kami tangkap di rumahnya, di Cibinong, Bogor,” ujar Kombes Ade, Senin (5/12) dikutip dari Pojoksatu.

Di sisi lain, Kapolsek Pancoran, Kompol Panji Ali Candra menegaskan, Y melakukan kekerasan terhadap balita yang merupakan putri dari kekasihnya.

“Betul, terduga pelaku, Y teman lelaki ibu korban,” ujar Panji.

“Y merasa kesal karena balita tersebut buang air besar (BAB) di kasur di kamar apartemen tersebut,” katanya.

Panji mengemukakan, Y saat itu sedang dititipkan balita lantaran ibu korban sedang bekerja.

“Iya betul. Saat (peristiwa itu) ibunya sedang kerja,” ucap Panji.

Sementara itu, paman korban berinisial R, menjelaskan, berdasarkan hasil autopsi terhadap jenazah, ditemukan adanya tindakan kekerasan.

“Cowoknya G (kekasih ibunda GMM) kesal. Dari hasil autopsi ada unsur pembunuhan bisa sampai menyebabkan kematian karena ponakan saya dibanting ke lantai,” kata R kepada wartawan.

Saat ini jenazah balita tersebut  telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di kawasan Tapos, Depok.






Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru